Jakarta, Ekoin.co – AC Milan melanjutkan tren positif mereka di Liga Italia Serie A musim 2025–2026 setelah meraih kemenangan 3-0 atas Bologna. Pertandingan Bologna vs AC Milan berlangsung di Stadion Renato Dall’Ara, Rabu (4/2/2026) dini hari WIB, dalam lanjutan pekan ke-23 kompetisi.
Kemenangan ini membuat AC Milan tetap tak terkalahkan dalam laga tandang sepanjang musim berjalan. Selain itu, Rossoneri juga memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka di Serie A menjadi 22 pertandingan sejak pekan kedua musim 2025–2026.
Gol-gol AC Milan dalam laga ini dicetak oleh Ruben Loftus-Cheek pada menit ke-20, Christophe Nkunku melalui tendangan penalti pada menit ke-39, serta Adrien Rabiot pada menit ke-48. Hasil tersebut mengantarkan Milan mengoleksi 50 poin dari 23 pertandingan dan terus menekan Inter Milan di puncak klasemen dengan selisih lima poin.
Pertandingan dimulai dengan tempo sedang. Bologna mencoba menguasai permainan dengan menekan sejak awal laga. Tim tuan rumah mencatatkan penguasaan bola lebih banyak, tetapi kesulitan menembus lini pertahanan Milan yang tampil disiplin.
AC Milan membuka keunggulan pada menit ke-20. Gol bermula dari situasi di kotak penalti Bologna ketika kiper Federico Ravaglia menepis percobaan awal dari Nkunku. Bola muntah kemudian dimanfaatkan oleh Ruben Loftus-Cheek yang menerima operan dari Adrien Rabiot sebelum melepaskan tembakan ke gawang Bologna. Skor berubah menjadi 1-0 untuk tim tamu.
Gol kedua Milan tercipta pada menit ke-39. Nkunku dijatuhkan oleh Ravaglia di area terlarang saat mencoba melewati sang kiper. Wasit menunjuk titik putih setelah menilai pelanggaran tersebut layak diganjar penalti.
Nkunku yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan mengarahkan bola ke sisi berlawanan dari gerak Ravaglia.
Hingga turun minum, Milan unggul 2-0 meski hanya mencatatkan tiga tembakan tepat sasaran. Di sisi lain, Bologna menguasai bola hingga 56 persen, namun hanya mampu menciptakan satu peluang tepat sasaran ke gawang Mike Maignan.
Memasuki babak kedua, Bologna berupaya bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, harapan tim tuan rumah meraih gol balasan pupus setelah AC Milan menambah keunggulan pada menit ke-48.
Adrien Rabiot mencuri bola dari situasi lemparan ke dalam Bologna sebelum melepaskan tembakan mendatar yang kembali menaklukkan Ravaglia. Gol tersebut memastikan keunggulan 3-0 bagi Rossoneri.
Setelah gol ketiga, Milan lebih banyak mengontrol permainan dan menjaga tempo. Bologna tetap berusaha mencari gol hiburan, tetapi pertahanan Milan mampu meredam setiap upaya yang dibangun tim tuan rumah hingga pertandingan berakhir.
Hasil ini menjadi kekalahan kelima Bologna dalam enam laga kandang terakhir mereka di Serie A. Sebaliknya, AC Milan menegaskan konsistensi performa tandang mereka sepanjang musim.
Dalam laporan resmi pertandingan, Liga Italia mencatat, “AC Milan mencetak tiga gol tanpa balas dan tidak memberikan banyak ruang bagi Bologna untuk mengembangkan permainan hingga peluit akhir dibunyikan.”
Pada laga ini, Bologna tampil dengan formasi 4-2-3-1, sementara AC Milan menurunkan skema 3-5-1-1. Sejumlah pergantian pemain dilakukan kedua tim pada babak kedua, namun tidak mengubah jalannya pertandingan.
Dengan kemenangan ini, AC Milan menjaga peluang mereka dalam persaingan gelar Serie A musim 2025–2026, sementara Bologna harus segera bangkit untuk memperbaiki performa kandang pada laga-laga berikutnya. (*)





