Jakarta, Ekoin.co — Alwi Farhan menegaskan ambisinya menembus level elite bulu tangkis dunia hingga tampil di Olimpiade, usai menjuarai Indonesia Masters 2026.
Kepastian itu didapat setelah atlet muda Indonesia tersebut tampil dominan pada partai final tunggal putra di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Minggu.
Alwi tanpa kesulitan menaklukkan wakil Thailand, Panitchapon Teeraratsakul, dalam dua gim langsung dengan skor telak 21-5, 21-6. Kemenangan tersebut sekaligus menutup rangkaian penampilan impresif Alwi sepanjang turnamen.
“Ke depan tentu kami mengejar turnamen level 750 dan 1000, seperti All England, Kejuaraan Dunia, Asian Games, hingga Olimpiade. Target jangka pendek sudah mulai dibidik dari sekarang agar bisa memantaskan diri tampil di Olimpiade,” kata Alwi seusai pertandingan.
Istora Jadi Sumber Energi Tambahan
Bermain di Istora memberikan makna tersendiri bagi Alwi. Ia mengakui atmosfer arena legendaris tersebut ikut mempengaruhi jalannya pertandingan, terutama dengan dukungan penuh dari publik tuan rumah.
“Strateginya tidak jauh berbeda. Saya hanya memaksimalkan apa yang saya mampu. Lawan terlihat bermain di bawah tekanan, terutama karena atmosfer pertandingan yang sangat seru. Saya beruntung memiliki dukungan penonton Indonesia yang luar biasa,” ujar Alwi.
Menurutnya, dukungan penonton Istora menjadi sumber energi tambahan sejak laga awal hingga partai puncak. Kepadatan penonton yang terus meningkat dari hari ke hari menjaga motivasi dan semangatnya tetap tinggi.
“Saya merasa penonton semakin ramai, atmosfer semakin bagus, dan itu membuat tenaga saya seperti tidak ada habisnya. Meski kondisi fisik mungkin tidak 100 persen, ambisi dan semangat saya selalu penuh,” kata dia.
Persembahan untuk Orang Tua dan Tim Pendukung
Gelar juara Indonesia Masters 2026 menjadi momentum refleksi bagi Alwi atas perjalanan panjang yang telah ia lalui. Ia menegaskan pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan banyak pihak, mulai dari keluarga hingga tim pelatih.
“Alhamdulillah, saya bisa berada di sini atas izin Allah. Banyak perjuangan, rasa sakit, darah, dan air mata yang saya lalui. Terima kasih kepada pelatih saya, teman-teman, psikolog, PBSI, dan seluruh tim pendukung. Gelar ini saya persembahkan terutama untuk kedua orang tua saya,” ujar Alwi.
Keberhasilan tersebut juga mencatatkan sejarah tersendiri. Alwi menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang meraih gelar juara di Indonesia Masters 2026, sekaligus tunggal putra Indonesia pertama yang menjuarai turnamen ini sejak Jonatan Christie pada 2023. (*)





