EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA BREAKING NEWS
Publik Soroti Etika dan Prioritas Kabinet Baru

Publik Soroti Etika dan Prioritas Kabinet Baru

Menteri HAM mengusulkan anggaran naik dari Rp 64 miliar ke Rp 20 triliun. Yusril menyatakan tragedi 1998 bukan pelanggaran HAM berat.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
14 Juni 2025
Kategori BREAKING NEWS, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, – EKOIN.CO – Kabinet Merah Putih bentukan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka kembali disorot publik akibat rangkaian kontroversi yang mencuat dari sejumlah menteri di awal masa jabatan mereka.


Anggaran Kementerian HAM Diminta Naik Jadi Rp 20 Triliun

Menteri HAM Natalius Pigai mengejutkan publik dengan usulan anggaran lebih dari Rp 20 triliun, sementara pagu tahun 2025 hanya Rp 64 miliar. Menurut Pigai, anggaran besar diperlukan untuk membangun universitas HAM, pusat studi, laboratorium forensik, hingga rumah sakit hak asasi manusia .
Beberapa pihak menilai anggaran tersebut tidak sejalan dengan arahan efisiensi Presiden Prabowo. Wakil Ketua Komisi XIII DPR Andreas Hugo Pareira menegaskan bahwa permintaan harus dikoordinasikan terlebih dahulu dan dinilai menabrak prioritas anggaran nasional.


Pro dan Kontra Usulan Anggaran

Fraksi PDIP menyatakan proposal Pigai bertolak belakang dengan kebijakan fiskal nasional. Sementara itu, dukungan datang dari pengamat yang menilai cita-cita HAM ke dalam program Asta Cita Prabowo-Gibran membutuhkan anggaran signifikan .


Tudingan Yusril: Peristiwa 1998 Bukan Pelanggaran HAM Berat

Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menuai kritik setelah menyatakan bahwa peristiwa 1998 bukan pelanggaran HAM berat. Menurutnya, istilah seperti genosida dan ethnic cleansing lebih tepat digunakan untuk masa kolonial atau awal kemerdekaan
Yusril kemudian mempertegas bahwa pernyataannya merespons konteks diskusi soal genocide dan ethnic cleansing, bukan menolak tragedi 1998. Ia juga mengaku menunggu rekomendasi Komnas HAM untuk memberi konteks lebih jelas .


Kritik Senada dari Mahfud MD

Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan bahwa penentuan pelanggaran HAM berat bukan kewenangan seorang menteri, melainkan Komnas HAM. Ia menyoroti pengakuan pemerintah sebelumnya terhadap 12 kasus pelanggaran HAM berat, termasuk 1998, Semanggi I–II, dan penghilangan orang paksa .

Berita Menarik Pilihan

AHY: Perbedaan Tak Boleh Jadi Sekat, Imlek Momentum Perkuat Persatuan Bangsa

Membahayakan Pengendara, Pemkot Jakbar Pangkas 541 Pohon Rawan Tumbang


Kop Surat Kementerian Disalahgunakan oleh Menteri Yandri

Menteri Desa dan PDT, Yandri Susanto, menggunakan kop dan stempel resmi kementerian dalam undangan acara pribadi berupa haul ibu sekaligus Hari Santri di Ponpes Banten. Distribusi surat ditujukan kepada pejabat desa hingga RT .
Mahfud MD mengecam tindakan tersebut sebagai pelanggaran etika birokrasi, sementara Yandri meminta maaf dan berjanji tidak mengulangi kesalahan ..


Imbauan dari Seskab

Sekretaris Kabinet, Mayor Teddy Indra Wijaya, mengeluarkan imbauan kepada seluruh menteri agar berhati-hati dalam menggunakan kop surat dan tanda tangan resmi kementerian, terutama untuk acara pribadi .


Respon Publik dan Netizen

  • Reddit: Saran Mahfud agar Yandri lebih berhati-hati dikutip:

    “Kalau benar surat di bawah ini dari Menteri, maka ini keliru… Tak boleh pakai kop dan stempel kementerian.”

  • Reddit terkait Pigai:

    “Day 2 and we already go full circus.”

  • Reddit mengenai kabinet:

    “Beberapa menteri mengeluarkan statement absurd (Yusril soal 98 bukan pelanggaran HAM berat, Natalius Pigai …).”


Dampak dan Langkah Tindak Lanjut

  1. DPR merencanakan rapat kerja dengan Pigai untuk membahas rincian usulan anggaran dan urgensinya (reddit.com).
  2. Isu kop surat mendorong pengawasan internal pada surat-menyurat kementerian secara ketat.
  3. Posisi Yusril menjadi sorotan lebih dalam terkait peran kementerian terhadap sejarah pelanggaran HAM.
  4. Publik dan media mempertanyakan kompetensi kabinet yang dinilai terlalu “ingin tampil” di awal masa kerja

Kutipan penting:

  • “Kalau negara punya kemampuan, maunya di atas Rp20 triliun.” – Natalius Pigai
  • “Enggak (pelanggaran HAM berat tragedi 1998).” – Yusril Ihza Mahendra

 


 


Saran dan Kesimpulan

Dalam menyikapi kontroversi menteri-menteri Kabinet Merah Putih, perlu pendekatan hati-hati dan tepat sasaran. Pertama, DPR mesti menuntaskan klarifikasi terkait usulan anggaran besar, dengan penekanan pada prioritas nasional. Kedua, setiap pernyataan publik dari pejabat perlu diselaraskan dengan data resmi, terutama diskriminasi antara istilah hukum dan konsekuensi historis. Ketiga, penggunaan fasilitas negara seperti kop dan stempel harus dikawal melalui regulasi internal yang tegas. Keempat, transparansi menjadi kunci dalam mengembalikan kepercayaan publik terhadap kementerian dan kabinet. Terakhir, kabinet perlu didorong fokus pada tindakan nyata dan program produktif, bukan hanya pernyataan kontroversial. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: anggaran HAMDPRefisiensi anggaranKabinet Merah Putihkop surat kementerianMahfud MDNatalius Pigaipelanggaran HAM beratYandri SusantoYusril Ihza Mahendra
Post Sebelumnya

Darurat Sampah: Jayapura Produksi 100 Ton Sehari

Post Selanjutnya

Ketua MA Tegaskan Independensi Hakim Harus Utama

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadiri acara Imlek (Ist)

AHY: Perbedaan Tak Boleh Jadi Sekat, Imlek Momentum Perkuat Persatuan Bangsa

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebutkan bahwa keberagaman latar belakang, identitas,...

Pohon rawan tumbang di Jakarta Pusat (Ist)

Membahayakan Pengendara, Pemkot Jakbar Pangkas 541 Pohon Rawan Tumbang

oleh Noval Verdian
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Selama periode Januari 2026, jajaran Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat telah memangkas 541...

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat memberikan keterangan peran Bahar bin Smith sebagai tersangka saat terjadi pengeroyokan. (Foto: Aminuddin Sitompul)

Bahar bin Smith Kembali Ditetapkan Tersangka Kasus Pengeroyokan, Karena Ikut Pukul Anggota Banser

oleh Aminuddin Sitompul
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Polda Metro Jaya menyebutkan peran Bahar bin Smith setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan terhadap anggota...

Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri saat menghadiri ulang tahun Eyang Meri yang ke-100 pada 23 Juni 2025 lalu. Foto: Monang Sinaga/PDIP

Istri Hoegeng Meninggal, Inilah Kenangan Megawati Soekarnoputri Tentang Eyang Meri 

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Wafatnya istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani yang akrab disapa Eyang Meri, meninggal...

Post Selanjutnya
Ketua MA Tegaskan Independensi Hakim Harus Utama

Ketua MA Tegaskan Independensi Hakim Harus Utama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.