EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS ENERGI
Energi Bersih dan Sampah Kotor: Dua Wajah Jawa Barat

Sumber dok. kemenlh.go.id

Energi Bersih dan Sampah Kotor: Dua Wajah Jawa Barat

“Jika tidak ada tindakan nyata dalam waktu tersebut, sanksi pidana akan diberlakukan. Pemerintah daerah juga diperintahkan untuk segera melakukan capping atau penutupan lahan terbuka dan beralih ke sistem sanitary landfill,” pungkas Menteri Hanif.

Agus DJ oleh Agus DJ
16 Juni 2025
Kategori ENERGI, LINGKUNGAN, NASIONAL, SOSIAL, TEKNOLOGI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Hanif Faisol Nurofiq, melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Barat pada pekan kedua Juni 2025. Tiga lokasi strategis menjadi fokus tinjauannya: Kilang Pertamina Balongan di Indramayu, Taman Kehati Indramayu, dan TPA Kopi Luhur di Cirebon.

Di Kilang Balongan, Menteri Hanif meninjau langsung kesiapan fasilitas tersebut dalam memproduksi bahan bakar rendah sulfur setara Euro IV. Bahan bakar ini diyakini dapat menekan emisi kendaraan bermotor yang selama ini menjadi penyumbang utama polusi udara.

Tidak sekadar meninjau, Menteri Hanif mengungkapkan telah mengirim surat resmi kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Menteri Keuangan, serta Direktur Utama PT Pertamina. Tujuannya agar distribusi bahan bakar rendah sulfur secara nasional ditargetkan minimal 24% untuk bensin dan 10% untuk solar sebelum akhir tahun.

“Efisiensi tidak boleh mengorbankan kesehatan masyarakat. Kami meminta langkah konkret segera dilakukan,” ujar Menteri Hanif saat berada di area kilang. Langkah ini dinilai penting dalam menghadapi persoalan kualitas udara di wilayah urban.

Selanjutnya, rombongan kunjungan bergerak ke Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) Indramayu. Area konservasi ini merepresentasikan ekosistem rawa khas Pantura dengan keanekaragaman hayati tinggi dan potensi edukasi lingkungan.

Berita Menarik Pilihan

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

Pelestarian dan Edukasi Lingkungan

Di lokasi ini, Menteri Hanif menanam pohon mahoni, jenis tanaman yang dikenal mampu menyerap polusi dan menghasilkan oksigen dalam jumlah besar. Ia juga berinteraksi langsung dengan fauna lokal, termasuk rusa jawa yang menjadi simbol konservasi kawasan tersebut.

Menteri Hanif turut memberi nama pada seekor anak rusa yang baru lahir dengan nama “Lucky,” seraya meminta izin kepada Bupati Indramayu sebelumnya. Keakraban suasana menjadi momen penting dalam kunjungan tersebut.

“Ruang hijau bukan hanya penghias kota, melainkan solusi nyata untuk mengurangi dampak polusi udara dan menjaga keseimbangan lingkungan,” jelas Menteri Hanif kepada media.

Namun, kondisi yang sangat berbeda ditemukan di titik terakhir, yakni Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kopi Luhur di Cirebon. Sistem open dumping masih digunakan, sementara instalasi pengolahan air lindi dalam keadaan rusak.

Bau menyengat dan pemandangan gunungan sampah mencolok menyelimuti kawasan tersebut. Nama “Kopi Luhur” dinilai tidak mencerminkan kondisi aktual lokasi yang jauh dari kesan nyaman dan sehat.

Peringatan Keras dan Tenggat Waktu

Dalam arahannya di lokasi, Menteri Hanif menyampaikan bahwa TPA Kopi Luhur telah mendapatkan sanksi administratif. Tenggat waktu selama enam bulan diberikan untuk melakukan pembenahan dan penutupan area yang tidak sesuai standar.

“Jika tidak ada tindakan nyata dalam waktu tersebut, sanksi pidana akan diberlakukan. Pemerintah daerah juga diperintahkan untuk segera melakukan capping atau penutupan lahan terbuka dan beralih ke sistem sanitary landfill,” pungkas Menteri Hanif.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pendekatan 3R (reduce, reuse, recycle) yang dimulai dari tingkat rumah tangga. Menurutnya, perilaku masyarakat sangat memengaruhi keberhasilan pengelolaan limbah.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menyampaikan urgensi perubahan pola pikir dalam menangani sampah. Ia menegaskan bahwa pengelolaan tidak bisa bergantung sepenuhnya pada TPA.

“Biaya penanganan sampah akan jauh lebih tinggi jika tidak ada pemilahan sejak awal,” ucapnya di hadapan peserta kunjungan.

Integrasi dan Aksi Kolektif

Melalui seluruh rangkaian kunjungan tersebut, Menteri Hanif menunjukkan bahwa isu lingkungan tidak bisa ditangani secara terpisah. Energi bersih, pelestarian ruang terbuka hijau, dan pengolahan limbah harus menjadi satu sistem terintegrasi.

Ia menekankan pentingnya peran pemerintah, sektor industri, dan masyarakat dalam mendorong perubahan nyata. Menurutnya, aksi kecil seperti memilih bahan bakar rendah emisi atau mengurangi plastik sekali pakai akan berdampak luas dalam jangka panjang.

“Langit biru adalah hak semua warga, bukan kemewahan,” ujar Menteri Hanif. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keberlanjutan bumi demi generasi mendatang.

Kunjungan Menteri Hanif Faisol Nurofiq di Jawa Barat menyoroti pentingnya penanganan polusi dan pengelolaan sampah secara menyeluruh. Ia menunjukkan langkah konkret dari sektor energi bersih hingga konservasi ruang hijau.

Temuan buruk di TPA Kopi Luhur menjadi alarm keras atas sistem pengelolaan limbah yang tidak layak. Instruksi tegas diberikan agar pemerintah daerah segera memperbaiki kondisi tersebut demi menghindari sanksi lebih berat.

Partisipasi semua pihak, terutama masyarakat, menjadi kunci utama keberhasilan kebijakan lingkungan. Dengan sinergi kolektif, masa depan langit biru dan lingkungan sehat bukan sekadar mimpi.(*)

Tags: 3Rbahan bakar Euro IVbahan bakar rendah sulfurcappingCirebonemisi kendaraanHanif Faisol NurofiqHerman SuryatmanIndramayuKilang Pertamina BalonganKLHKkonservasi lingkunganlimbah rumah tanggaMenteri LHopen dumpingpengelolaan sampahpohon mahonipolusi udararusa jawasanitary landfillTaman Kehati IndramayuTPA Kopi Luhurudara bersih
Post Sebelumnya

Dinas Sosial Kota Bekasi Kukuhkan 120 Anggota KSB Di Dua Kecamatan

Post Selanjutnya

Tersangka Penculikan Santri Positif Gunakan Sabu

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Plt. Deputi Pemberantasan BNN Brigjen Roy Hardi Siahaan saat menunjukkan barang bukti sabu seberat 160 kg dan ganja 200 kg hasil tangkapan di jaringan Aceh-Medan, Kamis (5/2/2026). Operasi besar-besaran ini diperkirakan menyelamatkan jutaan generasi muda Indonesia dari ancaman zat adiktif. (Foto: Humas BNN RI/Ekoin.co)

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

BNN memperkirakan penggagalan peredaran narkoba dalam jumlah besar ini berpotensi menyelamatkan lebih dari satu juta orang dari bahaya penyalahgunaan. Negara...

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Pemerintah menetapkan pengaturan khusus pembelajaran bagi peserta didik selama Bulan Ramadan 2026 dengan menekankan penguatan nilai keagamaan,...

Mundur dari Deputi Gubernur BI, Juda Agung Resmi Jabat Wamenkeu Setelah Dilantik Presiden

Mundur dari Deputi Gubernur BI, Juda Agung Resmi Jabat Wamenkeu Setelah Dilantik Presiden

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) RI untuk sisa masa jabatan...

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendesak pemerintah agar tidak menganaktirikan guru honorer di tengah masifnya pengangkatan PPPK untuk tenaga teknis Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Prioritas Terbelah: Program Makan Bergizi Mulus ke PPPK, Nasib Guru Honorer Masih ‘Digantung’ Anggaran

oleh Hasrul Ekoin
5 Februari 2026
0

Menurutnya, kepastian hukum penting agar guru dapat menjalankan tugas tanpa tekanan, sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan secara bertahap. Ia mencontohkan...

Post Selanjutnya
Tersangka Penculikan Santri Positif Gunakan Sabu

Tersangka Penculikan Santri Positif Gunakan Sabu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.