Jakarta, Ekoin.co – Selama periode Januari 2026, jajaran Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat telah memangkas 541 pohon rawan tumbang yang tersebar di Jakarta Barat.
Menurut Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat, Dirja Kusuma, pihaknya terus menggencarkan pemangkasan untuk meminimalisir kasus pohon tumbang akibat cuaca ekstrem.
“Kami berupaya menggencarkan pemangkasan sebagai upaya antisipasi dan meminimalisir potensi kejadian pohon tumbang hingga memicu bencana,” ujar Kasudin Tamhut Jakbar, Dirja Kusuma kepada Ekoin.co, Selasa, (3/2).
Dari 541 pohon, papar Dirja, sebanyak 211 dipangkas ringan, 226 pangkas sedang dan 79 dipangkas berat, serta 17 pohon terpaksa ditebang karena sudah batangnya rapuk termakan usia.
Ada pun jenis pohonnya, terdiri dari pohon Angsana, Akasia, Beringin, Mangga, Asam Kranji, Jambu Air, Ketapang, Glodokan dan Pohon Petai Cina.
“Selama Januari 2026 kami mencatat ada 31 kejadian pohon tumbang,” ungkapnya.
Disebutkan Dirja, selama 2025 kemarin pihaknya total telah memangkas 9.967 pohon, dengan rincian 4.589 pohon dipangkas ringan, 2.977 sedang dan pemangkasan berat 2.038 pohon, serta ditebang sebanyak 221 pohon.
“Kalau pohon tumbang selama 2025 lalu, kami mencatat ada 250 kejadian,” tandasnya. (*)





