EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS EKONOMI
Gmail Turun, ProtonMail Naik: Tren Baru Layanan Email di Eropa

Gmail Turun, ProtonMail Naik: Tren Baru Layanan Email di Eropa

Warga Eropa mulai meninggalkan layanan digital Amerika akibat kedekatan perusahaan teknologi dengan pemerintahan Trump.

Irvan oleh Irvan
25 Juni 2025
Kategori EKONOMI, INTERNASIONAL, TEKNOLOGI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co – Ketegangan politik antara Eropa dan Amerika Serikat memicu pergeseran besar dalam preferensi digital warga Eropa. Kian banyak pengguna di Benua Biru yang meninggalkan layanan digital buatan Silicon Valley seperti Gmail, Starlink, hingga Instagram, seiring kedekatan para bos teknologi AS dengan pemerintahan Presiden Donald Trump.

Fenomena ini turut mendongkrak popularitas platform digital buatan Eropa. Layanan seperti Ecosia, ProtonMail, dan sistem operasi Android versi non-Google mulai dilirik oleh masyarakat yang sebelumnya tidak terlalu peduli soal pelindungan data pribadi maupun dominasi perusahaan teknologi Amerika.

“Permasalahannya adalah perusahaan AS menguasai semua. Sebelumnya, hanya orang yang awas soal pelindungan data pribadi yang mencari layanan internet alternatif. Kini, orang yang sadar politik ikut serta,” ujar Michael Wirths, pendiri Topio, seperti dilansir Reuters, Selasa (24/6/2025).

Topio merupakan organisasi yang membantu warga Eropa menginstal sistem operasi Android bebas Google di ponsel mereka. Langkah ini menjadi salah satu bentuk nyata perlawanan terhadap dominasi teknologi asal AS yang dianggap mengancam kedaulatan digital kawasan.

Data dari Similarweb menunjukkan bahwa Ecosia, mesin pencari buatan Jerman, mengalami lonjakan pencarian hingga 27 persen. Meski begitu, jumlah kunjungan Ecosia di 27 negara Uni Eropa hanya mencapai 122 juta, jauh tertinggal dari Google yang mencapai 10,3 miliar.

Berita Menarik Pilihan

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Meski secara volume masih terpaut jauh, Ecosia menyebut tren ini sebagai angin segar. “Makin buruk makin baik buat kami,” kata Christian Kroll, pendiri Ecosia. Menurutnya, kesadaran politik mendorong warga untuk mencari alternatif dari produk dominan seperti Google atau Bing.

Di bidang email, ProtonMail yang berbasis di Swiss mencatat pertumbuhan pengguna sebesar 11,7 persen. Di saat bersamaan, Gmail kehilangan pangsa pasar sebesar 1,9 persen dan kini tercatat menguasai sekitar 70 persen pengguna email di Eropa.

Maria Farrell, seorang ahli internet asal Inggris, menggambarkan pergeseran ini sangat terasa di kehidupan sehari-hari. “Orang biasa, yang biasanya tidak pernah peduli soal layanan buatan AS yang mereka pakai, mulai sadar. Penata rambut saya mulai bertanya ia bisa ganti ke mana,” ungkapnya.

Ketakutan tersebut diperparah oleh pernyataan dari perusahaan teknologi AS yang menentang regulasi internet Eropa. Meta, induk perusahaan Instagram dan WhatsApp, menyebut aturan Digital Service Act (DSA) sebagai bentuk sensor.

DSA sendiri dirancang Uni Eropa untuk mencegah praktik monopoli digital dan mengharuskan perusahaan besar bertanggung jawab atas penyebaran konten ilegal dan ujaran kebencian di platform mereka. Kebijakan ini dinilai sangat ketat oleh pelaku industri digital Amerika.

Sebaliknya, regulasi di AS dinilai lebih longgar namun memberikan kekuasaan luas bagi pemerintah untuk mengakses data pribadi warga asing. Direktur Proyek Pemantauan dan Keamanan dari Pusat Demokrasi dan Teknologi, Greg Nojeim, mengatakan kekhawatiran warga Eropa cukup beralasan.

“Hukum di AS tidak hanya memberikan pemerintah wewenang untuk menggeledah HP siapa saja yang memasuki wilayah AS. Aturan itu juga bisa memaksa data milik warga Eropa yang disimpan oleh perusahaan AS atau dikirim melalui layanan komunikasi AS,” kata Nojeim.

Sebagai bentuk konkret, pemerintah Jerman mulai mengurangi ketergantungan terhadap teknologi asal Amerika. Mereka mulai beralih menggunakan program open-source dan infrastruktur cloud lokal sebagai bagian dari strategi digital nasional.

Pemerintah negara bagian Schleswig-Holstein bahkan mewajibkan seluruh sistem IT publik menggunakan software open-source. Mereka juga memilih layanan internet satelit Eutelsat milik Prancis dibandingkan Starlink yang dimiliki Elon Musk.

Tags: Christian KrollDigital Service ActEcosiaGmailGoogleInstagraminternet Eropakeamanan digitalkedaulatan digitalMetaMichael Wirthsopen-sourceprivasi dataProtonMailSilicon Valleystarlinkteknologi ASTopioUni EropaWhatsApp
Post Sebelumnya

Bahas Penguatan Kemitraan Strategis, Presiden Korea Selatan Telepon Prabowo

Post Selanjutnya

DPRD Desak Pasokan Air Malang Dihentikan

Irvan

Irvan

Berita Terkait

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

Post Selanjutnya
DPRD Desak Pasokan Air Malang Dihentikan

DPRD Desak Pasokan Air Malang Dihentikan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.