Kementerian Kebudayaan Siap Gelar Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2025 Perkuat Semangat Persatuan Bangsa
Jakarta, – EKOIN – CO – Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia tengah mematangkan persiapan pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025 yang akan berlangsung pada 1 Oktober mendatang di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur. Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, memimpin langsung rapat koordinasi lintas kementerian/lembaga untuk memastikan kesiapan teknis, protokoler, hingga pengaturan lapangan.
“Upacara ini bukan sekadar seremoni, tetapi harus membawa pesan kuat tentang persatuan bangsa. Kesaktian Pancasila harus tercermin dalam suasana khidmat, sebagai wujud kekuatan bangsa Indonesia yang berakar pada nilai-nilai Pancasila,” ujar Fadli Zon.

Menbud menegaskan, peringatan tahun ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan 60 tahun peristiwa 1965 dan juga momentum 80 tahun Indonesia merdeka. Tema yang diangkat adalah “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”.
Selain memastikan penghormatan kepada keluarga Pahlawan Revolusi, Fadli juga menekankan perlunya pembaruan dalam tata upacara agar lebih segar dan tidak monoton. Ia juga memberi arahan khusus terkait pembenahan Museum Kesaktian Pancasila yang akan ditingkatkan dari sisi tata pamer, narasi, hingga teknologi dengan dukungan Museum Nasional.
Dari sisi teknis, Asops Kogartap I/Jakarta, Rinaldi Irawan, melaporkan konsep pelaksanaan upacara, termasuk antisipasi cuaca. Gladi kotor dijadwalkan pada 26–27 September, gladi bersih 28 September, dan pengecekan akhir 30 September 2025. Bila cuaca mendukung, upacara akan melibatkan 929 personel di lapangan upacara. Jika terpaksa dipindahkan ke Gedung Paseban, peserta akan dibatasi menjadi 62 personel perwakilan dari tiap satuan dan pelajar.
Calon Komandan Upacara adalah Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono (Kasiter Kasrem 163/WSA Kodam IX/UDY), sementara pembawa acara akan diisi perwakilan dari Angkatan Darat, Laut, dan Udara. Upacara juga akan dimeriahkan oleh tim paduan suara yang menyanyikan lagu-lagu kebangsaan untuk memperkuat suasana khidmat.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir sebagai inspektur upacara. Sejumlah pejabat penting turut terlibat dalam rapat persiapan, antara lain Brigjen TNI Maulana Ridwan (Sekmilpres), Dirjen Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Restu Gunawan, jajaran Pasukan Pengamanan Presiden, serta pejabat Kementerian Kebudayaan.
“Upacara ini harus menunjukkan kebesaran bangsa kita dan menjadi penghormatan tertinggi bagi para Pahlawan Revolusi. Dengan persiapan matang, saya yakin pelaksanaannya akan berlangsung tertib, khidmat, dan penuh makna,” pungkas Fadli Zon.























Tinggalkan Balasan