EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Kemenperin Pacu Bahan Kimia Khusus untuk Ekspor dan Inovasi

Sumber dok. kemenperin.go.id

Kemenperin Pacu Bahan Kimia Khusus untuk Ekspor dan Inovasi

Industri bahan kimia khusus kini menjadi pilar penting dalam mendukung berbagai sektor strategis, dengan dukungan pemerintah yang menargetkan transformasi teknologi dan keberlanjutan produksi sebagai kekuatan utama pengembangan nasional.

Agus DJ oleh Agus DJ
8 Juni 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, INDUSTRI, LINGKUNGAN, TEKNOLOGI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Kementerian Perindustrian terus mendorong pengembangan industri bahan kimia khusus agar mampu memperkuat struktur industri nasional. Sektor ini diyakini bisa menjadi tulang punggung penting bagi perekonomian Indonesia.

Produk bahan kimia khusus dibutuhkan di berbagai sektor industri. Kebutuhan mencakup pengolahan makanan, pakan ternak, minyak dan gas bumi, plastik, keramik, cat, hingga tinta cetak.

Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT), Taufiek Bawazier, menjelaskan bahwa sebagian produk kimia khusus kini telah bisa diproduksi di dalam negeri.

“Artinya, industri bahan kimia khusus memegang peran vital dalam berbagai sektor industri. Apalagi, saat ini produk-produk bahan kimia khusus sebagian telah diproduksi di dalam negeri,” kata Taufiek dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (6/6).

Kementerian menilai kebutuhan nasional terhadap bahan kimia khusus terus meningkat setiap tahun, mendorong urgensi transformasi industri dalam negeri.

Berita Menarik Pilihan

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

Fokus pada Efisiensi dan Daya Saing

Peningkatan produktivitas dan inovasi menjadi prioritas utama Kemenperin. Selain untuk mendukung kebutuhan dalam negeri, hal ini juga bertujuan menekan ketergantungan terhadap impor.

“Transformasi industri bahan kimia khusus tidak hanya menuntut peningkatan kapasitas dan kapabilitas produksi, tetapi juga akselerasi adopsi teknologi, keberlanjutan lingkungan, serta integrasi dengan kebutuhan industri hilir domestik dan pasar global,” ungkap Taufiek.

Kemenperin juga berkomitmen menciptakan iklim usaha kondusif bagi pertumbuhan sektor ini. Fasilitas yang diberikan mencakup insentif fiskal, infrastruktur industri, dan dukungan terhadap riset.

“Kemenperin juga aktif menjalin kemitraan strategis dengan pelaku industri dan lembaga riset untuk mendorong transfer teknologi serta adopsi industri 4.0, sehingga proses produksi di sektor ini menjadi lebih efisien, ramah lingkungan, dan kompetitif,” tegasnya.

Industri bahan kimia merupakan salah satu sektor prioritas dalam roadmap Making Indonesia 4.0. Nilai tambah tinggi dan potensi inovasi menjadi faktor utama pengembangan.

Ekspor dan Peran Strategis AIKKI

Kinerja industri kimia, farmasi, dan obat tradisional mencatatkan capaian ekspor sebesar USD5,35 miliar hingga kuartal pertama 2025. Angka tersebut menempatkan sektor ini dalam lima besar ekspor industri nasional.

“Produk bahan kimia khusus memiliki nilai tambah yang tinggi, serta tingkat inovasi yang besar dan pasar yang terus berkembang, baik di dalam negeri maupun secara global,” imbuh Taufiek.

Dalam mendukung penguatan sektor ini, Kemenperin menghadiri pengukuhan kepengurusan baru Asosiasi Industri Kimia Khusus Indonesia (AIKKI) periode 2025–2028 pada Rabu, 5 Juni 2025, di Jakarta.

Ridwan Adipoetra terpilih sebagai Ketua Umum AIKKI dalam periode tersebut. Penetapan ini diharapkan memperkuat kolaborasi antar pelaku industri dan pemerintah.

“Dengan terbentuknya kepengurusan baru asosiasi ini, kami berharap kepada AIKKI dapat semakin meningkatkan kolaborasi dengan para pelaku industri, pemerintah, dan lembaga riset untuk menjawab tantangan dan peluang ke depan,” ujar Taufiek.

AIKKI Diharapkan Jadi Jembatan Strategis

Ridwan menyambut kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa AIKKI akan mengambil peran sebagai katalisator dalam komunikasi antara pelaku industri dan pemerintah.

“Dengan kepengurusan baru ini, kami berkomitmen untuk mendorong transformasi industri bahan kimia khusus agar lebih adaptif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” tuturnya.

AIKKI akan fokus memperkuat sinergi dan mempercepat adopsi teknologi dalam proses produksi industri. Langkah ini menjadi jawaban atas tantangan global yang dihadapi sektor kimia.

Penguatan sektor bahan kimia khusus menjadi bagian dari strategi besar pemerintah untuk menjadikan industri nasional lebih mandiri, produktif, dan kompetitif di pasar internasional.

Keterlibatan aktif pelaku industri dan asosiasi dalam proses transformasi diharapkan mampu mempercepat laju pertumbuhan sektor ini secara berkelanjutan.

Pemerintah perlu terus konsisten dalam menciptakan kebijakan yang berpihak pada pertumbuhan sektor industri berbasis bahan kimia khusus. Keberlanjutan dukungan seperti insentif dan fasilitas infrastruktur akan memberi kepercayaan bagi investor dan pelaku usaha.

Penting pula untuk memperluas kerja sama dengan lembaga riset agar inovasi produk kimia khusus sesuai dengan kebutuhan industri hilir. Pendekatan berbasis teknologi dan keberlanjutan lingkungan akan menjadi nilai jual utama dalam menghadapi kompetisi global.

AIKKI berperan strategis sebagai jembatan penghubung komunikasi antara regulator dan pelaku industri. Dengan kepengurusan baru, diharapkan semangat kolaborasi akan tumbuh, menjadikan industri kimia khusus Indonesia semakin adaptif dan berdaya saing.(*)

Tags: AIKKIbahan kimia nasionalekspor 2025industri 4.0industri kimia khususindustri manufakturkeberlanjutankemandirian industriKemenperinkolaborasi industri.peta jalan Making Indonesia 4.0Ridwan Adipoetrasektor strategisTaufiek Bawaziertransformasi industri
Post Sebelumnya

Bali Jadi Pusat Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2025

Post Selanjutnya

Mama Jo Raih Film Dokumenter Terbaik di Festival Film Bulgaria

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

Post Selanjutnya
Mama Jo Raih Film Dokumenter Terbaik di Festival Film Bulgaria

Mama Jo Raih Film Dokumenter Terbaik di Festival Film Bulgaria

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.