EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda HIBURAN DESTINASI
Borobudur hingga Lombok Jadi Fokus SDM Pariwisata Baru

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Prof. Ir. Yassierli sepakat bekerja sama dalam mendorong pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) sesuai dengan kebutuhan sektor pariwisata melalui penandatanganan MoU di Gedung Sapta Pesona, Jakarta pada Jumat (20/6/2025). Sumber dok Kemenpar

Borobudur hingga Lombok Jadi Fokus SDM Pariwisata Baru

Kesepakatan ini menjadi komitmen konkret dua kementerian dalam membangun sistem pelatihan dan penempatan kerja yang terstruktur, demi menciptakan tenaga kerja pariwisata yang berdaya saing di destinasi unggulan nasional.

Agus DJ oleh Agus DJ
22 Juni 2025
Kategori DESTINASI, EKONOMI, SOSIAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

 

Jakarta, EKOIN.CO – Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dan Menteri Ketenagakerjaan Prof. Ir. Yassierli sepakat bekerja sama dalam mendorong pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) sesuai dengan kebutuhan sektor pariwisata.

Kesepakatan tersebut diwujudkan dalam penandatanganan nota kesepahaman di Gedung Sapta Pesona, Jakarta pada Jumat (20/6/2025). Kegiatan ini dihadiri pejabat tinggi dari kedua kementerian terkait.

“Hari ini bukan sekadar penandatanganan MoU. Ini adalah komitmen bersama dalam membangun ekosistem pariwisata yang lebih adil dan berdaya saing dengan dukungan Kementerian Ketenagakerjaan,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana.

Menurutnya, tenaga kerja pariwisata menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten. Hingga akhir tahun 2024, jumlahnya mencapai 25 juta orang, meningkat dibandingkan sebelum pandemi pada 2019.

Berita Menarik Pilihan

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Saat ini, lebih dari 50 persen tenaga kerja pariwisata terkonsentrasi di tiga provinsi utama, seluruhnya di Pulau Jawa yakni Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

Fokus Penguatan Wilayah Prioritas

Tenaga kerja pariwisata akan banyak dibutuhkan di destinasi dengan sektor pariwisata paling berkembang. Sebagaimana tertuang dalam RPJMN 2025–2029, terdapat 10 Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) dan 3 Destinasi Regeneratif.

“Untuk itu, kita perlu memastikan penyediaan tenaga kerja pariwisata yang cukup dan kompeten di berbagai daerah, seiring dengan pengembangan destinasi pariwisata nasional di seluruh penjuru Indonesia,” kata Menteri Pariwisata.

Pada tahap awal, sinergi keduanya akan menyentuh daerah Danau Toba, Sumatra Utara; Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur; Borobudur, Jawa Tengah dan Prambanan, D.I. Yogyakarta; serta Lombok-Gili Tramena, Nusa Tenggara Barat.

Setiap SDM pariwisata, dari Medan hingga Lombok, nantinya dapat memiliki akses pelatihan, sertifikasi, dan peluang kerja yang nyata.

“Kami berharap ini menjadi titik awal dari kolaborasi yang terstruktur, berkelanjutan, dan berdampak luas, bukan hanya bagi pembangunan sektor pariwisata, tetapi juga bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia,” ujar Menteri Pariwisata.

Sinergi Lembaga Vokasi dan Data

Menteri Ketenagakerjaan, Prof. Ir. Yassierli, mengatakan sinergi ini diharapkan dapat memetakan kebutuhan serapan tenaga kerja pariwisata di destinasi yang menjadi fokus pengembangan sesuai RPJMN 2025–2029.

Ia juga berharap akan tercipta lapangan kerja baru yang bisa langsung diserap oleh industri pariwisata nasional.

Kemenaker sendiri memiliki empat Balai Pengembangan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) yang memiliki kejuruan pariwisata. Sehingga bisa disinergikan dengan Politeknik Pariwisata di bawah naungan Kementerian Pariwisata.

“Ini merupakan kesempatan atau momentum yang sangat baik untuk kita berkolaborasi,” kata Yassierli.

Dalam waktu dekat, keduanya sepakat membuka ruang forum group discussion, sebagai upaya pemetaan langkah dalam menyusun kebijakan atau strategi yang tepat.

Ruang Lingkup Kerja Sama

Adapun kerja sama antara kedua kementerian meliputi pengembangan kapasitas sumber daya manusia dan kelembagaan sektor pariwisata; pertukaran data dan informasi; fasilitasi penempatan tenaga kerja dan perluasan kesempatan kerja di sektor pariwisata; dan kerja sama atau kegiatan lainnya sesuai tugas dan fungsi yang disepakati para pihak.

Dalam kesempatan tersebut, terjalin juga penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata, Diah M. Paham dengan Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan, Agung Nur Rohmad.

Turut mendampingi Menteri Pariwisata, Sekretaris Utama Kementerian Pariwisata, Bayu Aji; serta pejabat eselon II di lingkungan Kementerian Pariwisata.

Hadir pula, Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer; serta pejabat eselon I dan II di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.

Sinergi antara Kementerian Pariwisata dan Kementerian Ketenagakerjaan menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun sektor pariwisata secara berkelanjutan dan inklusif. Langkah ini menjawab tantangan ketimpangan distribusi tenaga kerja dan kualitas SDM antar wilayah.

Dengan dimulainya program pelatihan dan sertifikasi yang berbasis wilayah prioritas, diharapkan tenaga kerja dari berbagai daerah memiliki daya saing yang lebih baik. Peningkatan kapasitas ini juga menjadi jembatan untuk perluasan kesempatan kerja di berbagai sektor pendukung pariwisata.

Kolaborasi dua kementerian ini tidak hanya mendukung pengembangan destinasi wisata, tetapi juga memperkuat peran pariwisata dalam perekonomian nasional melalui penciptaan lapangan kerja yang layak dan produktif.(*)

Tags: Agung Nur RohmadBorobudurBPVPDanau Tobadestinasi prioritasDiah M. PahamGedung Sapta PesonaImmanuel Ebenezer.Kementerian KetenagakerjaanKementerian Pariwisatakerja sama pemerintahLabuan BajoLombokMoUpelatihan vokasipoliteknik pariwisataPrambananRPJMN 2025–2029SDM pariwisatatenaga kerjaWidiyanti Putri WardhanaYassierli
Post Sebelumnya

Prabowo Dorong Kesejahteraan Desa Lewat Koperasi

Post Selanjutnya

Harga Sayur Meroket Dampak Demo Truk

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

BI berkomitmen memperkuat sinergi dengan Program Asta Cita Pemerintah guna menjaga stabilitas makroekonomi dan menarik investasi asing di tahun 2026. (Foto: Humas BI/Ekoin.co)

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Moody's juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers. Namun demikian, menurut Moody's,...

Post Selanjutnya
Harga Sayur Meroket Dampak Demo Truk

Harga Sayur Meroket Dampak Demo Truk

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.