Ekoin.co – Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali memutus mata rantai peredaran narkotika lintas wilayah.
Dalam sebuah operasi terpadu, aparat berhasil menyita 200 kilogram ganja kering asal Aceh dan mengamankan tiga orang kurir di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Penindakan berlangsung pada Selasa (3/2/2026) siang di jalur lintas Dusun I Halaban Block, Desa Bukit Selamat, Kecamatan Besitang.
Operasi tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Direktorat Intelijen BNN RI dan BNN Provinsi Sumatera Utara, yang telah melakukan pemantauan sejak beberapa hari sebelumnya.
Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, menjelaskan pengungkapan kasus bermula dari laporan intelijen mengenai rencana distribusi ganja dari wilayah Gayo Lues, Aceh, menuju pasar di Sumatera Utara.
“Informasi awal terdeteksi sejak akhir Januari. Setelah itu tim melakukan surveilans dan pemetaan pergerakan pelaku secara intensif,” ujar Suyudi.
Hasil pemantauan mengungkap bahwa pengambilan ganja dilakukan dua kali dalam waktu berdekatan, sebelum akhirnya dikirim melalui jalur darat melewati Aceh Timur menuju Medan. Tim gabungan kemudian melakukan penyergapan saat kendaraan pelaku melintas di wilayah Langkat.
Petugas menghentikan dua unit mobil, masing-masing Toyota Hilux dan Toyota Innova. Dari hasil penggeledahan, ditemukan delapan karung besar berisi 148 paket ganja kering yang dikemas rapi menggunakan plastik dan lakban cokelat, dengan total berat mencapai sekitar 200 kilogram.
Tiga terduga kurir yang diamankan berinisial DJS (28), YH (23), dan AS (30). Seluruhnya diduga berperan sebagai pengantar barang dalam jaringan peredaran ganja lintas provinsi.
Saat ini, para tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Kantor BNN Provinsi Sumatera Utara untuk proses pemeriksaan lanjutan dan pengembangan jaringan.
Suyudi menegaskan, jalur Aceh–Sumatera Utara masih menjadi perhatian serius aparat karena kerap dimanfaatkan sindikat narkotika. Ia menekankan bahwa pemberantasan narkoba merupakan bagian dari komitmen negara melindungi generasi muda dan memperkuat ketahanan nasional.





