EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA DAERAH
Gerbong KRL dan Stasiun Tangerang (Ist)

Gerbong KRL dan Stasiun Tangerang (Ist)

Stasiun Jatake Tangerang Segera Beroperasi: Memangkas Waktu Menuju Pusat Ekonomi

Iwan Purnama oleh Iwan Purnama
27 Januari 2026
Kategori DAERAH
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tangerang, Ekoin.co – PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah membaca denyut ekonomi wilayah penyangga Jakarta. Akhir Januari 2026, Stasiun Jatake di Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, dijadwalkan resmi melayani penumpang di lintas padat Commuter Line Tanah Abang–Rangkasbitung—koridor vital mobilitas jutaan pekerja harian.

Bukan tanpa alasan stasiun ini dikebut. Kabupaten Tangerang adalah mesin ekonomi kawasan metropolitan Jabodetabek. Data menunjukkan struktur ekonomi daerah ini bertumpu pada sektor-sektor yang sangat bergantung pada kelancaran mobilitas.

Industri Pengolahan menjadi kontributor terbesar perekonomian dengan porsi 33,74 persen, disusul Konstruksi 16,36 persen, serta Perdagangan Besar dan Eceran termasuk reparasi kendaraan sebesar 11,35 persen pada 2024.

Angka itu bukan sekadar statistik. Dengan PDRB per kapita mencapai Rp54,73 juta pada 2024 (angka sangat sementara), Tangerang adalah wilayah dengan aktivitas ekonomi tinggi—dan sekaligus tekanan mobilitas yang besar. Di sinilah Stasiun Jatake menemukan relevansinya.

Lonjakan pengguna Commuter Line Tanah Abang–Rangkasbitung menjadi bukti nyata. Pada 2018, jumlah penumpang tercatat 54,17 juta orang, naik menjadi 55,63 juta pada 2019.

Berita Menarik Pilihan

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

Teror Macan Tutul Masuk Permukiman Pacet, Dua Warga Terluka dan Alarm Kerusakan Habitat Makin Nyaring

Pandemi COVID-19 memang sempat menekan mobilitas hingga 26,83 juta orang pada 2020. Namun tren berbalik tajam: 42,11 juta pengguna pada 2021, 43,32 juta pada 2022, melonjak menjadi 62,09 juta pada 2023, naik ke 70 juta pada 2024, dan tembus 77,55 juta pengguna sepanjang 2025.

Angka-angka itu menegaskan satu hal: Commuter Line bukan lagi sekadar moda transportasi, melainkan tulang punggung ekonomi harian. Pekerja industri, jasa, logistik, hingga pelaku UMKM menggantungkan ketepatan waktu dan keterjangkauan biaya pada kereta rel listrik.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyebut kebutuhan transportasi massal di Kabupaten Tangerang tak bisa dilepaskan dari karakter demografi dan aktivitas ekonominya.

“Data BPS menunjukkan dominasi penduduk usia produktif dengan pasar kerja yang sangat dinamis. Stasiun Jatake dirancang untuk memangkas waktu tempuh masyarakat Pagedangan dan sekitarnya menuju pusat-pusat ekonomi, dengan biaya yang tetap terjangkau,” ujar Anne dalam keterangannya, Senin (26/1/2026).

Keterhubungan dengan Tanah Abang—jantung perdagangan tekstil dan grosir nasional—menjadi nilai strategis tersendiri. Ribuan pedagang dan pekerja dari Tangerang setiap hari menggantungkan hidup pada akses cepat ke kawasan tersebut.

Kehadiran Stasiun Jatake memperpendek jarak dari kantong-kantong permukiman, memperlancar arus barang dan orang, serta menekan biaya ekonomi harian.

Bagi pekerja formal, stasiun ini juga memperkuat logika tinggal di kawasan penyangga yang lebih terjangkau dibanding Jakarta, tanpa harus mengorbankan kepastian perjalanan.

Dengan luas wilayah mencapai 959,61 kilometer persegi dan terbagi dalam 29 kecamatan, Kabupaten Tangerang memang membutuhkan simpul-simpul transportasi baru untuk mengonsolidasikan pergerakan warganya.

Stasiun Jatake dibangun melalui skema creative financing antara KAI dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (Sinar Mas Land), mengusung konsep Transit Oriented Development (TOD). Berdiri di atas lahan 2.435 meter persegi dengan bangunan tiga lantai, stasiun ini dirancang melayani hingga 20 ribu penumpang per hari.

Fasilitas parkir kendaraan roda dua, roda empat, hingga sepeda telah disiapkan, ditambah potensi pengembangan lahan sekitar 4.000 meter persegi untuk integrasi antarmoda.

Dari sisi desain, Stasiun Jatake mengusung konsep modern tropis, memaksimalkan sirkulasi udara alami dan pemanfaatan panel surya demi efisiensi energi—menjawab tuntutan stasiun yang bukan hanya fungsional, tetapi juga berkelanjutan.

Saat ini, Stasiun Jatake memasuki tahap uji fungsi dan simulasi operasional bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. Seluruh aspek keselamatan, keamanan, dan layanan diuji sebelum resmi dibuka.

“Stasiun Jatake akan memperkuat jaringan Commuter Line sekaligus menjadi pengungkit produktivitas ekonomi masyarakat Kabupaten Tangerang,” tutup Anne. (*)

 

Tags: Memangkas WaktuPusat EkonomiStasiun JatakeTangerang
Post Sebelumnya

Atletico Madrid Bungkam Real Mallorca 3-0, Pangkas Jarak dengan Barcelona

Post Selanjutnya

Penuhi Pasokan Susu Program MBG Prabowo, PT Ultrajaya Siap Investasi Rp 1,1 Triliun

Iwan Purnama

Iwan Purnama

Berita Terkait

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Teror Macan Tutul Masuk Permukiman Pacet, Dua Warga Terluka dan Alarm Kerusakan Habitat Makin Nyaring

Teror Macan Tutul Masuk Permukiman Pacet, Dua Warga Terluka dan Alarm Kerusakan Habitat Makin Nyaring

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Bandung, Ekoin.co — Teror satwa liar kembali menghantui warga Jawa Barat. Seekor macan tutul Jawa (Panthera pardus melas) dilaporkan masuk...

Sejumlah pekerja sedang menyelesaikan pembangunan unit Huntara (Hunian Sementara) di wilayah Aceh Timur. Dengan progres yang baru menyentuh angka 12 persen, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus memacu para vendor agar warga terdampak banjir bandang dapat menjalankan ibadah Ramadan di hunian yang lebih manusiawi.

Ramadan di Depan Mata, Ribuan Korban Banjir Aceh Timur Masih Menunggu Huntara yang Tak Kunjung Rampung

oleh Hasrul Ekoin
5 Februari 2026
0

“Kami minta seluruh pelaksana di lapangan bekerja sesuai standar. Huntara ini bukan sekadar bangunan, tetapi tempat masyarakat memulai kembali kehidupan...

BNN mengungkap peredaran narkoba jaringan Aceh-Medan. Sebanyak 3 orang ditangkap BNN dengan barang bukti 200 kg ganja di Besitang, Langkat, Sumatera Utara. (Foto: Dok. BNN)

BNN Gagalkan Penyelundupan 200 Kg Ganja Asal Aceh ke Sumut, Tiga Kurir Ditangkap di Jalur Lintas Langkat

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, menjelaskan pengungkapan kasus bermula dari laporan intelijen mengenai rencana distribusi ganja dari...

Post Selanjutnya
Susu Program MBG (Ist)

Penuhi Pasokan Susu Program MBG Prabowo, PT Ultrajaya Siap Investasi Rp 1,1 Triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.