Thailand, EKoin.co – Semangat inklusivitas berpadu dengan kebanggaan budaya mewarnai upacara pembukaan ASEAN Para Games ke-13 di 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, Thailand, Selasa malam (20/1/2026).
Kontingen Indonesia tampil mencuri perhatian saat defile pembukaan dengan menghadirkan simbol kekayaan budaya Nusantara di panggung olahraga Asia Tenggara.
Atlet para angkat berat asal Kalimantan Barat, M. Mabruk Arib Dzaky, mendapat kehormatan memimpin kontingen Merah Putih sebagai pembawa bendera.
Atlet berusia 21 tahun itu tampil percaya diri mengenakan busana adat Nusa Tenggara Timur (NTT), mencerminkan keberagaman budaya Indonesia yang kuat dan berkarakter.
Mabruk mengaku bangga atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
Ia menyebut momen tersebut sebagai pengalaman berharga, bukan hanya sebagai atlet, tetapi juga sebagai representasi Indonesia di ajang internasional.
Penampilannya langsung menarik perhatian penonton dan peserta dari negara lain.
Di barisan depan, Mabruk didampingi dua atlet putri cabang para tenis meja, Agustiningsih dan Sri Wahyuni. Keduanya tampil anggun mengenakan busana adat NTT dan Bali.
Sementara itu, atlet dari 18 cabang olahraga mengikuti defile dengan seragam dominasi putih dan biru yang melambangkan persatuan, profesionalisme, dan sportivitas.
Ketua NPC Indonesia Senny Marbun dan Chef de Mission Reda Manthovani hadir langsung menyaksikan momen tersebut.
Anggota Tim CdM Indonesia, Dedy Irwan Virantama, menegaskan bahwa pemilihan busana adat merupakan bagian dari diplomasi budaya Indonesia.
ASEAN Para Games ke-13 resmi dibuka oleh Raja Thailand Maha Vajiralongkorn dengan tema Create Pride Together.
Upacara berlangsung meriah dengan pertunjukan cahaya, kembang api, serta prosesi penyalaan obor sebagai simbol persatuan dan harapan. Indonesia pun membidik hasil maksimal untuk kembali bersaing di papan atas klasemen medali.





