EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS EKONOMI
Sri Mulyani: Risiko Global Naik, Stimulus Jadi Strategi Kunci

Sumber dok. Pertanian

Kementan: Pupuk Subsidi Siap Ditebus, Produksi Pangan Bisa Meningkat

Kementerian Pertanian menegaskan stok pupuk subsidi nasional masih sangat mencukupi dan meminta para petani segera menebus pupuknya demi keberhasilan musim tanam kedua tahun ini.

Agus DJ oleh Agus DJ
18 Juni 2025
Kategori EKONOMI, NASIONAL, PERTANIAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Memasuki musim tanam kedua tahun ini, Kementerian Pertanian (Kementan) mengimbau para petani di seluruh Indonesia agar mengoptimalkan penggunaan pupuk bersubsidi. Langkah ini ditujukan untuk terus menjaga momentum peningkatan produksi pangan nasional.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Dirjen PSP) Andi Nur Alam Syah menyampaikan imbauan tersebut dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (17/6/2025). Ia menekankan pentingnya pemanfaatan subsidi pupuk yang telah disiapkan pemerintah.

“Kementan terus memastikan terepenuhinya kebutuhan para petani untuk terus berproduksi. Secara khusus kami mengimbau kepada para petani untuk mengoptimalkan musim tanam kali ini dengan penggunaan pupuk bersubsidi yang telah dipersiapkan pemerintah,” terang Andi.

Kementan mencatat bahwa hingga 13 Juni 2025, realisasi penyaluran pupuk subsidi telah mencapai 35,32 persen, atau sekitar 3,37 juta ton dari total alokasi nasional sebesar 9,55 juta ton. Dengan demikian, ketersediaan pupuk secara nasional masih sangat mencukupi.

Hal ini menjadi peluang bagi para petani untuk menebus pupuk subsidi sesuai dengan kebutuhan pertanaman mereka di musim tanam kedua.

Berita Menarik Pilihan

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

Akses Pupuk Subsidi Semakin Mudah

Selain ketersediaan yang cukup, Kementan juga memastikan bahwa mekanisme distribusi pupuk kini jauh lebih mudah diakses. Petani hanya perlu menunjukkan identitas diri di kios resmi.

“Kami mengajak seluruh petani penerima pupuk subsidi yang terdaftar dalam e-RDKK untuk segera menebus pupuknya. Jangan ditunda. Stok tersedia, akses mudah. Ini momen penting untuk mendukung keberhasilan musim tanam kedua,” tegas Andi.

Kemudahan ini, lanjutnya, merupakan bagian dari reformasi tata kelola pupuk subsidi yang terus diperkuat melalui Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025.

Regulasi tersebut mengedepankan prinsip distribusi 7T: tepat waktu, tepat jumlah, tepat jenis, tepat tempat, tepat mutu, tepat harga, dan tepat sasaran.

”Salah satu pilar utama reformasi ini adalah pemanfaatan sistem e-RDKK yang terus diperbarui, saat ini diberi kesempatan memperbarui data kebutuhan pupuk di eRDKK di tahun berjalan, sehingga petani yang belum terdaftar dapat terdata dan terdaftar dalam sistem,” jelas Andi.

Pengawasan Ketat, Petani Dilindungi

Dalam upaya menjaga integritas distribusi pupuk subsidi, Kementan mendorong kolaborasi aktif seluruh pihak, termasuk PT Pupuk Indonesia (Persero), masyarakat, dan petani.

Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025 menugaskan PT Pupuk Indonesia untuk menjamin ketersediaan dan distribusi pupuk subsidi hingga ke titik serah (kios resmi) sesuai dengan wilayah alokasi.

Masyarakat juga diimbau untuk melapor apabila menemukan agen atau distributor yang menyulitkan akses terhadap pupuk subsidi atau melakukan pelanggaran.

“Kami tidak segan menindak tegas agen-agen nakal, termasuk mencabut izin usahanya. Petani berhak mendapatkan layanan yang adil dan transparan,” tegas Andi Nur.

Komitmen Menteri Pertanian

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam kesempatan berbeda kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk melindungi petani dari berbagai penyimpangan distribusi pupuk.

“Jangan ada yang bermain-main dengan pupuk. Petani adalah tulang punggung ketahanan pangan kita. Negara hadir untuk memastikan mereka bisa bertanam dengan tenang,” ujar Mentan Amran.

Dengan sistem yang lebih efisien dan stok yang masih mencukupi, pemerintah menilai musim tanam kedua ini sebagai peluang besar untuk meningkatkan hasil produksi pangan nasional.

Kementerian Pertanian menunjukkan komitmen kuat untuk memastikan distribusi pupuk subsidi berjalan sesuai harapan. Regulasi yang diperbarui dan akses yang lebih mudah menjadi langkah konkret pemerintah dalam mendukung petani.

Musim tanam kedua 2025 diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat ketahanan pangan. Ketersediaan pupuk yang cukup besar membuka ruang luas bagi petani dalam meningkatkan produktivitasnya.

Kolaborasi seluruh pihak, termasuk masyarakat dan lembaga terkait, menjadi krusial untuk menjaga transparansi dan keadilan distribusi. Pemerintah telah menegaskan akan bertindak tegas terhadap setiap bentuk penyimpangan.(*)

Tags: 7TAndi Nur Alam Syahdistribusi pupuke-RDKKKementerian Pertanianketahanan pangankios resmiMentan Andi Amran Sulaimanmusim tanam keduaPeraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025petani IndonesiaPT Pupuk Indonesiapupuk subsidireformasi pupuk subsidi.tebus pupuk
Post Sebelumnya

Raja Ampat Aman Dikunjungi, Kemenpar Pastikan Aktivitas Wisata Berjalan

Post Selanjutnya

Haru Kepulangan Jemaah Nenek 107 Tahun: “Alhamdulillah Semua Bisa Dijalankan”

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

BI berkomitmen memperkuat sinergi dengan Program Asta Cita Pemerintah guna menjaga stabilitas makroekonomi dan menarik investasi asing di tahun 2026. (Foto: Humas BI/Ekoin.co)

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Moody's juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers. Namun demikian, menurut Moody's,...

Pemprov DKI menargetkan angka inflasi Jakarta tahun ini berada di bawah sasaran nasional guna memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah tren pertumbuhan ekonomi yang positif. (Foto: Humas Pemprov DKI/Ekoin.co)

Jurus Klasik Jelang Ramadan: Pramono Obral Target Inflasi Rendah Saat Harga Sembako Mulai ‘Pemanasan’

oleh Noval Verdian
6 Februari 2026
0

Kepala Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, Iwan Setiawan, menyebut pemulihan ekonomi Jakarta sebagai momentum penting setelah perlambatan pada kuartal sebelumnya.

Post Selanjutnya
Haru Kepulangan Jemaah Nenek 107 Tahun: “Alhamdulillah Semua Bisa Dijalankan”

Haru Kepulangan Jemaah Nenek 107 Tahun: "Alhamdulillah Semua Bisa Dijalankan"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.