EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA OPINI
Ricky Sutanto Gagas Megaproyek Garden of Prayer untuk Hidupi Masyarakat

Oplus_131072

Ricky Sutanto Gagas Megaproyek Garden of Prayer untuk Hidupi Masyarakat

Bila Garden of Prayer terbangun, menurut perhitungan saya, setiap kepala keluarga Indonesia bisa diberikan bonus oleh pemerintah 700 dollar AS per bulan

Yudi Permana oleh Yudi Permana
17 Juni 2025
Kategori OPINI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Pengusaha nasional Ricky Sutanto menyesalkan sikap pemerintah yang menolak gagasannya tentang pembangunan taman berdoa terbesar dunia atau yang disebut Garden of Prayer. Ia menilai keberadaan taman berdoa bagi umat beragama itu penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari pendapatan devisa negara.

“Bila itu terbangun (Garden of Prayer), menurut perhitungan saya, setiap kepala keluarga Indonesia bisa diberikan bonus oleh pemerintah 700 dollar AS per bulan,” ujar Ricky saat berbincang bersama Eddy Wijaya dalam podcast EdShareOn yang tayang pada Rabu, 2 April 2025, dan dikutip pada Senin (16/6).

Menurut Ricky, konsep Garden of Prayer telah ia tulis dalam bukunya yang cukup fenomenal berjudul “2015 Kita Terkaya Dunia No. 5” yang terbit pada 2004. Ia mengaku telah mengajukan gagasan tersebut di era Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 Joko Widodo, namun sayangnya tidak diwujudkan.

“Saya berharap Presiden Indonesia merestui ide itu menjadi proyek nasional. Sayangnya presiden sebelum pak Prabowo kurang memperhatikannya,” kata dia.

Ricky yang pernah mengajukan diri sebagai bakal calon presiden pada Konvensi Rakyat Calon Presiden RI 2014 tersebut menjelaskan, taman berdoa merupakan simbol kerukunan umat beragama di dunia. Bangunannya terdiri dari rumah ibadah 6 agama resmi di Indonesia yakni Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha dan Konghucu.

Berita Menarik Pilihan

Mengenal Minangkabau: Dua Kelarasan Adat, Demokrasi dan Hierarki yang Menyatu

Wilmar Group dan Ujian Nyata Kedaulatan Hukum Indonesia, Masihkah Negara Kalah?

“Tuhan telah memilih Indonesia untuk menjadi bangsa teladan kerukunan umat beragama dunia. Maka perlu dibangun suatu taman berdoa untuk semua agama di mana ada Masjid, Gereja, Pura, dan Vihara yang terbesar dunia,” kata Ricky.

Salah satu pendiri Blossom Group itu meyakini gagasan ini menghasilkan pendapatan besar bagi devisa negara karena akan dikunjungi masyarakat dunia. Ia mencontohkan bagaimana Arab Saudi menjadi negara kaya dari hasil kunjungan umat muslim seluruh dunia.

“Arab sudah tidak terlalu mementingkan gas dan minyak, tapi wisata nomor satu. Mereka yang datang umrah, naik haji itu, luar biasa kontribusi kepada negara. Nah, bayangkan kalau ada Garden of Prayer itu seluruh umat agama akan datang ke Indonesia,” ujar Ricky.

Meskipun pemerintahan belum melaksanakan gagasannya tersebut, Ricky tetap optimistis pembangunan Garden of Prayer dapat terlaksana pada masa Presiden Prabowo Subianto.

“Jangan bilang bisa atau tidak bisa ya, (tapi) mau atau tidak mau. Kalau nenek moyang kita bisa bangun Borobudur, Garden of Prayer itu kecil kita bisa bangun,” kata dia.

Total Amnesty Koruptor Solusi Percepatan Pembangunan di Indonesia.  

Ricky Sutanto menyarankan agar pemerintah memberlakukan kebijakan pemutihan kasus korupsi atau total amnesty. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan salah satu solusi untuk mempercepat pembangunan bangsa dan negara.

“Dari dulu saya kampanye, saya sudah mengatakan kalau saya memimpin negara ini, seluruh kasus korupsi diputihkan, total amnesty,” kata Ricky kepada Eddy Wijaya.

Pengusaha kelahiran Bandung, Jawa Barat, 6 Juni 1950 itu menjelaskan, pengampunan total akan mendorong koruptor yang kabur ke luar negeri bisa kembali ke Tanah Air mengabdi untuk negara.

“Koruptor ini jika dimaafkan sudah luar biasa. Mereka orang pintar dan akan merasa utang budi,” ucapnya.

Ricky menambahkan pemberlakukan total amnesty bagi koruptor juga bakal berdampak pada kinerja pemerintah yang selama ini cukup terkuras untuk mengungkap kasus korupsi.

“Tapi kita tidak bermaksud pro terhadap koruptor, kita mau carikan solusi total,” tandasnya. []

Tags: 700 dollar ASGarden of Prayerkepala keluarga IndonesiaPengusaha nasionalRicky Sutanto
Post Sebelumnya

Waspada COVID-19, Jamaah Haji Balikpapan Diawasi Ketat

Post Selanjutnya

Di Balik Kesuksesan Nintendo Switch 2, Samsung Raup Untung

Yudi Permana

Yudi Permana

Berita Terkait

Suku Minangkabau Di Sumatera Barat (Ist)

Mengenal Minangkabau: Dua Kelarasan Adat, Demokrasi dan Hierarki yang Menyatu

oleh Iwan Purnama
25 Januari 2026
0

Sumatera Barat, Ekoin.co — Masyarakat Minangkabau dikenal luas sebagai salah satu peradaban adat paling matang di Nusantara. Namun, kematangan itu...

Wilmar Group membuka kembali pertanyaan lama yang belum juga terjawab di republik ini, sejauh mana negara benar-benar berdaulat ketika berhadapan dengan korporasi raksasa.

Wilmar Group dan Ujian Nyata Kedaulatan Hukum Indonesia, Masihkah Negara Kalah?

oleh Admin EKOIN.CO
21 Januari 2026
0

Wacana gugatan class action dan desakan agar pemerintah melakukan blacklisting terhadap Wilmar Group mencerminkan krisis kepercayaan terhadap mekanisme hukum formal.

Negara, melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN), seharusnya hadir sebagai penjaga keadilan agraria.

Mafia Tanah Menggurita: Saat Sertifikat BPN Berubah Jadi Instrumen Perampasan Hak Rakyat

oleh Admin EKOIN.CO
20 Januari 2026
0

Ketika negara gagal melindungi hak paling dasar warganya atas tanah, maka yang runtuh bukan hanya kepercayaan publik, melainkan juga fondasi...

Wilmar Disinyalir Lakukan Kejahatan Perampasan Lahan, Bukti Negara Abaikan Perlindungan Hak Rakyat

Wilmar Disinyalir Lakukan Kejahatan Perampasan Lahan, Bukti Negara Abaikan Perlindungan Hak Rakyat

oleh Noval Verdian
19 Januari 2026
0

Oleh : Sri Radjasa MBA Pemerhati Intelijen Jakarta, Ekoin.co - Kehadiran Satgas Penertiban Kawasan Hutan, dengan semboyan “Peduli hutan demi...

Post Selanjutnya
Di Balik Kesuksesan Nintendo Switch 2, Samsung Raup Untung

Di Balik Kesuksesan Nintendo Switch 2, Samsung Raup Untung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.