EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Dukung Swasembada Pangan, BNI Biayai 128.000 Debitur UMKM Sektor Pangan

Sumber foto bni.co.id

Pabrik Mobil Listrik VinFast Dibangun di Subang, BNI Pimpin Kredit Sindikasi Rp1,8 Triliun

BNI memimpin pembiayaan sindikasi senilai Rp1,84 triliun untuk pembangunan pabrik mobil listrik VinFast di Subang, menunjukkan dukungan kuat terhadap akselerasi transformasi industri otomotif menuju ekonomi hijau di Indonesia.

Agus DJ oleh Agus DJ
25 April 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, HIBURAN, KEUANGAN, OTOMOTIF
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menandatangani perjanjian kredit sindikasi senilai Rp1,84 triliun untuk membiayai pembangunan pabrik mobil listrik PT VinFast Automobile Indonesia. Acara penandatanganan berlangsung di Jakarta pada Kamis, 24 April 2025, dihadiri perwakilan dari BNI, bank peserta sindikasi, dan manajemen VinFast Global.

Dalam perjanjian ini, BNI berperan sebagai Mandated Lead Arranger and Bookrunner (MLAB) dan menyumbang porsi terbesar senilai Rp1,51 triliun. Sementara itu, sisanya disalurkan oleh PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia). Pabrik yang akan dibangun berlokasi di Subang, Jawa Barat.

Penandatanganan diwakili oleh International and Financial Institutions Division Head BNI, Rima Cahyani, serta Deputi CEO VinFast Global, Pham Thuy Linh. Proses ini juga disaksikan oleh Direktur Corporate Banking BNI Agung Prabowo dan SEVP Corporate Banking BNI Pancaran Affendi.

Dalam keterangan tertulisnya, Agung Prabowo menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk nyata dukungan BNI terhadap pengembangan industri kendaraan listrik di Indonesia.
“Ini bukan hanya tentang pembiayaan. Ini tentang keyakinan akan visi yang lebih besar tentang inovasi, keberlanjutan dan masa depan industri kendaraan listrik. Kerja sama ini bisa membawa kita bergerak lebih cepat, lebih jauh serta memberikan dampak nyata,” ujar Agung.

Lebih lanjut, Agung menjelaskan bahwa pabrik tersebut dirancang sebagai pusat produksi kendaraan listrik VinFast untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor. Selain itu, proyek ini diharapkan dapat memperkuat rantai pasok industri otomotif nasional.

Berita Menarik Pilihan

Vika Kolesnaya Alami Baby Blues, Billy Syahputra Ungkap Caranya Hadapi Sang Istri

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

Ia menambahkan, kolaborasi antara institusi keuangan dan sektor otomotif akan mendorong percepatan transformasi ekonomi Indonesia menuju sistem yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Seperti yang dilansir dari siaran resmi BNI, kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BNI dan VinFast pada Maret 2025. MoU tersebut ditandatangani dalam rangkaian acara dialog bisnis tingkat tinggi bertajuk “Vietnam-Indonesia: Partnership for Progress and Prosperity” di Jakarta.

Melalui MoU itu, BNI berkomitmen memberikan layanan konsultasi, wawasan lokal, serta kemudahan akses ke produk perbankan bagi VinFast dan ekosistem perusahaan induknya, Vingroup. Selain itu, BNI juga siap menjembatani mitra lokal untuk mendukung upaya VinFast dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia dengan tetap mematuhi regulasi yang berlaku.

Tags: Agung PrabowoBNIekonomi berkelanjutanenergi hijauindustri otomotif nasionalkendaraan listrikkredit sindikasiMandated Lead ArrangerMaybank Indonesiamobil listrikpembangunan pabrikRima CahyaniVietnam-IndonesiaVinFastVingroup
Post Sebelumnya

Indonesia Luncurkan Pedoman Investasi Pariwisata Pertama di Asia-Pasifik Bersama UN Tourism

Post Selanjutnya

Menlu Putin Umumkan Rusia Siap Damai ke Ukraina

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Kebahagiaan menyambut kelahiran anak pertama tak selalu berjalan mulus. Billy Syahputra dan istrinya, Vika Kolesnaya, merasakan langsung fase adaptasi emosional yang kerap dialami pasangan baru setelah persalinan.

Vika Kolesnaya Alami Baby Blues, Billy Syahputra Ungkap Caranya Hadapi Sang Istri

oleh Iwan Purnama
6 Februari 2026
0

Faktor lain yang memperkuat tekanan emosional Vika adalah kerinduan kepada ibunya yang berada di Belarus. Sebagai anak perempuan satu-satunya, ia...

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

Post Selanjutnya
Menlu Putin Umumkan Rusia Siap Damai ke Ukraina

Menlu Putin Umumkan Rusia Siap Damai ke Ukraina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.