EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda POLKUM HUKUM
Bupati Siap Evaluasi Pejabat Terkait Korupsi

Bupati Siap Evaluasi Pejabat Terkait Korupsi

Penggeledahan dilakukan guna mengusut proyek PJU senilai Rp40 miliar. Bupati menyatakan akan menindak pejabat jika terbukti terlibat.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
26 Juni 2025
Kategori HUKUM, POLKUM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Cianjur, EKOIN.CO –
Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, digeledah oleh tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur pada Senin, 23 Juni 2025, sejak pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Langkah ini diambil dalam rangka mengusut dugaan penyimpangan dalam proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) tahun anggaran 2023 dengan nilai kontrak ditaksir mencapai Rp40 miliar.

Tim Kejari Telusuri Dokumen Penting

Penyidik mendatangi sejumlah ruangan di gedung Dishub yang berada di Jalan Raya Bandung. Sejumlah dokumen disita dan dikemas dalam beberapa kardus untuk dibawa ke kantor Kejaksaan sebagai bahan pendalaman penyidikan. Proses ini menjadi bagian dari rangkaian pemeriksaan mendalam terhadap penggunaan anggaran proyek tersebut.

Proyek Terindikasi Fiktif

Kepala Kejaksaan Negeri Cianjur, Kamin, mengungkapkan bahwa terdapat kecurigaan atas pelaksanaan proyek PJU yang diduga tidak pernah terealisasi di lapangan. “Ada dugaan korupsi, termasuk kemungkinan proyek fiktif di sejumlah kecamatan,” ujarnya dalam keterangan pers. Namun, rincian dugaan tersebut masih dalam tahap penelusuran lebih lanjut.

Berita Menarik Pilihan

Resmi Jadi Hakim Konstitusi, Adies Kadir Janji Tak Akan Tangani Perkara terkait Golkar

Nasib Sial Mulyono: Baru Terima Dua Kardus Duit dari Venasius Jenarus

Dukungan Aparat Keamanan

Penggeledahan yang berlangsung hingga hampir tengah hari itu dikawal ketat oleh personel dari Polres Cianjur dan TNI, untuk memastikan proses berjalan aman dan tertib tanpa hambatan dari pihak luar.

Bupati Bereaksi dan Siap Ambil Tindakan

Menanggapi tindakan Kejari tersebut, Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, menyatakan dirinya cukup terkejut. Ia menegaskan komitmennya untuk mengevaluasi seluruh jajaran terkait dan siap melakukan pergantian posisi apabila ditemukan pelanggaran. “Bila benar ada yang terlibat, akan kami tindaklanjuti, termasuk kemungkinan rotasi jabatan,” ucapnya seperti dikutip dari pemberitaan media lokal.

Tahap Awal Penyidikan

Sampai saat ini, belum ada satu pun pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. Proses hukum masih berada pada tahap pengumpulan dokumen dan pemeriksaan terhadap berbagai pihak yang diduga mengetahui atau terlibat dalam pelaksanaan proyek tersebut.

Pemeriksaan 30 Saksi

Sebanyak 30 orang telah dipanggil untuk memberikan keterangan. Mereka terdiri dari pegawai dinas, penyedia jasa, dan pihak-pihak yang mengetahui proses pengadaan PJU tahun anggaran 2023. Penyelidikan ini diharapkan bisa membuka fakta-fakta baru terkait jalannya proyek.

Indikasi Manipulasi Dokumen

Tim penyidik mendalami kemungkinan adanya ketidaksesuaian antara dokumen laporan dengan kondisi di lapangan. Indikasi pengadaan fiktif menjadi salah satu fokus utama dalam pemeriksaan lanjutan.

Komitmen Penegakan Hukum

Kajari Kamin menegaskan bahwa pihaknya akan menjalankan proses penyidikan sesuai prosedur hukum yang berlaku dan tidak akan ragu membawa kasus ini ke tahap penuntutan jika bukti telah dianggap cukup kuat.

Pemkab Jamin Transparansi

Bupati Ferdian menambahkan bahwa Pemkab Cianjur membuka diri terhadap proses hukum dan akan menjamin jalannya pemeriksaan tanpa intervensi. Ia pun meminta semua pihak mendukung upaya penegakan hukum yang dilakukan Kejaksaan.

Antisipasi Kasus Serupa

Sebagai tindak lanjut, Bupati akan memperketat pengawasan terhadap proses pengadaan barang dan jasa di seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Ia meminta agar sistem pelaporan lebih akurat dan bisa dipertanggungjawabkan.

Peringatan Bagi Pejabat

Pihak Kejari dan Pemkab sepakat bahwa kasus ini dapat menjadi peringatan keras bagi pejabat lain agar menjalankan tugas dengan jujur dan profesional. Penindakan tegas terhadap oknum akan menjadi preseden penting dalam tata kelola pemerintahan.

Tidak Ada Intervensi Politik

Kejari memastikan bahwa proses penyelidikan berjalan tanpa tekanan dari pihak manapun. Keberadaan aparat TNI dan Polri juga dimaksudkan untuk menjaga netralitas dan keamanan selama proses berlangsung.

Kerja Sama Antarlembaga

Upaya pengungkapan kasus ini dilakukan atas kerja sama antara Kejari, Polres, dan TNI. Sinergi tersebut diharapkan mempercepat penyelesaian perkara dan memperkuat sistem hukum di daerah.

Masyarakat Diminta Pantau

Pemkab Cianjur mengajak masyarakat untuk turut serta mengawasi proyek-proyek pemerintah agar tidak terjadi penyimpangan. Warga juga diimbau untuk melaporkan indikasi pelanggaran kepada aparat penegak hukum.

Belum Ada Pernyataan dari Kontraktor

Pihak pelaksana proyek atau kontraktor hingga saat ini belum memberikan komentar. Namun mereka diperkirakan akan dimintai keterangan dalam waktu dekat seiring berjalannya proses pemeriksaan.

Media Kawal Proses Hukum

Media lokal seperti Tribunnews dan detikJabar turut memantau perkembangan kasus. Mereka menyajikan laporan langsung dan menyampaikan kutipan resmi dari pihak berwenang agar publik memperoleh informasi akurat.

Audit dan Pemeriksaan Lanjutan

Pemeriksaan teknis proyek akan dilakukan guna memastikan apakah PJU benar-benar terpasang sesuai kontrak. Audit tersebut akan menjadi bukti pendukung penting dalam penguatan dakwaan apabila ditemukan unsur pidana.

Pemerintah Dorong Akuntabilitas

Sebagai bentuk akuntabilitas, Pemkab Cianjur akan mempublikasikan hasil pemeriksaan internal dan mendukung langkah hukum yang ditempuh Kejari. Transparansi tersebut dimaksudkan agar masyarakat tetap percaya pada institusi pemerintahan.


Pengungkapan kasus ini merupakan langkah awal dalam membenahi tata kelola proyek publik di lingkungan Pemkab Cianjur. Kejaksaan harus mengedepankan akurasi dan integritas agar hasil penyidikan bisa dipertanggungjawabkan secara hukum.

Langkah Bupati untuk mengevaluasi dan kemungkinan mengganti pejabat terkait merupakan sikap tegas yang perlu diapresiasi, selama dilakukan berdasar bukti yang sah dan hasil penyelidikan yang valid.

Pemanfaatan sistem pelaporan digital, evaluasi proyek berkala, dan keterlibatan auditor independen bisa menjadi langkah preventif ke depan. Pemerintah daerah perlu memperkuat mekanisme pengawasan sejak awal proses pengadaan.

Kejaksaan dan aparat penegak hukum harus terus menginformasikan perkembangan kasus ini kepada publik sebagai bentuk keterbukaan dan akuntabilitas. Keterlibatan media dan masyarakat sangat penting untuk mengawal proses tersebut.

Kasus ini juga menjadi pengingat bagi seluruh ASN agar senantiasa mengutamakan etika kerja dan menjauhkan diri dari praktik korupsi. Pelanggaran sekecil apapun akan merusak kepercayaan publik terhadap layanan pemerintah. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

 

Tags: aparat penegak hukum.audit proyekBupati FerdianCianjurDishubevaluasi pejabatKejaksaan NegerikorupsipenggeledahanPJU 2023proyek fiktif
Post Sebelumnya

Saatnya Siapkan Dana Pensiun, Jangan Tunggu Tua

Post Selanjutnya

Pemerintah Tutup Tiga Pabrik Baja di Banten

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Resmi Jadi Hakim Konstitusi, Adies Kadir Janji Tak Akan Tangani Perkara terkait Golkar

Resmi Jadi Hakim Konstitusi, Adies Kadir Janji Tak Akan Tangani Perkara terkait Golkar

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Presiden Prabowo Subianto menyaksikan pembacaan sumpah Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Kepada media usai pembacaan...

uru Bicara KPK Budi Prasetyo menunjukkan barang bukti uang tunai senilai Rp1 miliar yang dikemas dalam dua kardus hasil OTT di Kalimantan Selatan, Kamis (5/2/2026).

Nasib Sial Mulyono: Baru Terima Dua Kardus Duit dari Venasius Jenarus

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

KPK mencatat total barang bukti mencapai sekitar Rp1,5 miliar, termasuk dana yang diduga sudah digunakan untuk berbagai keperluan pribadi oleh...

Direktur Pengendalian Operasi (Dirdalops) Jampidsus Kejagung, Muhammad Syarifuddin (tengah), saat memberikan pengarahan kepada para Kajari dan Kasi Pidsus se-Sulawesi Selatan di Makassar, Rabu (4/2/2026).

Jampidsus Ultimatum Jaksa Se-Sulsel: Sekali Kena Hukuman Disiplin, Karier Tamat

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Peringatan tegas itu disampaikan Direktur Pengendalian Operasi (Dirdalops) Jampidsus Kejagung RI, Muhammad Syarifuddin, saat memberikan pengarahan langsung di Baruga Adhyaksa...

Jajaran Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (JAM INTEL) saat acara Penandatanganan Pakta Integritas Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Rabu (4/2/2026). Kejaksaan resmi mengawal proyek pembangunan koperasi di 83.762 desa dengan total anggaran Rp251,28 triliun guna mencegah terjadinya kebocoran anggaran negara di tingkat desa. (Foto: Humas Kejaksaan Agung/Ekoin.co)

Kejagung Kawal Proyek Koperasi Merah Putih Rp251 Triliun, Jamintel Tegaskan Nol Toleransi Penyimpangan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pelaksanaan proyek ini turut melibatkan PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai mitra strategis. Kejaksaan berharap sinergi lintas lembaga dapat memastikan proyek...

Post Selanjutnya
Pemerintah Tutup Tiga Pabrik Baja di Banten

Pemerintah Tutup Tiga Pabrik Baja di Banten

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.