EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS EKONOMI
Indonesia Gandeng Singapura Majukan Teknologi Pertanian Nasional

Sumber dok. pertanian.go.id

Indonesia Gandeng Singapura Majukan Teknologi Pertanian Nasional

MoU ini mencakup transfer teknologi, pertukaran teknis laboratorium, sertifikasi elektronik, hingga pengembangan petani muda, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan antara Indonesia dan Singapura.

Agus DJ oleh Agus DJ
18 Juni 2025
Kategori EKONOMI, INTERNASIONAL, PERTANIAN, POLITIK
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

 

Jakarta, EKOIN.CO – Pemerintah Indonesia dan Singapura resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama di bidang keamanan pangan dan teknologi pertanian pada Senin (16/6/2025) di Parliament House, Singapura.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, dan Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Hidup Singapura, Grace Fu.

Acara tersebut berlangsung dalam rangkaian Leaders’ Retreat yang turut dihadiri Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong.

Kerja sama ini menjadi bagian dari pertemuan bilateral antara kedua negara dalam memperkuat sinergi lintas sektor, terutama dalam bidang pertanian berkelanjutan.

Berita Menarik Pilihan

Mencuat Nama Misbakhun sebagai Calon Ketua OJK, Rupiah Kian Tertekan

Dibalik ‘Epstein Files’ 2026: Teka-teki Hilangnya Gabriela Jimenez yang Pernah Bongkar Rahasia Elite

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kerja sama ini sebagai upaya konkret memperkuat ketahanan pangan nasional dan membuka akses terhadap teknologi pertanian modern.

Komitmen Transfer Teknologi dan Ketahanan Pangan

“Dalam upaya memastikan keamanan pangan Indonesia, kami menyambut baik tawaran Perdana Menteri Wong untuk membuka transfer teknologi pertanian modern dan praktik pascapanen berkelanjutan,” kata Presiden Prabowo dalam konferensi pers Leaders’ Retreat, Senin (16/6/2025).

Dukungan tersebut juga disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong, yang menekankan pentingnya kerja sama ini dalam mendorong peningkatan kualitas dan keamanan pangan di kawasan.

“Kami tahu bahwa keamanan pangan merupakan area prioritas utama bagi Indonesia dan Singapura akan mendukungnya melalui program pengembangan petani muda untuk bertukar cara-cara terbaik dari solusi teknologi pertanian,” ucap Wong.

Melalui MoU ini, Indonesia dan Singapura menyepakati sejumlah program teknis termasuk pertukaran informasi dalam inspeksi pangan, pengujian laboratorium, serta pengembangan teknologi pertanian perkotaan.

Selain itu, kedua negara juga akan mengembangkan sistem pertukaran sertifikat sanitasi pangan secara elektronik, sebagai bagian dari penguatan sistem keamanan pangan.

Langkah Strategis Tingkatkan Kapasitas dan Kolaborasi

Kegiatan kerja sama yang dirancang ke depan meliputi sesi networking, business matching, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta pertukaran pengetahuan praktis di bidang pertanian.

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi momentum penting bagi penguatan sektor pangan Indonesia sekaligus mempererat hubungan regional.

“Indonesia terbuka untuk membangun kerja sama pertanian yang saling menguntungkan. Kami menyambut kerja sama dan komitmen bersama Singapura untuk mendorong sektor pertanian yang lebih baik ke depannya,” ungkapnya.

Kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Singapura juga menghasilkan total 19 MoU strategis, mencakup berbagai bidang seperti ekonomi, energi, pertahanan, ketahanan pangan, dan pengembangan sumber daya manusia.

Presiden Prabowo optimis bahwa serangkaian kesepakatan ini akan memperkuat kepercayaan antarnegara serta memperdalam kemitraan bilateral yang sudah lama terjalin.

“Saya sangat yakin bahwa hubungan bilateral ini akan terus tumbuh semakin kuat dengan banyaknya kepercayaan dan keyakinan satu sama lain sebagaimana yang akan dibuktikan pada tahun-tahun mendatang,” pungkas Presiden Prabowo.

Nota kesepahaman antara Indonesia dan Singapura dalam bidang keamanan pangan dan teknologi pertanian merupakan pijakan strategis menuju pertanian yang lebih modern dan tangguh. Kolaborasi ini memperlihatkan keseriusan kedua negara dalam menjawab tantangan pangan masa depan.

Transfer teknologi, pertukaran praktik terbaik, hingga pengembangan petani muda menjadi elemen penting dalam kerja sama ini. Dukungan Singapura terhadap upaya Indonesia memperkuat sektor pertanian menciptakan ruang inovasi yang luas di tengah perubahan iklim dan dinamika global.

Kunjungan kenegaraan ini juga mempertegas arah baru diplomasi Indonesia, yang kini makin berfokus pada kerja sama produktif dan berorientasi pada peningkatan kapasitas nasional di sektor strategis seperti pangan dan teknologi.(*)

Tags: Andi Amran Sulaimandiplomasi ekonomiGrace FuJuni 2025keamanan pangankerja sama bilateralketahanan panganLawrence WongLeaders’ Retreat SingapuraMoU pertanianParliament Housepetani mudaPrabowo Subiantosertifikat sanitasi panganSingapurateknologi pertaniantransfer teknologiurban farming
Post Sebelumnya

Pemerintah Bangun Tol Sekaligus Tanggul Laut Lindungi Warga Pesisir Semarang

Post Selanjutnya

Islamabad Tegaskan Tidak Janji Serang Israel

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Ilustrasi Nilai Tukar Rupiah (Ist)

Mencuat Nama Misbakhun sebagai Calon Ketua OJK, Rupiah Kian Tertekan

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Kurang familiar di kalangan investor, nama Misbakhun membuat nilai rupiah melemah. Nilai tukar rupiah konsisten melemah terhadap dolar AS hingga akhir...

Kolase foto dokumen resmi "Epstein Files" dan tangkapan layar video viral Gabriela Rico Jimenez pada 2009. Rilis terbaru 3 juta halaman berkas dari Departemen Kehakiman AS kembali memicu perdebatan publik mengenai kebenaran tudingan sang model terkait praktik menyimpang di lingkaran elite global. (Foto: Istimewa)

Dibalik ‘Epstein Files’ 2026: Teka-teki Hilangnya Gabriela Jimenez yang Pernah Bongkar Rahasia Elite

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Departemen Kehakiman AS menegaskan bahwa pembukaan Epstein Files merupakan mandat undang-undang melalui Epstein Transparency Act, dengan tujuan membuka akses publik...

Presiden Donald Trump terlihat meninggalkan Gedung Putih setelah menandatangani "Undang-Undang Penghentian Semua Perdagangan Fentanyl yang Mematikan," selama upacara di Ruang Timur Gedung Putih, 16 Juli 2025, di Washington. Andrew Caballero-Reynolds/AFP via Getty Images

Isi Dokumen FBI Terbaru Donald Trump di Epstein Files Tanpa Bukti Kriminal

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Todd Blanche kembali menegaskan bahwa tidak ada satu pun dokumen dalam rilis ini yang menyimpulkan Donald Trump melakukan tindakan kriminal...

Video anak Menkeu Yudo Saewa soal ciri orang miskin viral. (TikTok @yudosadewa)

Bikin Gaduh Karena Inisial ‘SM’, Yudo Sadewa Kena ‘Semprot’ Netizen Akibat Minim Literasi Dokumen

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Namun, penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa pencantuman nama mantan Menteri Keuangan RI itu tidak berkaitan dengan kejahatan seksual Epstein, melainkan...

Post Selanjutnya
Islamabad Tegaskan Tidak Janji Serang Israel

Islamabad Tegaskan Tidak Janji Serang Israel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.