EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM EDUKASI
Pemerintah Gandeng Industri Kesehatan Kembangkan Riset Terapan

Sumber dok kemdiktisaintek.go.id

Pemerintah Gandeng Industri Kesehatan Kembangkan Riset Terapan

Kolaborasi antara Kemdiktisaintek dan Kalbe Farma melalui RKSA 2025 memperkuat sinergi riset dan industri kesehatan dengan mengutamakan inovasi berbasis kecerdasan buatan serta pendanaan riset yang relevan bagi kebutuhan masyarakat.

Agus DJ oleh Agus DJ
28 Juni 2025
Kategori EDUKASI, KESEHATAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi menandatangani perjanjian kerja sama strategis dengan PT Kalbe Farma Tbk. (Kalbe) pada Senin, 16 Juni 2025, di Kalbe Innovation Center, Jakarta.

Acara penandatanganan dihadiri langsung oleh Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan, Fauzan Adziman, beserta jajarannya. Dalam kesempatan itu, disepakati fokus kerja sama pada pembinaan talenta, kolaborasi riset, dan hilirisasi hasil pengembangan.

Dirjen Fauzan menekankan bahwa kolaborasi dengan industri seperti Kalbe penting untuk menjembatani dunia riset dan kebutuhan pasar. Ia menyatakan, “Kemitraan seperti ini merupakan pondasi penting dalam menciptakan ekosistem riset yang berdampak nyata.”

Ia menambahkan, diperlukan konektivitas berkelanjutan antara institusi riset dan pelaku industri agar inovasi tidak berhenti di laboratorium. Menurutnya, pendekatan itu akan mempercepat pemanfaatan hasil penelitian untuk kebutuhan masyarakat luas.

Kolaborasi tersebut sejalan dengan agenda penguatan ekosistem inovasi nasional, khususnya dalam industri kesehatan. Kemdiktisaintek turut mendukung penyelenggaraan Ristek Kalbe Science Awards (RKSA) 2025, sebagai bagian implementasi awal kerja sama.

Berita Menarik Pilihan

JANGAN SAMPAI GAGAL! Panduan Lengkap Registrasi Akun Siswa SNBP 2026: Hindari 5 Kesalahan Fatal Ini

Makan Durian Bersamaan Minuman Soda Berbahaya? Ini Penjelasan Ilmiahnya

RKSA Sebagai Wujud Komitmen Industri

Presiden Direktur Kalbe, Irawati Setiady, menyampaikan bahwa RKSA merupakan bentuk konkret kontribusi sektor industri terhadap pengembangan riset nasional. Ia menegaskan, ajang ini tidak sekadar penghargaan, namun ruang nyata untuk hilirisasi riset.

“Sejak diluncurkan pada 2008, RKSA senantiasa berupaya menjembatani dunia akademik dan industri. Program ini hadir agar riset tidak berhenti di tataran akademik saja,” ujar Irawati dalam sambutannya.

RKSA memberikan pendanaan kepada peneliti Indonesia di bidang sains dan teknologi kesehatan. Tujuannya agar hasil riset dapat dikembangkan menjadi solusi yang aplikatif dan berdampak luas.

Irawati menyoroti pentingnya model pentaheliks, yakni sinergi antara akademisi, pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan media, sebagai strategi utama dalam membangun inovasi nasional yang berkelanjutan.

“Melalui kerja sama ini, kami ingin menciptakan ekosistem riset dan pengembangan yang semarak, produktif, dan berorientasi pada solusi,” lanjutnya menjelaskan posisi Kalbe dalam kolaborasi tersebut.

Fokus Baru: Integrasi Kecerdasan Buatan

Kepala Artificial Intelligence & Software Center Kalbe, Edwin Simjaya, menekankan pentingnya kecerdasan buatan (AI) sebagai penggerak utama inovasi di bidang kesehatan pada RKSA 2025 mendatang.

“Kami sangat berkomitmen untuk mendukung pendanaan riset di bidang life sciences yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat. Penelitian yang menjadikan AI sebagai inti penggerak akan menjadi prioritas kami,” jelas Edwin.

Sebagai bentuk dukungan lanjutan, Kemdiktisaintek membuka peluang pendanaan dari BOPTN dan LPDP, untuk skema kompetisi, invitasi, hingga mandatory. Tujuannya agar kebutuhan industri bisa langsung difasilitasi oleh kebijakan riset nasional.

Dirjen Fauzan menyampaikan pendekatan baru yang menempatkan industri sebagai pemimpin riset. “Sebelum menunjukkan hasil penelitian yang sudah dilakukan, kita mendengarkan terlebih dahulu kebutuhan industri,” ujarnya menegaskan arah kebijakan baru pemerintah.

Ia berharap pendekatan ini dapat menciptakan siklus riset yang lebih relevan dan terarah pada kebutuhan aktual industri, terutama dalam bidang kesehatan yang dinamis dan terus berkembang.

Kolaborasi strategis antara Kemdiktisaintek dan Kalbe menjadi langkah penting dalam menyatukan dunia akademik dan industri melalui pendekatan pentaheliks. RKSA 2025 akan menjadi momentum untuk memperluas jangkauan riset berbasis kebutuhan nyata masyarakat.

Dukungan konkret dalam bentuk pendanaan, fasilitasi, serta orientasi pada pemanfaatan teknologi seperti AI menunjukkan arah baru kebijakan riset nasional yang lebih responsif terhadap tantangan global dan kebutuhan industri.

Kerja sama ini diharapkan mampu melahirkan ekosistem riset dan inovasi yang dinamis, mempercepat hilirisasi hasil penelitian, dan mendukung pembangunan sektor kesehatan Indonesia yang mandiri dan berdaya saing tinggi.(*)

Tags: AIBOPTNDirjen Fauzan Adzimanekosistem inovasi.hilirisasi risetindustri farmasiinovasi nasionalIrawati SetiadyKalbe FarmaKalbe Innovation Centerkecerdasan buatanKemdiktisaintekkolaborasi risetLPDPpenelitian terapanpentaheliksriset kesehatanRKSA 2025
Post Sebelumnya

IPR Nilai PT KEI Berusaha Tutupi Dampak Buruk Aktivitas Pertambangan di Pulau Pagerungan

Post Selanjutnya

Dinas Perikanan Palangka Raya Tebar 94.086 Benih Ikan

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Tahap awal seleksi masuk perguruan tinggi negeri resmi dimulai. Mulai 3 Februari hingga 28 Februari 2026

JANGAN SAMPAI GAGAL! Panduan Lengkap Registrasi Akun Siswa SNBP 2026: Hindari 5 Kesalahan Fatal Ini

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Tahap awal seleksi masuk perguruan tinggi negeri resmi dimulai. Mulai 3 Februari hingga 28 Februari 2026, seluruh siswa kelas XII...

Makan Durian Bersamaan Minuman Soda Berbahaya. Ini Penjelasan Ilmiahnya (Foto: DetikFood)

Makan Durian Bersamaan Minuman Soda Berbahaya? Ini Penjelasan Ilmiahnya

oleh Akmal Solihannoer
1 Februari 2026
0

Ekoin.co - Buah durian dikenal luas sebagai buah tropis dengan rasa khas dan kandungan gizi yang tinggi. Di sisi lain,...

Ilustrasi Air Putih (Ist)

Manfaat Konsumsi Air Putih Sebagai Minuman Utama Pendukung Detoksifikasi Tubuh

oleh Akmal Solihannoer
29 Januari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Air putih tetap menjadi cairan paling penting dalam mendukung proses detoksifikasi alami tubuh manusia. Cairan ini berperan...

Penghapusan Tunggakan Iuran JKN, Jangan Sampai Orang Miskin Dilarang Sakit dan Berobat

Penghapusan Tunggakan Iuran JKN, Jangan Sampai Orang Miskin Dilarang Sakit dan Berobat

oleh Iwan Purnama
29 Januari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) tengah menyiapkan program penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebagai...

Post Selanjutnya
Dinas Perikanan Palangka Raya Tebar 94.086 Benih Ikan

Dinas Perikanan Palangka Raya Tebar 94.086 Benih Ikan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.