Wakil Ketua KontraS Disiram Air Keras, 24 Persen Tubuh Alami Luka Bakar

Dimas mengungkap, peristiwa tersebut terjadi sesaat setelah Andrie Yunus usai melakukan perekaman siniar (podcast) di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI) bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia". Acara taping selesai pada sekitar pukul 23.00 WIB.
Ridwansyah Hasrul Ekoin
Ilustrasi kantor organisasi HAM di Jakarta. Aktivis KontraS Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal.

Jakarta, Ekoin.co – Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus diserang orang tak dikenal Kamis (12/3/2026). Andrie diserang dengan cara disiram air keras.

Kordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya mengatakan, penyiraman itu mengakibatkan Andrie mengalami luka serius di sekujur tubuh.

“Terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata,” ujar Dimas dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi, Jumat (13/3/2026).

Dimas mengungkap, peristiwa tersebut terjadi sesaat setelah Andrie Yunus usai melakukan perekaman siniar (podcast) di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI) bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia”. Acara taping selesai pada sekitar pukul 23.00 WIB.

Pasca terkena penyiraman, Andrie Yunus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan secara medis.

“Dari hasil pemeriksaan, Andrie mengalami luka bakar sebanyak 24 persen,” ungkap Dimas.

“Atas informasi yang kami himpun tersebut, kami menilai bahwa tindakan penyiraman air keras ini merupakan upaya untuk membungkam suara-suara kritis masyarakat khususnya pembela HAM,” tegas Dimas.

Peristiwa penyiraman itu juga dibenarkan oleh pihak kepolisian. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri mengatakan kejadian masuk ke wilayah Polsek Senen.

“Waktu kejadian sudah dicek TKP,” ujar Erlyn saat dikonfirmasi, Jumat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini