EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA OPINI
Respons Wamenaker Soal #KaburAjaDulu: Kalau Perlu Jangan Balik Lagi

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer

Respons Wamenaker Soal #KaburAjaDulu: Kalau Perlu Jangan Balik Lagi

Tren #KaburAjaDulu mendapat respons dari Wamenaker dan Menteri Ketenagakerjaan, yang menilai ini sebagai tantangan terkait peluang kerja dan keterampilan.

Syihana oleh Syihana
17 Februari 2025
Kategori OPINI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, ekoin.co – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer menanggapi tren #KaburAjaDulu yang ramai dibicarakan di media sosial. Ia tidak terlalu ambil pusing dengan seruan yang mendorong warga negara Indonesia (WNI) untuk bekerja di luar negeri.

“Mau kabur, kabur sajalah. Kalau perlu jangan balik lagi, hi-hi-hi,” ujar Immanuel atau yang akrab disapa Noel sambil tertawa. Ia memilih untuk tidak banyak berkomentar mengenai tren tersebut dan menyampaikan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan tidak memedulikan hal itu.

“Hashtag-hashtag enggak apa-apalah, masa hashtag kita peduliin,” ucapNoel.

Selain itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli melihat tren #KaburAjaDulu sebagai sesuatu yang harus disikapi dengan baik oleh pemerintah.

“Ini tantangan buat kita kalau memang itu adalah terkait dengan aspirasi mereka. Ayo pemerintah create better jobs, itu yang kemudian menjadi catatan kami dan concern kami,” kata Yassierli di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.

Berita Menarik Pilihan

Mengenal Minangkabau: Dua Kelarasan Adat, Demokrasi dan Hierarki yang Menyatu

Wilmar Group dan Ujian Nyata Kedaulatan Hukum Indonesia, Masihkah Negara Kalah?

Ia mengakui bahwa peluang kerja di luar negeri memang ada dan bisa dimanfaatkan oleh WNI. Yassierli tidak keberatan jika WNI memilih bekerja di luar negeri. Menurutnya, ketika mereka kembali ke Indonesia, mereka dapat berkontribusi dalam pembangunan negara.

“Tanggapannya, ya itu ini kan netizen terkait dengan kabur saja. Memang di satu sisi saya lihat kesempatan kerja di luar memang ada ya. Jadi semangatnya bukan kabur sebenarnya,” kata Yassierli.

“Jadi kalau memang ingin untuk meningkatkan skill dan ada peluang kerja di luar negeri, kemudian, kembali ke Indonesia bisa membangun negeri ya tidak masalah,” ucapnya lanjut.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, menyatakan bahwa tren ini merupakan hal yang positif, asalkan individu yang berminat tersebut meningkatkan keterampilan dan kemampuan mereka terlebih dahulu. Karding menekankan pentingnya penguasaan keterampilan bagi pekerja migran Indonesia (PMI) agar mereka bisa bersaing dan memperoleh upah yang pantas di negara tujuan.

Sebelumnya fenomena #KaburAjaDulu ini viral di berbagai media sosial sebagai bentuk respons dari anak muda yang merasa sulit mendapatkan pekerjaan yang layak di dalam negeri. Faktor seperti biaya hidup yang tinggi, sulitnya mendapatkan pendidikan yang sesuai, serta minimnya ruang untuk berkembang menjadi alasan mengapa tagar ini muncul. Bagi sebagian orang, tren ini bukan hanya sekadar ajakan untuk pindah ke luar negeri, tetapi juga sebagai bentuk protes terhadap kondisi di Indonesia yang dirasa kurang memberikan peluang bagi mereka.

Selain digunakan sebagai bentuk ekspresi, tren ini juga menjadi wadah bagi warganet untuk saling berbagi pengalaman. Banyak yang memberikan rekomendasi negara yang dianggap cocok untuk mencari pekerjaan atau melanjutkan pendidikan. Negara dengan komunitas diaspora Indonesia yang besar sering menjadi pilihan utama bagi yang ingin mencoba hidup di luar negeri untuk pertama kalinya.

Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mencatat jumlah pekerja migran Indonesia yang bekerja di luar negeri sepanjang Januari hingga November 2024 mencapai 272.164 orang. Dari jumlah tersebut, 145.962 orang bekerja di sektor informal. Selain itu, pekerja migran perempuan mendominasi dengan total 187.127 orang yang bekerja di berbagai negara tujuan.

Sumber: Kompas.com

Tags: #KaburAjaDuluAbdul Kadir KardingBP2MIketerampilan pekerja migranMenteri Ketenagakerjaan Yassierlipekerja migran Indonesiapekerja migran perempuanpeluang kerja luar negeriprotes anak mudatren viralWamenaker Immanuel Ebenezer
Post Sebelumnya

Biaya Admin Bank Terbaru per 4 Februari 2025, Ini Rinciannya!

Post Selanjutnya

Bank Mandiri Raih Dua Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2024

Syihana

Syihana

Berita Terkait

Suku Minangkabau Di Sumatera Barat (Ist)

Mengenal Minangkabau: Dua Kelarasan Adat, Demokrasi dan Hierarki yang Menyatu

oleh Iwan Purnama
25 Januari 2026
0

Sumatera Barat, Ekoin.co — Masyarakat Minangkabau dikenal luas sebagai salah satu peradaban adat paling matang di Nusantara. Namun, kematangan itu...

Wilmar Group membuka kembali pertanyaan lama yang belum juga terjawab di republik ini, sejauh mana negara benar-benar berdaulat ketika berhadapan dengan korporasi raksasa.

Wilmar Group dan Ujian Nyata Kedaulatan Hukum Indonesia, Masihkah Negara Kalah?

oleh Admin EKOIN.CO
21 Januari 2026
0

Wacana gugatan class action dan desakan agar pemerintah melakukan blacklisting terhadap Wilmar Group mencerminkan krisis kepercayaan terhadap mekanisme hukum formal.

Negara, melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN), seharusnya hadir sebagai penjaga keadilan agraria.

Mafia Tanah Menggurita: Saat Sertifikat BPN Berubah Jadi Instrumen Perampasan Hak Rakyat

oleh Admin EKOIN.CO
20 Januari 2026
0

Ketika negara gagal melindungi hak paling dasar warganya atas tanah, maka yang runtuh bukan hanya kepercayaan publik, melainkan juga fondasi...

Wilmar Disinyalir Lakukan Kejahatan Perampasan Lahan, Bukti Negara Abaikan Perlindungan Hak Rakyat

Wilmar Disinyalir Lakukan Kejahatan Perampasan Lahan, Bukti Negara Abaikan Perlindungan Hak Rakyat

oleh Noval Verdian
19 Januari 2026
0

Oleh : Sri Radjasa MBA Pemerhati Intelijen Jakarta, Ekoin.co - Kehadiran Satgas Penertiban Kawasan Hutan, dengan semboyan “Peduli hutan demi...

Post Selanjutnya
Bank Mandiri Raih Dua Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2024

Bank Mandiri Raih Dua Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.