EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA DAERAH
Pemeriksaan Mata Dan Pembagian Kacamata Gratis di Samarinda Digelar

Pemeriksaan Mata Dan Pembagian Kacamata Gratis di Samarinda Digelar

Kegiatan pemeriksaan mata dan pembagian 2.000 kacamata gratis ini menjadi bentuk nyata sinergi lintas sektor di Kalimantan Timur dalam menjawab tantangan kesehatan penglihatan masyarakat.

Abah Mamat oleh Abah Mamat
14 Juni 2025
Kategori DAERAH, KESEHATAN, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

SAMARINDA, EKOIN.CO- Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menggelar pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis, Sabtu (14/6/2025), di Samarinda, dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Kesehatan, RS Mata, Tim Penggerak PKK, serta sejumlah organisasi profesi kesehatan mata.

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin, menekankan pentingnya sinergi untuk menjawab tantangan gangguan penglihatan di daerah.

Ia menyampaikan bahwa masih banyak masyarakat yang belum memperoleh alat bantu penglihatan, padahal kebutuhan terus meningkat.

“Masalah gangguan penglihatan masih menjadi tantangan kesehatan di berbagai daerah,” ujar Jaya di Samarinda.

Fokus pada Anak dan Pekerja

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023, prevalensi disabilitas penglihatan di Kaltim sebesar 0,6 persen.

Adapun prevalensi penggunaan alat bantu lihat di usia di atas enam tahun sebesar 4,2 persen.

Jaya menjelaskan bahwa angka pemakaian kacamata di Kaltim masih tergolong rendah, terutama di kalangan pelajar dan pekerja.

Ia menekankan bahwa penglihatan yang baik berkontribusi terhadap produktivitas dan proses belajar yang optimal.

Pihaknya mengapresiasi langkah PKK dan Yayasan Indonesia Melihat Nasional (YIMN) dalam penyediaan 2.000 kacamata gratis.

Pelaksanaan Pemeriksaan dan Pembagian

Kegiatan ini menyasar berbagai kalangan, mulai dari anak sekolah hingga lansia di Samarinda dan Balikpapan.

Pemeriksaan dilakukan oleh petugas puskesmas dan kader posyandu untuk menjaring peserta yang membutuhkan.

Pada Sabtu, 450 orang mengikuti pengukuran koreksi kacamata yang dilayani oleh tenaga refraksionis optisien.

Kegiatan melibatkan RS Mata dan Ikatan Profesi Optometris Indonesia (IROPIN) sebagai penyedia tenaga ahli.

Selanjutnya, program serupa akan digelar kembali pada 21 Juni 2025 di Puskesmas Baqa.

Puncak Acara dan Pembagian Kacamata

Puncak HKG PKK ke-53 dijadwalkan berlangsung pada 8 Juli 2025 di Samarinda Convention Hall.

Kacamata koreksi dan baca akan dibagikan sesuai hasil pemeriksaan kepada warga terjaring sebelumnya.

Di Kota Samarinda, sebanyak 500 kacamata koreksi dan 800 kacamata baca telah disiapkan.

Sementara itu, Kota Balikpapan memperoleh alokasi 500 kacamata koreksi dan 200 kacamata baca.

Pembagian ini sekaligus menjadi bagian dari kegiatan peringatan Hari Dekranasda.

PKK: Hadir dengan Aksi Nyata

Staf Ahli Bidang Keluarga dan Pendidikan TP PKK Kaltim, Wahyu Hermaningsih, menekankan pentingnya aksi langsung.

“PKK hadir bukan hanya dengan program, tapi juga dengan aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Hermaningsih.

Ia mengatakan banyak masyarakat belum mendapat akses, terutama di wilayah terpencil dan berpenghasilan rendah.

Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi bentuk kepedulian terhadap isu yang sering luput dari perhatian.

Hermaningsih juga menyampaikan apresiasi terhadap para tenaga kesehatan dan relawan.

Sinergi dan Peran Organisasi Profesi

Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) turut ambil bagian dalam pemeriksaan penglihatan.

Begitu juga dengan Gabungan Pengusaha Optik Indonesia (GAPOPIN) yang mendukung ketersediaan alat bantu.

Kegiatan ini menunjukkan pentingnya peran lintas sektor dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat.

Pemprov Kaltim berharap kegiatan serupa dapat menjangkau lebih banyak wilayah di masa mendatang.

Jaya Mualimin menyebutkan, pendekatan preventif dan promotif akan terus dikembangkan ke sekolah-sekolah.

Menjangkau Anak Sekolah di Pelosok

Anak-anak di tingkat SD, SMP, dan SMA menjadi target utama karena kebutuhan penglihatan di usia belajar.

Kader posyandu dilibatkan dalam penjaringan awal untuk mendekatkan pelayanan ke lingkungan warga.

Data dari puskesmas digunakan untuk menentukan siapa saja yang perlu dilakukan koreksi penglihatan.

Kegiatan ini dinilai strategis untuk meningkatkan kualitas hidup sejak usia dini.

Warga juga diajak untuk lebih peduli terhadap kesehatan mata dan melakukan pemeriksaan rutin.

Bentuk Kepedulian Pemerintah Daerah

Pemeriksaan mata dan pembagian kacamata menjadi bentuk konkret pelayanan publik yang menyentuh langsung.

Sasarannya adalah masyarakat yang tidak memiliki akses terhadap layanan kesehatan mata.

Pemprov Kaltim berkomitmen melanjutkan program ini sebagai bagian dari pelayanan dasar kesehatan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan keluarga dalam kerangka kerja PKK.

Kepedulian terhadap penglihatan dianggap penting untuk menunjang pendidikan dan kesejahteraan keluarga.

Perluasan Layanan dan Pemerataan Akses

Jaya menyatakan bahwa pelayanan serupa akan dikembangkan di wilayah pedalaman dan perbatasan.

Puskesmas akan didorong untuk lebih aktif melakukan skrining gangguan penglihatan.

PKK di tingkat kabupaten/kota diminta meniru inisiatif ini dan melibatkan organisasi lokal.

Dengan sinergi berbagai elemen, Jaya berharap kesenjangan layanan penglihatan bisa diatasi.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak malu memeriksakan kesehatan matanya secara berkala.

Perlu Penguatan Edukasi dan Promosi

Stigma terhadap penggunaan kacamata di kalangan anak masih menjadi hambatan.

Dinas Kesehatan akan bekerja sama dengan sekolah dalam edukasi penggunaan kacamata sejak dini.

Selain itu, pelatihan bagi guru dan orang tua juga diperlukan agar bisa mendeteksi gangguan penglihatan.

Media sosial dimanfaatkan untuk menyebarluaskan informasi penting terkait kesehatan mata.

Perlu Penguatan Edukasi dan Promosi

Stigma terhadap penggunaan kacamata di kalangan anak masih menjadi hambatan.

Dinas Kesehatan akan bekerja sama dengan sekolah dalam edukasi penggunaan kacamata sejak dini.

Selain itu, pelatihan bagi guru dan orang tua juga diperlukan agar bisa mendeteksi gangguan penglihatan.

Media sosial dimanfaatkan untuk menyebarluaskan informasi penting terkait kesehatan mata.(*)

Berlangganan gratis WANEWS EKOIN lewat saluran WhatsUp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: anak sekolahBalikpapanDinas Kesehatanedukasi kesehatangangguan penglihatanGAPOPINHari Kesatuan GerakIROPINkacamata gratislansialayanan puskesmasPemeriksaan mataPERDAMIPKK Kaltimrefraksionis optisien.RS MataSamarindaYIMN
Post Sebelumnya

Bandara IKN Dibangun, Warga Dapat Ganti Lahan

Post Selanjutnya

Kemendikdasmen Digitalisasi Pendidikan Nasional

Abah Mamat

Abah Mamat

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Post Selanjutnya
Kemendikdasmen Digitalisasi Pendidikan Nasional

Kemendikdasmen Digitalisasi Pendidikan Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.