Jakarta, Ekoin.co – Sudah hampir empat pekan berlalu sejak Sally (18), siswi kelas akhir SMK Letris Pamulang, menghilang dari kediamannya di wilayah Ciputat, Kota Tangerang Selatan. Hingga Jumat (30/1/2026).
keberadaan remaja tersebut masih belum terlacak, meninggalkan tanda tanya besar bagi keluarga.
Ibunda Sally, Melly, mengatakan kegelisahan terus menghantui keluarganya sejak hari kepergian sang anak.
Upaya pencarian dilakukan tanpa henti, baik secara mandiri maupun melalui bantuan aparat, namun hasilnya masih nihil.
“Kami sudah berusaha ke mana-mana, tapi belum ada kabar,” kata Melly dengan nada lelah.
Ia mengungkapkan, lingkar pertemanan Sally pun belum mampu memberikan petunjuk yang berarti. Tidak satu pun teman dekat putrinya yang mengetahui arah atau tujuan Sally setelah meninggalkan rumah.
Perhatian juga datang dari pihak sekolah. Sejumlah guru SMK Letris Pamulang sempat menghubungi keluarga untuk menanyakan kondisi Sally dan memastikan apakah siswinya itu telah kembali.
“Mereka tanya apakah Sally sudah pulang, tapi sampai sekarang belum,” ujar Melly.
Keluarga memastikan laporan kehilangan telah resmi disampaikan ke kepolisian. Sejak itu, komunikasi dengan aparat terus dijalin meski belum ada perkembangan signifikan yang mengarah pada titik terang.
Sally diketahui terakhir kali keluar rumah pada Jumat, 2 Januari 2026. Ia berpamitan dengan alasan hendak menonton film bersama temannya. Namun, sejak hari itu, Sally tak pernah kembali. Telepon genggamnya pun tak lagi aktif.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, menjelaskan pihaknya telah melakukan serangkaian penyelidikan. Polisi menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi serta meminta keterangan dari penyedia layanan transportasi online.
“Dari hasil penelusuran, korban diketahui menaiki ojek online dari dekat rumah sambil membawa tas berisi pakaian,” ujar Bambang.
Pengemudi ojek online tersebut mengaku mengantar Sally ke Pool Bus Rosalia. Namun, pengecekan lanjutan ke pihak pool tidak menemukan nama Sally dalam manifest penumpang pada tanggal yang dimaksud.
“Tidak ada data keberangkatan atas nama yang bersangkutan,” jelas Bambang.
Ia menegaskan proses penyelidikan masih berlangsung dan setiap perkembangan telah disampaikan kepada keluarga melalui laporan resmi kepolisian.
Di tengah ketidakpastian, keluarga tetap memupuk harapan. Mereka berharap Sally segera ditemukan dalam kondisi selamat dan mengajak masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun untuk membantu dengan melapor kepada pihak berwenang.





