EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Indonesia Inisiasi 9 Platform Riset Regional di Forum Sains ASEAN

Sumber dok BRIN

Indonesia Inisiasi 9 Platform Riset Regional di Forum Sains ASEAN

Pertemuan AMMSTI 2025 di Jakarta menjadi ajang bagi Indonesia menunjukkan kepemimpinan riset regional melalui sembilan platform kolaborasi strategis, dengan harapan memperkuat posisi ASEAN dalam peta inovasi global.

Agus DJ oleh Agus DJ
24 Juni 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERTANIAN, TEKNOLOGI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Indonesia melalui Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memanfaatkan momentum pertemuan ASEAN Ministerial Meeting on Science, Technology, and Innovation (AMMSTI) 2025 untuk memperluas kolaborasi riset regional dan global. Pertemuan puncak ini digelar di Jakarta pada Jumat, 20 Juni 2025, dan menjadi bagian dari rangkaian ASEAN Committee on Science, Technology and Innovation (COSTI) yang berlangsung sejak 16 Juni.

Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko, dalam pernyataannya menegaskan bahwa Indonesia tidak hanya bertindak sebagai tuan rumah, tetapi juga sebagai penggerak utama inisiatif strategis riset kawasan. “Kita tidak ingin hanya menyelenggarakan acara seremonial, tetapi juga menghadirkan inisiatif konkret yang berdampak jangka panjang,” ujar Handoko, Jumat (20/6) di Gedung B.J. Habibie, Jakarta.

Dalam forum tersebut, Indonesia mengusulkan sembilan platform kolaborasi riset strategis yang terbuka bagi seluruh negara ASEAN, termasuk Timor-Leste sebagai observer. Hadir pula mitra dialog utama seperti Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, Australia, Uni Eropa, dan Amerika Serikat.

Platform tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari riset prasejarah, biodiversitas laut dan darat, hingga pengembangan teknologi antariksa dan nuklir. Selain itu, ditawarkan pula kerja sama dalam riset pisang sebagai pangan masa depan serta biologi struktural untuk pengembangan obat presisi.

Menurut Handoko, efektivitas kolaborasi regional dinilai mampu meningkatkan efisiensi anggaran riset secara signifikan. “Dengan kolaborasi, satu rupiah bisa bernilai dua hingga tiga kali lipat. Indonesia bukan hanya penerima, tetapi juga negara donor,” tegasnya.

Berita Menarik Pilihan

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

Dua Gerhana Matahari Terjadi pada 17 Februari dan Agustus 2026, Total dan Cincin Api

Dorong Efisiensi dan Sinergi Kawasan

Lebih lanjut, Handoko menyatakan bahwa platform kolaborasi tersebut merupakan respons atas tantangan bersama kawasan Asia Tenggara. “Permasalahan seperti perubahan iklim, konservasi keanekaragaman hayati, dan polusi laut itu lintas batas. Tidak bisa diselesaikan sendiri,” ungkapnya.

Ia mencontohkan citra satelit Indonesia yang mencakup wilayah negara tetangga, seperti Filipina dan Malaysia. Menurutnya, kerja sama semacam ini jauh lebih efisien daripada setiap negara harus mengembangkan sistem pemantauan sendiri. “Daripada Filipina atau Malaysia bikin sendiri, lebih baik kita berbagi,” jelasnya.

BRIN pun menegaskan bahwa tidak ada kuota partisipasi dalam platform ini. Namun, Indonesia memberikan prioritas bagi peneliti dari negara ASEAN sebagai bentuk komitmen kolaboratif yang terbuka.

Platform ini diharapkan bisa menjadi jembatan ilmiah yang mempertemukan kepakaran dari berbagai negara, terutama dalam pemanfaatan teknologi mutakhir seperti drone, satelit, hingga sistem observasi bumi berbasis AI.

Handoko juga menekankan pentingnya sinergi sektor pangan dan kesehatan antarnegara ASEAN. “Malaysia kuat di kelapa sawit, Thailand di hortikultura, sementara Indonesia di tanaman pangan. Sinergi ini akan memperkuat ketahanan regional,” tandasnya.

Kekayaan Regional Sebagai Fondasi Inovasi

Dengan mengedepankan prinsip berbagi dan sinergi, Indonesia mengajak semua pihak untuk memanfaatkan kekayaan biodiversitas Asia Tenggara sebagai modal bersama. “Kita punya kekayaan yang luar biasa, dari daratan hingga laut, itu bisa jadi kekuatan kolektif,” kata Handoko.

Riset bersama dalam bidang keanekaragaman hayati diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan, mempercepat penciptaan produk kesehatan berbasis sumber daya lokal, dan menjaga keberlanjutan lingkungan di tengah ancaman perubahan iklim.

BRIN juga menyebutkan bahwa infrastruktur riset Indonesia siap menopang kolaborasi tersebut. Laboratorium, pusat observasi, dan fasilitas pemantauan telah tersedia dan dapat diakses bersama negara mitra dalam kerangka kerja sama yang disepakati.

Sebagai penutup, Indonesia mengajak ASEAN dan mitra global untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi menjadi bagian dari penciptanya. Hal ini dinilai penting agar kawasan mampu berdikari secara ilmiah di tengah kompetisi global.

Pertemuan AMMSTI 2025 di Jakarta menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menunjukkan perannya sebagai pemimpin dalam kolaborasi riset ASEAN. Dengan menawarkan sembilan platform kolaboratif lintas sektor, Indonesia berupaya mempertemukan kepakaran regional untuk menjawab tantangan global secara bersama-sama.

Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko, menekankan pentingnya efisiensi melalui kerja sama. Ia menilai bahwa platform ini bukan hanya mempererat hubungan antarnegara, tetapi juga mampu mendongkrak nilai investasi riset dengan pendekatan berbagi sumber daya. Dalam kondisi terbatas, kolaborasi menjadi kunci keberhasilan inovasi kawasan.

Dengan semangat terbuka, BRIN mengajak semua negara ASEAN dan mitra dialog untuk berkontribusi aktif. Penekanan pada riset berbasis biodiversitas, pangan masa depan, dan teknologi pemantauan menjadi fondasi menuju ketahanan dan kemandirian kawasan. Indonesia berharap semangat ini dapat menjalar sebagai kultur baru riset regional yang berkelanjutan.(*)

Tags: AMMSTI 2025ASEANbiodiversitasBRINCOSTIdroneinovasiJakartaJepangkerja sama internasionalKorea SelatanLaksana Tri Handokoobat presisipangan masa depanplatform risetriset kolaboratifsatelitteknologi antariksaTimor-LesteUni Eropa
Post Sebelumnya

Korupsi Plaza Klaten Rp10,2 Miliar, Kejati Jateng Tahan Mantan Kabid Perdagangan DPKUKM 

Post Selanjutnya

GDUFS Siap Sambut Peneliti Indonesia Lewat Program Riset

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Dua Gerhana Matahari Terjadi pada Februari dan Agustus 2026, Total dan Cincin Api

Dua Gerhana Matahari Terjadi pada 17 Februari dan Agustus 2026, Total dan Cincin Api

oleh Akmal Solihannoer
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Tahun 2026 akan diwarnai oleh dua fenomena astronomi berupa gerhana matahari yang terjadi pada Februari dan Agustus....

Kolase foto dokumen resmi "Epstein Files" dan tangkapan layar video viral Gabriela Rico Jimenez pada 2009. Rilis terbaru 3 juta halaman berkas dari Departemen Kehakiman AS kembali memicu perdebatan publik mengenai kebenaran tudingan sang model terkait praktik menyimpang di lingkaran elite global. (Foto: Istimewa)

Dibalik ‘Epstein Files’ 2026: Teka-teki Hilangnya Gabriela Jimenez yang Pernah Bongkar Rahasia Elite

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Departemen Kehakiman AS menegaskan bahwa pembukaan Epstein Files merupakan mandat undang-undang melalui Epstein Transparency Act, dengan tujuan membuka akses publik...

Presiden Donald Trump terlihat meninggalkan Gedung Putih setelah menandatangani "Undang-Undang Penghentian Semua Perdagangan Fentanyl yang Mematikan," selama upacara di Ruang Timur Gedung Putih, 16 Juli 2025, di Washington. Andrew Caballero-Reynolds/AFP via Getty Images

Isi Dokumen FBI Terbaru Donald Trump di Epstein Files Tanpa Bukti Kriminal

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Todd Blanche kembali menegaskan bahwa tidak ada satu pun dokumen dalam rilis ini yang menyimpulkan Donald Trump melakukan tindakan kriminal...

Post Selanjutnya
GDUFS Siap Sambut Peneliti Indonesia Lewat Program Riset

GDUFS Siap Sambut Peneliti Indonesia Lewat Program Riset

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.