EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
PTPN I Siapkan 7 Triliun Rupiah untuk Hilirisasi

PTPN I Siapkan 7 Triliun Rupiah untuk Hilirisasi

PTPN I siapkan Rp7 triliun untuk memperkuat hilirisasi kelapa dan kopi. Hilirisasi diyakini mendongkrak kinerja perusahaan sekaligus kesejahteraan masyarakat

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
21 September 2025
Kategori EKOBIS, PERTANIAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta EKOIN.CO – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I menyiapkan anggaran sebesar Rp7 triliun untuk memperkuat program hilirisasi berbagai komoditas perkebunan strategis, terutama kelapa dan kopi. Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya mempercepat transformasi usaha perkebunan nasional serta meningkatkan nilai tambah bagi petani dan daerah penghasil.

Gabung WA Channel EKOIN di sini

Dalam rapat koordinasi terbaru, manajemen meminta tiga kluster di bawah PTPN Group memaparkan progres kerja untuk segera diputuskan. Ketiga kluster itu meliputi PTPN I Supporting Co yang bertugas menjalankan hilirisasi kelapa, kakao, kopi, dan mete. Selain itu, PTPN IV Palm Co mengelola hilirisasi kelapa sawit, sementara PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) mendapat mandat khusus dalam pengembangan sektor gula.

Hilirisasi Kelapa sebagai Fokus Utama

Region Head PTPN I Regional 7, Tuhu Bangun, menegaskan bahwa pihaknya memiliki infrastruktur, sumber daya manusia, serta pengalaman yang kuat untuk menjalankan program hilirisasi. Menurutnya, potensi kelapa di wilayah kerja PTPN I sangat menjanjikan karena faktor agroklimat yang cocok, kultur tanaman yang mendukung, serta kultur sosial masyarakat yang telah terbiasa dengan komoditas tersebut.

“Komoditas kelapa wilayah kerja kami sangat cocok baik dari agroklimat, kultur tanaman dan kultur sosial, dan pada daerah-daerah yang memang butuh sentuhan ekonomi lebih baik,” ujar Tuhu.

Berita Menarik Pilihan

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

Ia menambahkan, strategi hilirisasi kelapa tidak hanya memberi nilai tambah secara ekonomi, tetapi juga membuka peluang investasi baru di daerah. Hal ini sejalan dengan rekomendasi Kementerian Pertanian (Kementan) yang menempatkan kelapa sebagai salah satu komoditas prioritas pengembangan nasional.

Lebih lanjut, pengembangan hilirisasi kelapa akan menyasar produk turunan yang bernilai tinggi, seperti minyak kelapa, sabut, arang aktif, hingga produk pangan olahan. Produk-produk tersebut memiliki permintaan yang terus meningkat di pasar domestik maupun internasional.

PTPN I menilai, optimalisasi kelapa sebagai komoditas hilirisasi dapat meningkatkan daya saing Indonesia di sektor perkebunan. Selain itu, kontribusinya juga akan berimbas pada peningkatan kesejahteraan petani lokal, terutama di daerah-daerah yang menjadi basis produksi.

Kopi Lampung dan Kakao Jadi Andalan

Selain kelapa, hilirisasi komoditas kopi juga menjadi fokus PTPN I. Kopi dari Lampung sudah lama dikenal memiliki cita rasa khas yang disukai pasar domestik maupun internasional. Tuhu menyebutkan, kopi Lampung bisa menjadi salah satu tulang punggung ekspor jika dikembangkan dengan strategi hilirisasi yang tepat.

Di sisi lain, PTPN I juga menyiapkan langkah strategis untuk mengembangkan komoditas kakao. Dukungan berupa kebun bibit unggul sudah tersedia, bahkan masyarakat sekitar turut menanam kakao secara mandiri. Dengan demikian, program hilirisasi kakao dapat berjalan seiring dengan peningkatan partisipasi masyarakat.

Tuhu optimistis, hilirisasi kelapa, kopi, dan kakao akan membawa dampak besar bagi perekonomian nasional. Menurutnya, hilirisasi tidak hanya menciptakan nilai tambah produk, tetapi juga mendorong penciptaan lapangan kerja baru. “Program ini akan mendongkrak kinerja perusahaan, memberi efek positif pembangunan ekonomi, secara simultan mengentaskan kemiskinan dengan adanya lapangan kerja, dan menjadi salah satu simpul penting stabilitas nasional,” jelasnya.

Dengan dukungan dari PTPN IV Palm Co dan PT SGN, ketiga sektor perkebunan strategis ini diyakini mampu berkontribusi besar pada ketahanan ekonomi nasional. Transformasi ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain utama dalam industri hilirisasi perkebunan global.

PTPN I memastikan alokasi Rp7 triliun yang telah disiapkan akan difokuskan pada pembangunan fasilitas, riset, serta pendampingan bagi petani. Dengan begitu, hasil perkebunan tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi juga dalam bentuk produk bernilai tinggi yang lebih menguntungkan.

Tantangan ke depan memang tidak ringan. Namun, dengan dukungan kebijakan pemerintah, kesiapan infrastruktur, dan potensi pasar yang luas, program hilirisasi PTPN I diyakini bisa berjalan optimal. Perusahaan berkomitmen menjadikan hilirisasi sebagai instrumen utama dalam menjaga keberlanjutan bisnis sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

PTPN I telah menyiapkan Rp7 triliun untuk memperkuat hilirisasi kelapa dan kopi sebagai komoditas unggulan perkebunan nasional.

Program hilirisasi difokuskan pada peningkatan nilai tambah produk, menciptakan peluang kerja, serta memperluas investasi di daerah penghasil.

Selain kelapa, kopi Lampung dan kakao juga menjadi bagian penting dari strategi hilirisasi PTPN I.

Dukungan infrastruktur, riset, dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan hilirisasi.

Jika konsisten dijalankan, hilirisasi mampu menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus instrumen penting menjaga stabilitas nasional. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: hilirisasikakaokelapakopiLampunPTPN I
Post Sebelumnya

Warga Isi BBM Subsidi Harus Tunjuk STNK

Post Selanjutnya

Molasses Anjlok, Pabrik Gula Terancam Tutup

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

Post Selanjutnya
Molasses Anjlok, Pabrik Gula Terancam Tutup

Molasses Anjlok, Pabrik Gula Terancam Tutup

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.