EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda HIBURAN KESEHATAN
Benarkah Kulit Lebih Sehat Saat Tinggal di Luar Negeri? Ini Penjelasan Ahli

Benarkah Kulit Lebih Sehat Saat Tinggal di Luar Negeri? Ini Penjelasan Ahli

Kondisi kulit seseorang dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti iklim, kelembapan, polusi, dan paparan sinar UV, serta gaya hidup dan pola makan, sehingga kulit bisa terasa lebih sehat atau justru bermasalah saat berada di luar negeri.

Ray oleh Ray
19 Maret 2025
Kategori KESEHATAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Ekoin.co . Belakangan ini, media sosial X (dulu Twitter) ramai membahas perbedaan kondisi kulit saat seseorang berada di luar negeri dibandingkan dengan di Indonesia. Banyak warganet mengklaim bahwa kulit mereka terasa lebih sehat dan cerah saat tinggal di negara lain. Salah satu pengguna X membagikan pengalamannya setelah dua hari di Korea Selatan, di mana ia merasa kulitnya lebih halus dan pori-pori mengecil. Unggahan ini memicu tanggapan dari banyak pengguna lain yang juga merasakan hal serupa.

Menanggapi hal ini, dr. Arini Astasari Widodo, dokter spesialis kulit, menjelaskan bahwa lingkungan tempat tinggal memang berpengaruh besar terhadap kondisi kulit. “Banyak pasien saya melaporkan bahwa kulit mereka terasa lebih baik atau justru lebih buruk saat bepergian ke negara lain. Perubahan ini sangat dipengaruhi oleh lingkungan,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Selasa (18/2).

Beberapa faktor utama yang memengaruhi kesehatan kulit, menurut dr. Arini, meliputi iklim, kelembapan, polusi, dan paparan sinar UV. “Udara yang lebih lembap dapat membantu menjaga hidrasi kulit, sementara udara kering berpotensi menyebabkan kulit kering dan iritasi,” jelasnya. Hal ini menjelaskan mengapa seseorang yang bepergian dari negara tropis ke negara dengan musim dingin sering mengalami kulit kering dan pecah-pecah.

Selain iklim, kualitas air juga berperan penting. Air dengan kandungan mineral tinggi (hard water) dapat meninggalkan residu di kulit dan memperburuk kondisi seperti eksim dan jerawat. Sementara itu, air dengan kandungan mineral rendah (soft water) cenderung lebih ramah untuk kulit.

Paparan sinar matahari yang intens juga menjadi faktor penting. “Negara dengan paparan sinar UV tinggi memiliki risiko penuaan kulit yang lebih besar, seperti hiperpigmentasi dan kerusakan kolagen,” tambah dr. Arini. Selain itu, polusi udara juga berkontribusi terhadap masalah kulit. “Polutan dan partikel udara dapat merusak lapisan pelindung kulit (skin barrier), memicu inflamasi, dan mempercepat penuaan,” ujarnya.

Berita Menarik Pilihan

Makan Durian Bersamaan Minuman Soda Berbahaya? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Manfaat Konsumsi Air Putih Sebagai Minuman Utama Pendukung Detoksifikasi Tubuh

Gaya hidup dan pola makan juga tidak boleh diabaikan. Diet tinggi gula dan makanan olahan dapat memperburuk inflamasi kulit, sedangkan pola makan kaya antioksidan seperti Mediterranean diet lebih mendukung kesehatan kulit. “Penggunaan skincare yang tepat, seperti antioksidan dan tabir surya, juga sangat penting untuk melindungi kulit dari dampak negatif lingkungan,” tegas dr. Arini.

Tags: antioksidanCNNIndonesia.comdr. Arini Astasari Widodoeksimgaya hiduphard waterhiperpigmentasiikliminflamasijerawatkelembapankesehatan kulitluar negeriMediterranean dietpenuaan kulitpola makanpolusi udarasinar UVskin barriersoft watertabir surya
Post Sebelumnya

Kapan Waktu Ideal Minum Kopi Saat Berpuasa?

Post Selanjutnya

MA Tegaskan Antam Tak Perlu Bayar 1,1 Ton Emas ke Budi Said

Ray

Ray

Berita Terkait

Makan Durian Bersamaan Minuman Soda Berbahaya. Ini Penjelasan Ilmiahnya (Foto: DetikFood)

Makan Durian Bersamaan Minuman Soda Berbahaya? Ini Penjelasan Ilmiahnya

oleh Akmal Solihannoer
1 Februari 2026
0

Ekoin.co - Buah durian dikenal luas sebagai buah tropis dengan rasa khas dan kandungan gizi yang tinggi. Di sisi lain,...

Ilustrasi Air Putih (Ist)

Manfaat Konsumsi Air Putih Sebagai Minuman Utama Pendukung Detoksifikasi Tubuh

oleh Akmal Solihannoer
29 Januari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Air putih tetap menjadi cairan paling penting dalam mendukung proses detoksifikasi alami tubuh manusia. Cairan ini berperan...

Penghapusan Tunggakan Iuran JKN, Jangan Sampai Orang Miskin Dilarang Sakit dan Berobat

Penghapusan Tunggakan Iuran JKN, Jangan Sampai Orang Miskin Dilarang Sakit dan Berobat

oleh Iwan Purnama
29 Januari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) tengah menyiapkan program penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebagai...

Jajaran kepala daerah saat menerima trofi Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 di Jakarta, Selasa (27/1). Sebanyak 428 pemerintah daerah diganjar penghargaan oleh BPJS Kesehatan atas komitmen mereka memberikan perlindungan kesehatan bagi lebih dari 98 persen penduduk di wilayah masing-masing melalui Program JKN. (Foto: Ekoin.co/Istimewa)

Indonesia Menuju Proteksi Kesehatan Paripurna: Ratusan Daerah Sabet UHC Awards 2026

oleh Iwan Purnama
28 Januari 2026
0

“Kesehatan adalah fondasi stabilitas bangsa. Pemerintah menargetkan kepesertaan mencapai 99 persen pada 2029, dan tidak boleh ada daerah yang turun...

Post Selanjutnya
MA Tegaskan Antam Tak Perlu Bayar 1,1 Ton Emas ke Budi Said

MA Tegaskan Antam Tak Perlu Bayar 1,1 Ton Emas ke Budi Said

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.