Jakarta, EKOIN.CO – Sebanyak 3.260 calon mahasiswa baru (camaba) dinyatakan lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dalam proses Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) tahun 2025 di Universitas Indonesia. Data tersebut disampaikan secara resmi pada Rabu (28/5), pukul 15.00 WIB, melalui laman pengumuman-snbt-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id.
Universitas Indonesia mencatatkan jumlah pendaftar terbanyak di antara seluruh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tahun ini. Tercatat 111.206 peserta bersaing untuk mendapatkan kursi di UI, menjadikannya kampus paling diminati di jalur SNBT 2025.
Para peserta yang lolos dapat mengakses hasil seleksi melalui laman resmi SNPMB maupun laman mirror UI di https://snbt.ui.ac.id/. Dengan memasukkan nomor peserta dan tanggal lahir, peserta akan diarahkan ke laman penerimaan UI dan diminta untuk melengkapi dokumen.
Masa pra-registrasi berlangsung mulai 29 Mei hingga 5 Juni 2025. Pada tahap ini, calon mahasiswa diharuskan login dengan akun Gmail pribadi, bukan akun sekolah atau institusi lain, guna memastikan kelancaran verifikasi data dan komunikasi lanjutan.
Selain itu, peserta wajib memasukkan Nomor Pokok Mahasiswa (NPM) dan nama Program Studi, serta mengunggah berbagai dokumen penting. Nama yang terdaftar harus sesuai dengan identitas di KTP agar tidak terjadi kendala administratif.
Verifikasi Data dan Tahap Penting Selanjutnya
Jika terdapat ketidaksesuaian data, calon mahasiswa diwajibkan segera menghubungi pihak kampus melalui e-mail resmi academicaffairs@ui.ac.id. Ketidaklengkapan data atau dokumen akan mengakibatkan peserta dinyatakan tidak menyelesaikan tahap pra-registrasi.
Tahap berikutnya adalah pembuatan akun UKT secara daring di laman ukt.ui.ac.id. Melalui sistem ini, mahasiswa akan mendapatkan besaran biaya pendidikan berdasarkan evaluasi kemampuan bayar yang ditanggung oleh penanggung biaya pendidikan.
Bagi peserta penerima KIP Kuliah, kewajiban melakukan evaluasi UKT tetap berlaku. Proses ini menjadi bagian integral dari penetapan status sebagai penerima KIP Kuliah UI.
Plh. Direktur Direktorat Humas, Media, Pemerintah dan Internasional (DHMPI) UI, Emir Chairullah, Ph.D., memberikan ucapan selamat kepada para peserta yang berhasil lolos seleksi. “Kelulusan ini bukan hanya pencapaian, melainkan juga gerbang menuju peluang tak terbatas,” ujarnya.
Emir juga mengingatkan bahwa seluruh informasi harus diperoleh dari kanal resmi Universitas Indonesia atau langsung dari Pusat Layanan Informasi melalui Unit Layanan Terpadu (ULT) di Gedung PPMT UI, Depok, setiap hari kerja.
Dukungan dan Pengawasan Ketat dari UI
Pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru tahun ini dikawal ketat oleh berbagai unit kerja di lingkungan UI. Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya praktik percaloan atau penyebaran informasi menyesatkan di luar jalur resmi.
Pihak kampus menekankan bahwa setiap peserta wajib mengikuti semua instruksi pada laman resmi. UI tidak bertanggung jawab atas informasi yang diperoleh dari pihak ketiga di luar kendali kampus.
Mekanisme evaluasi UKT menjadi bagian penting untuk menjaga transparansi dan keadilan biaya pendidikan di lingkungan UI. Data yang dikumpulkan mencakup penghasilan orang tua dan tanggungan keluarga.
Kampus juga menyediakan layanan konsultasi bagi peserta yang menghadapi kesulitan teknis selama proses pra-registrasi. Layanan ini dibuka di PPMT UI setiap hari Senin hingga Jumat, pukul 08.00–16.00 WIB.
Proses seleksi dan administrasi ini dianggap krusial dalam membentuk profil mahasiswa yang tidak hanya unggul akademik, tetapi juga mampu menyelesaikan tahapan administratif secara bertanggung jawab.
Persiapan Akademik dan Harapan ke Depan
Seluruh peserta yang telah dinyatakan lolos dan menyelesaikan pra-registrasi akan mengikuti proses orientasi mahasiswa baru (OSPEK UI) pada semester ganjil mendatang. Informasi mengenai kegiatan ini akan diumumkan setelah validasi data selesai dilakukan.
Universitas Indonesia menyiapkan sistem pendukung bagi mahasiswa baru seperti konseling akademik, pengenalan budaya kampus, serta pengelolaan keuangan pendidikan berbasis digital.
Emir Chairullah menambahkan, “Kami harap seluruh mahasiswa baru dapat menyesuaikan diri dengan cepat dan menjunjung nilai-nilai integritas, keberagaman, serta semangat inovatif UI.”
Dalam beberapa pekan ke depan, UI juga akan membuka jalur seleksi mandiri SIMAK UI. Jalur ini menjadi kesempatan lanjutan bagi peserta yang belum berhasil lolos SNBT 2025.
Dengan dinamika sistem seleksi yang makin kompetitif, pihak kampus mengimbau seluruh peserta untuk aktif mencari informasi resmi dan mempersiapkan dokumen dengan teliti.
Proses penerimaan mahasiswa baru tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam antusiasme pendaftar, yang terlihat dari lonjakan jumlah peserta di Universitas Indonesia. Hal ini mengindikasikan bahwa UI masih menjadi magnet utama dalam pendidikan tinggi nasional. Para peserta yang lolos diharapkan memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, serta mengikuti setiap prosedur administratif secara cermat.
Bagi peserta yang belum berhasil, penting untuk tetap optimis dan mencari peluang pada jalur seleksi lain seperti SIMAK UI atau perguruan tinggi lain yang membuka seleksi mandiri. Pendidikan bukanlah perlombaan satu tahap, melainkan perjalanan panjang yang memberikan berbagai pintu masuk untuk berkembang.
Pihak kampus melalui DHMPI menegaskan pentingnya verifikasi dan kewaspadaan terhadap informasi tidak resmi. Keamanan data, keakuratan identitas, dan transparansi biaya menjadi kunci dalam membangun fondasi mahasiswa yang tangguh dan bertanggung jawab. UI berkomitmen untuk terus menjadi institusi yang menjaga kualitas dan integritas dalam seluruh proses penerimaannya.(*)





