Jakarta, EKOIN.CO – Pemerintah terus memperkuat tata kelola kelembagaan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi. Penguatan ini menjadi fondasi penting dalam memastikan efektivitas kebijakan ekonomi nasional. Aparatur yang profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap dinamika pembangunan sangat dibutuhkan untuk mengawal berbagai agenda strategis, termasuk pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). KEK diharapkan menjadi motor penggerak investasi, penciptaan lapangan kerja, dan pemerataan pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah. Dalam konteks ini, tata kelola kelembagaan KEK Arun Lhokseumawe menjadi perhatian utama pemerintah.
Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang, menyampaikan pentingnya hal ini dalam laporan di acara Pelantikan Pejabat Administrator dan Pengawas KEK Arun Lhokseumawe pada Rabu, 10 September. “Acara ini bukan sekadar prosesi formal, melainkan momentum strategis untuk memperkuat tata kelola kelembagaan dan mempercepat pelaksanaan kebijakan pengembangan KEK, khususnya KEK Arun Lhokseumawe yang memiliki peran penting dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional,” jelasnya. Acara pelantikan ini menjadi sinyal kuat dari pemerintah untuk serius mengembangkan kawasan tersebut.
Kegiatan pelantikan ini bertujuan untuk menjamin kesinambungan pelaksanaan tugas dan fungsi dalam penyelenggaraan layanan perizinan, pengawasan, serta fasilitasi investasi di kawasan. Selain itu, pelantikan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen para pejabat untuk menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme. Para pejabat yang baru dilantik juga diharapkan mengamalkan nilai dasar BerAKHLAK dalam setiap pelaksanaan tugas. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mewujudkan birokrasi yang bersih dan efisien.
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pelaksana Dewan Nasional KEK, Susiwijono Moegiarso, menegaskan bahwa KEK Arun Lhokseumawe menempati posisi yang sangat strategis di Provinsi Aceh. Lokasinya sangat ideal untuk pengembangan industri berbasis energi baru terbarukan. “Para pejabat diharapkan dapat segera melaksanakan tugas pelayanan investasi, pengawasan, dan fasilitasi di kawasan, serta berkoordinasi erat dengan seluruh pemangku kepentingan,” tegas Susiwijono.
Susiwijono juga mengingatkan kembali pesan Presiden Prabowo Subianto yang baru-baru ini menekankan pentingnya peran 25 KEK yang ada saat ini dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Target pertumbuhan ekonomi yang tinggi pada 2025 hanya dapat dicapai melalui sinergi yang kuat, pengelolaan investasi yang optimal, serta kontribusi nyata dari setiap KEK. Oleh karena itu, koordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam penyediaan data juga menjadi bagian penting untuk mendukung evaluasi capaian pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

Pelantikan Pejabat dan Dampak bagi Daerah
Dalam pelantikan tersebut, sejumlah pejabat baru dilantik untuk mengisi posisi strategis di KEK Arun Lhokseumawe. Mereka yang dilantik adalah Denni Ridwan sebagai Kepala Administrator KEK Arun Lhokseumawe, Faisal sebagai Kepala Subbagian Pengawasan dan Pengendalian, Mukaddis sebagai Kepala Subbagian Perizinan Berusaha, Perizinan Lainnya, dan Non-Perizinan, serta Jufriadi sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha. Pelantikan ini diharapkan semakin memperkuat kelembagaan KEK Arun Lhokseumawe dalam menjaga iklim investasi yang sehat dan mendukung peningkatan daya saing kawasan.
Penguatan kelembagaan ini sangat vital untuk menarik lebih banyak investor. Dengan tim yang solid dan profesional, proses perizinan akan lebih cepat, pengawasan akan lebih efektif, dan investor akan merasa lebih nyaman berinvestasi di kawasan tersebut. Hal ini akan menciptakan multiplier effect yang positif, tidak hanya bagi KEK itu sendiri, tetapi juga bagi perekonomian lokal.
Susiwijono Moegiarso menyampaikan harapannya, “Mudah-mudahan di Aceh, khususnya PDRB provinsi maupun kabupaten/kota di sekitar KEK Arun Lhokseumawe, juga bisa terbantu dengan adanya keberadaan KEK ini.” Harapan ini menegaskan bahwa keberhasilan KEK Arun Lhokseumawe tidak hanya diukur dari realisasi investasi, tetapi juga dari kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh berbagai pihak, menunjukkan dukungan lintas institusi terhadap pengembangan KEK Arun Lhokseumawe. Beberapa yang hadir adalah Kepala Biro Umum dan Sumber Daya Manusia Kemenko Perekonomian Hari Nugroho, Inspektur Kemenko Perekonomian Mirza Sofjanhadi Mashudi, serta sejumlah perwakilan dari Setjen Dewan Nasional KEK, Pemerintah Daerah Aceh, dan juga perwakilan Dewan Kawasan KEK Arun Lhokseumawe.
Dengan adanya tim yang baru, KEK Arun Lhokseumawe diharapkan dapat mengoptimalkan potensi strategisnya. Kawasan ini memiliki akses yang baik ke Selat Malaka, yang merupakan jalur perdagangan internasional yang sangat ramai. Lokasi ini menjadikannya sangat ideal sebagai pusat logistik dan industri. Potensi ini perlu dioptimalkan untuk menarik investasi di sektor-sektor high-value.
Pelantikan ini menjadi langkah penting dalam mengawal visi Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dari berbagai sektor. KEK, dengan segala keunggulan dan insentifnya, adalah salah satu instrumen utama untuk mencapai target ambisius tersebut. Oleh karena itu, penguatan governance dan leadership di setiap KEK menjadi prasyarat mutlak.


Implikasi Jangka Panjang dan Tantangan ke Depan
Penguatan tata kelola kelembagaan di KEK Arun Lhokseumawe ini memiliki implikasi jangka panjang yang positif. Dengan tim yang profesional dan solid, kawasan ini akan lebih siap menghadapi tantangan global dan domestik. Manajemen risiko akan lebih baik, dan kebijakan yang diambil akan lebih terukur. Hal ini akan meningkatkan kepercayaan investor, baik dari dalam maupun luar negeri.
Di sisi lain, tantangan juga tetap ada. KEK Arun Lhokseumawe harus mampu bersaing dengan KEK lainnya di Indonesia maupun di kawasan Asia Tenggara. Oleh karena itu, tim yang baru dilantik harus mampu bekerja secara proaktif, menjalin kolaborasi yang erat dengan semua pemangku kepentingan, dan terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada investor.
Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah juga menjadi kunci. Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan menciptakan iklim investasi yang kondusif di sekitar kawasan. Kolaborasi yang kuat akan memastikan bahwa KEK Arun Lhokseumawe dapat tumbuh secara optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi Provinsi Aceh.
Pada akhirnya, keberhasilan KEK Arun Lhokseumawe akan menjadi cerminan dari keberhasilan tata kelola kelembagaan yang baru. Kinerja para pejabat yang baru dilantik akan menjadi indikator utama. Harapannya, mereka dapat menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan integritas, sehingga KEK ini dapat benar-benar menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi di Aceh.
Sebagai penutup, pelantikan pejabat KEK Arun Lhokseumawe adalah langkah strategis pemerintah untuk memperkuat tata kelola kelembagaan dan mempercepat pengembangan kawasan. Penguatan ini vital untuk menarik investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Aceh. Tim yang baru dilantik diharapkan dapat bekerja secara profesional dan berintegritas untuk mewujudkan visi ini.
Saran dari berita ini adalah agar tim yang baru dilantik segera menyusun rencana kerja yang konkret dan terukur. Target-target yang jelas harus ditetapkan, dan setiap langkah harus dimonitor secara berkala. Transparansi dalam proses perizinan dan pengawasan juga harus menjadi prioritas utama.
Pemerintah juga perlu memberikan dukungan penuh, baik dalam bentuk anggaran maupun kebijakan, kepada tim yang baru. Mereka harus diberikan otonomi yang cukup untuk mengambil keputusan yang cepat dan tepat. Hal ini akan memastikan bahwa mereka dapat merespons dinamika pasar dengan lebih gesit.
Pada akhirnya, keberhasilan ini akan menjadi tanggung jawab bersama. Pemerintah, tim KEK, pemerintah daerah, dan masyarakat harus bekerja sama untuk menjadikan KEK Arun Lhokseumawe sebagai contoh sukses pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan merata.(*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v





