Bansos ATENSI Mengalir ke Pesawaran, Kemensos Gelontorkan Rp472 Juta untuk Anak, Disabilitas, dan Kelompok Rentan
Jakarta, Ekoin.co – Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Handayani Jakarta menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) yang difokuskan pada peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi bagi masyarakat di Kabupaten Pesawaran pada Rabu (4/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna Kabupaten Pesawaran ini dihadiri Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pesawaran M. Zuriadi, serta Kepala Sentra Handayani Jakarta Hisyam Cholil.
Dalam sambutannya, Hisyam Cholil menegaskan bahwa kehadiran negara melalui program ATENSI tidak hanya menyentuh aspek kebutuhan dasar, tetapi juga bertujuan meningkatkan keberfungsian sosial, aksesibilitas, dan kemandirian ekonomi agar masyarakat mampu berdaya di lingkungannya sendiri.
“Harapan kami ketika aspek dasar sudah terpenuhi, bisa meningkat menjadi mandiri,” ucap Hisyam.
Lebih lanjut Hisyam mengatakan, sebanyak 305 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang terdiri dari tiga kluster. Ketiganya yakni klaster anak, disabilitas, dan kelompok rentan.
Semuanya memperoleh bantuan secara langsung yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu. Bantuan yang disalurkan meliputi pemenuhan hidup layak untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan dasar, pemberian alat bantu bagi penyandang disabilitas dan anak untuk meningkatkan aksesibilitas mobilitas dengan total nilai bantuan mencapai Rp 472.645.106.
Kementerian Sosial melalui Sentra Handayani memandang pemberian bantuan fisik harus dibarengi dengan dukungan ekonomi agar para penerima manfaat memiliki keberlanjutan hidup yang lebih bermartabat.
“PPKS yang menerima dukungan kewirausahaan merasa sangat terbantu dalam memperkuat struktur finansial mereka. PPKS yang menerima bantuan ini antara lain menyasar satu orang dari klaster anak sebagai upaya penguatan ekonomi dalam keluarganya, delapan orang dari klaster kelompok rentan, serta tiga orang dari klaster disabilitas,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan Hisyam, uentuk dukungan kewirausahaan tersebut diwujudkan melalui pemberian modal usaha berjualan sembako, perbengkelan serta aneka usaha makanan dan minuman yang diharapkan dapat menjadi sumber penghasilan mandiri.
Melalui sinergi antara Sentra Handayani dan Pemerintah Kabupaten Pesawaran, diharapkan integrasi antara bantuan pemenuhan hidup layak, alat bantu, dan modal usaha ini dapat menciptakan kemandirian jangka panjang PPKS anak, disabiitas dan kelompok rentan di wilayah tersebut.




















Tinggalkan Balasan