EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM EDUKASI

The Royal Academy summer show, 2025. (Sumber informasi yang tersedia dan referensi dari Wallpaper.com)

Arsitektur dan Lukisan Menyatu di Pameran Royal Academy

Pendekatan Farshid Moussavi dalam menyatukan karya arsitektur dan seni di Royal Academy Summer Exhibition 2025 memberikan nuansa baru yang tematik dan mendorong integrasi lintas disiplin dalam pameran seni kontemporer.

Agus DJ oleh Agus DJ
17 Juni 2025
Kategori EDUKASI, INTERNASIONAL, PERISTIWA, SENI & BUDAYA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Pameran musim panas tahunan The Royal Academy Summer Exhibition di London kembali digelar tahun ini dengan pendekatan yang berbeda dan segar. Diselenggarakan di gedung Royal Academy sejak 1769, acara ini merupakan salah satu pameran seni terbuka tertua dan paling bergengsi di dunia.

Untuk tahun 2025, pameran ini dikoordinasikan oleh arsitek kenamaan Farshid Moussavi. Ia menjadi arsitek pertama yang dipercaya memimpin kurasi pameran sejak Eva Jiřičná pada tahun 2013. Moussavi mengambil langkah berani dengan mengintegrasikan karya arsitektur ke dalam ruang yang sama dengan karya seni visual.

Biasanya, karya arsitektur seperti maket, sketsa, dan render digital dipisahkan dalam galeri tersendiri. Namun tahun ini, karya-karya tersebut ditempatkan berdampingan dengan lukisan, cetakan, dan fotografi. “Pameran seharusnya memasukkan arsitektur sebagai bagian dari seni jika memungkinkan,” ujar Moussavi.

Menurutnya, pendekatan ini bukan hanya relevan untuk pameran musim panas saja, tetapi juga perlu diterapkan pada seluruh program pameran Royal Academy. Ia mencontohkan, bahkan dalam pameran Van Gogh, arsitektur kota Arles bisa menjadi bagian yang menguatkan narasi visual.

Selain arsitektur, kategori seni cetak juga mengalami penyatuan dengan kategori lain. Meskipun beberapa pembuat cetak meminta ruang terpisah, Moussavi tetap menempatkan karya cetak berdampingan dengan fotografi untuk menciptakan nuansa tematik yang lebih kuat.

Berita Menarik Pilihan

AHY: Perbedaan Tak Boleh Jadi Sekat, Imlek Momentum Perkuat Persatuan Bangsa

Membahayakan Pengendara, Pemkot Jakbar Pangkas 541 Pohon Rawan Tumbang

Tema Kuat dan Eksploratif

Ruang Weston yang dikurasi oleh Helen Sear menjadi salah satu sorotan utama. Dindingnya dilapisi wallpaper bergambar pagar kawat karya Des Hughes, menampilkan karya bertema pedesaan yang indah sekaligus mengancam. Di sisi lain, lukisan minyak ganda karya Anthony Eyton menampilkan alam sebagai penghiburan yang tampak jauh dari jangkauan.

Meski pendekatan tahun ini lebih mengedepankan inklusi arsitektur, dominasi seni rupa tetap terasa kuat. Di ruang yang dikurasi oleh Stephanie McDonald dari 6a Architects bersama Tom Emerson, ditampilkan lebih banyak karya arsitektur, termasuk model renovasi Tate Liverpool.

“Dari 18.000 karya yang dikirimkan, hanya 300 yang berupa arsitektur. Ke depan, jumlah itu harus ditingkatkan,” jelas McDonald. Ia berharap lebih banyak arsitek merasa berhak untuk berpartisipasi dalam pameran besar ini.

Karya arsitektur yang terintegrasi dengan karya seni juga terlihat lebih ekspresif. Misalnya, render digital karya Henley Halebrown yang menggambarkan detail pusat komunitas De Roosenberg dipajang di atas cetakan layar Eva Rothschild. Perpaduan ini memperkuat nilai artistik arsitektur tersebut.

Masa Depan Arsitektur di Royal Academy

Meski Royal Academy saat ini mengalami keterbatasan anggaran yang membuat posisi kurator arsitektur dibekukan dan timnya menyusut, Moussavi percaya bahwa pendekatan integratif ini adalah masa depan. “Saya rasa kita tidak bisa kembali ke cara lama,” ujarnya.

Ia melihat arsitektur tidak hanya sebagai struktur, tetapi juga medium yang mampu menyampaikan nilai-nilai budaya, lingkungan, dan kemanusiaan. Dengan cara penyajian yang menyatu dengan seni lain, arsitektur mendapatkan tempatnya sebagai bagian penting dari narasi visual dan intelektual.

Keputusan Royal Academy untuk menampilkan karya lintas disiplin dalam ruang yang sama membuka kemungkinan baru. Tak hanya memperkaya pengalaman pengunjung, namun juga menantang batasan kuratorial yang selama ini berlaku dalam dunia seni dan arsitektur.

Pameran musim panas Royal Academy tahun ini membuktikan bahwa batas antara seni dan arsitektur tidak lagi kaku. Pendekatan kuratorial Farshid Moussavi berhasil menciptakan pengalaman pameran yang tematik, reflektif, dan inklusif. Karya arsitektur tidak sekadar ditampilkan sebagai objek teknis, tetapi sebagai bagian integral dari narasi budaya.

Integrasi ini membuka ruang dialog baru antara seniman dan arsitek, memperluas cakrawala kreatif yang selama ini terkotak-kotak. Dengan keterbatasan sumber daya dan staf di departemen arsitektur Royal Academy, pendekatan ini bisa menjadi solusi jangka panjang yang efisien dan berdampak besar.

Melihat keberhasilan tahun ini, masa depan pameran Royal Academy tampaknya akan lebih terbuka pada format kolaboratif dan lintas disiplin. Jika konsisten dilanjutkan, integrasi seni dan arsitektur ini berpotensi membentuk lanskap baru dalam dunia pameran kontemporer.(*)

Tags: arsitektur dan budaya.De RoosenbergDes HughesEva RothschildFarshid MoussaviHelen Searintegrasi senikuratorial senilintas disiplinLondonlukisanmodel arsitekturpameran arsitekturRoyal AcademyRoyal Academy Londonseni rupaStephanie McDonaldSummer ExhibitionTate LiverpoolVan Gogh
Post Sebelumnya

Marcela Santoso Akui Sebar Hoaks soal Kejaksaan

Post Selanjutnya

Layanan Haji 2025 Lebih Nyaman, Jemaah Pulang dengan Senyum

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadiri acara Imlek (Ist)

AHY: Perbedaan Tak Boleh Jadi Sekat, Imlek Momentum Perkuat Persatuan Bangsa

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebutkan bahwa keberagaman latar belakang, identitas,...

Pohon rawan tumbang di Jakarta Pusat (Ist)

Membahayakan Pengendara, Pemkot Jakbar Pangkas 541 Pohon Rawan Tumbang

oleh Noval Verdian
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Selama periode Januari 2026, jajaran Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat telah memangkas 541...

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat memberikan keterangan peran Bahar bin Smith sebagai tersangka saat terjadi pengeroyokan. (Foto: Aminuddin Sitompul)

Bahar bin Smith Kembali Ditetapkan Tersangka Kasus Pengeroyokan, Karena Ikut Pukul Anggota Banser

oleh Aminuddin Sitompul
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Polda Metro Jaya menyebutkan peran Bahar bin Smith setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan terhadap anggota...

Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri saat menghadiri ulang tahun Eyang Meri yang ke-100 pada 23 Juni 2025 lalu. Foto: Monang Sinaga/PDIP

Istri Hoegeng Meninggal, Inilah Kenangan Megawati Soekarnoputri Tentang Eyang Meri 

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Wafatnya istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani yang akrab disapa Eyang Meri, meninggal...

Post Selanjutnya
Layanan Haji 2025 Lebih Nyaman, Jemaah Pulang dengan Senyum

Layanan Haji 2025 Lebih Nyaman, Jemaah Pulang dengan Senyum

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.