EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA DAERAH
Tsunami 100 Meter Hantam Ambon, 2.300 Tewas

Tsunami 100 Meter Hantam Ambon, 2.300 Tewas

Gelombang tsunami 100 meter datang 15 menit pascagempa. Longsor dasar laut menjadi pemicu utama bencana ini.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
27 Juni 2025
Kategori DAERAH, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

AMBON EKOIN.CO – Peristiwa gempa bumi disertai tsunami besar mengguncang Pulau Ambon bagian utara pada malam hari, Sabtu, 17 Februari 1674. Dalam catatan sejarah, gelombang yang mencapai ketinggian hingga 100 meter itu tercatat sebagai tsunami paling dahsyat yang pernah terjadi di Indonesia. Lebih dari 2.300 orang dilaporkan tewas dalam bencana yang menghancurkan permukiman sepanjang pesisir.

Guncangan Malam Hari Picu Kepanikan

Sekitar pukul 19.30 hingga 20.00 waktu setempat, warga merasakan getaran hebat yang datang tiba-tiba. Guncangan tersebut menggoyang rumah-rumah dan merobohkan bangunan batu. Di beberapa lokasi, suara dentingan lonceng gereja berbunyi tanpa disentuh, menambah kepanikan warga yang berhamburan keluar rumah.

Warga Melihat Air Naik Cepat ke Daratan

Tidak berselang lama setelah gempa, air laut mulai bergerak tak biasa. Beberapa saksi mengungkapkan, gelombang tinggi yang bercampur lumpur dan kotoran menyapu masuk ke daratan. Deru gelombang terdengar seperti ledakan besar. Dalam hitungan menit, desa-desa di pesisir hancur lebur tersapu arus air yang sangat kuat.

Tinggi Gelombang Mencapai Puncak Bukit

Catatan naturalis Jerman, Georg Eberhard Rumphius, menyebutkan bahwa tsunami menghantam pantai utara Ambon dan menimbulkan kerusakan masif. Ia mendeskripsikan bagaimana gelombang menutupi hampir seluruh lereng bukit pantai dan menjangkau wilayah jauh ke daratan. Menurutnya, tinggi air mencapai 90 hingga 110 meter, berdasarkan ketinggian yang dicapai air di sekitar bukit.

Desa-Desa Pesisir Hilang Disapu Air

Wilayah antara Lima dan Hila menjadi salah satu titik kehancuran terbesar. Dalam waktu kurang dari 15 menit setelah gempa, permukiman di sana lenyap tertelan air. Banyak warga tidak sempat menyelamatkan diri. Ratusan keluarga hilang bersama rumah mereka, hanyut ke laut atau terkubur reruntuhan.

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Longsor Dasar Laut Jadi Penyebab Utama

Penelitian modern mengungkapkan bahwa bencana itu tidak sepenuhnya diakibatkan oleh gempa. Para ahli menduga, longsor bawah laut di kawasan pantai utara Ambon menjadi pemicu utama terjadinya tsunami setinggi itu. Dengan volume longsoran mencapai sekitar 1 km³, kekuatan dorongan terhadap massa air laut diperkirakan cukup besar untuk menciptakan gelombang ekstrem.

Variasi Dampak di Tiap Wilayah

Ketinggian tsunami tidak merata di seluruh pesisir. Di Hitu Lama, air laut hanya naik sekitar 3 hingga 5 meter, sementara di Larike, gelombang tercatat kurang dari satu meter. Namun, di antara desa Lima dan Hila, gelombang justru menjulang luar biasa tinggi. Ini menunjukkan karakter lokal dari tsunami yang disebabkan oleh longsoran bawah laut.

Deskripsi Bau Busuk dan Warna Air

Para saksi mata menggambarkan bahwa air tsunami berwarna keruh dan berbau sangat busuk. Lumpur, batu, dan kayu terbawa bersama gelombang. Di beberapa lokasi, sumur sempat menyemburkan pasir bercampur air berwarna kebiruan dari dalam tanah sesaat setelah gempa mengguncang.

Rumphius Saksi Bencana: “Seperti Hari Kiamat”

Georg Eberhard Rumphius, yang tinggal di Ambon pada masa itu, mencatat pengalaman horor tersebut dalam dokumen berjudul True History of the Terrible Earthquake. Ia menggambarkan suasana setelah gempa sebagai pemandangan mengerikan, seperti akhir zaman. Ia menyaksikan banyak mayat bergelimpangan, reruntuhan rumah terbakar, dan air masih merembes masuk dari laut.

Bangunan Kolonial Roboh, Korban Eropa dan Cina Jatuh

Beberapa bangunan batu peninggalan kolonial Belanda tidak mampu menahan guncangan. Bangunan-bangunan itu ambruk, menjebak orang-orang di dalamnya. Tidak hanya warga lokal, korban juga berasal dari kalangan Eropa dan komunitas Tionghoa yang tinggal di kawasan Benteng Victoria dan sekitarnya.

Gempa Magnitudo Kecil, Dampak Sangat Besar

Gempa yang memicu bencana itu diperkirakan berkekuatan 6,8 magnitudo. Angka ini tidak tergolong besar dalam skala seismik modern, namun dampaknya sangat menghancurkan karena longsoran dasar laut yang menyertainya. Para ilmuwan menegaskan bahwa bencana tsunami yang dihasilkan justru lebih ekstrem dari kekuatan gempanya.


Pola Tsunami Lokal Mirip Palu 2018

Kondisi serupa pernah terjadi di Palu pada 2018 dan Flores pada 1992. Dalam dua peristiwa itu, gempa memicu longsor bawah laut yang menghasilkan tsunami besar dan lokal. Hal ini menjadi pelajaran bahwa potensi bahaya tsunami bisa jauh lebih besar saat terjadi kombinasi faktor geologis.

Analisis Model Perkuat Dugaan Longsor

Simulasi komputer yang dilakukan oleh para peneliti memperkuat teori bahwa longsor bawah laut menjadi penyebab utama gelombang ekstrem tersebut. Model tsunami menunjukkan bahwa volume longsoran sebesar 1 km³ cukup untuk menciptakan gelombang setinggi 100 meter di sepanjang pantai utara Ambon.

Perlu Waspadai Ancaman Serupa di Masa Depan

Wilayah Indonesia yang dikelilingi gunung api bawah laut dan zona subduksi perlu mewaspadai bahaya serupa. Pengetahuan tentang longsor laut masih terbatas, padahal dampaknya bisa sangat mematikan. Ambon menjadi contoh nyata dari potensi bencana luar biasa yang datang tiba-tiba.

Kutipan Tokoh

Georg Eberhard Rumphius mencatat:

“Kurang dari 15 menit setelah gempa, desa-desa antara Lima dan Hila dihantam gelombang mencapai sekitar 90–110 meter.”

Pemerintah daerah bersama warga perlu meningkatkan kesadaran akan potensi tsunami lokal akibat longsor bawah laut.
Pendidikan kebencanaan sebaiknya dimasukkan dalam kurikulum sekolah, terutama di wilayah rawan bencana.
Pembangunan rumah dan infrastruktur pesisir perlu mempertimbangkan zona aman dari tsunami.
Pemasangan alat deteksi pergerakan tanah dan sistem peringatan dini harus menjadi prioritas.
Simulasi evakuasi secara rutin bisa menyelamatkan banyak jiwa jika bencana terjadi kembali.

Peristiwa tsunami Ambon 1674 menjadi bukti bahwa kekuatan alam bisa menghancurkan dalam waktu sangat singkat.
Meskipun gempa tergolong tidak besar, efek dari longsor dasar laut terbukti bisa melipatgandakan daya rusaknya.
Sejarah mencatat lebih dari dua ribu nyawa hilang dalam satu malam akibat bencana tersebut.
Penting bagi masyarakat dan pemerintah untuk terus mempelajari dan bersiap menghadapi bencana alam.
Langkah pencegahan dan mitigasi tidak hanya menyelamatkan harta, tetapi juga menjaga nyawa generasi masa depan.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

 

Tags: desa hilanggelombang 100 metergempa 6.8 Mkorban jiwa 2300longsor lautmitigasi tsunamipantai utara Ambon.Rumphiussejarah bencanatsunami ambon 1674
Post Sebelumnya

Pindah Alamat Kota Sama Tak Butuh SKPWNI

Post Selanjutnya

Rahasia dan Sejarah Piramida Mesir Kuno

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
Rahasia dan Sejarah Piramida Mesir Kuno

Rahasia dan Sejarah Piramida Mesir Kuno

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.