EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Kerja Sama Ambalat Dimulai, Indonesia-Malaysia Tingkatkan Hubungan

Kerja Sama Ambalat Dimulai, Indonesia-Malaysia Tingkatkan Hubungan

Prabowo dan Anwar sepakat percepat kerja sama ekonomi Ambalat. Kerja sama tetap berjalan meski perundingan hukum perbatasan belum selesai.

Irvan oleh Irvan
30 Juni 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, INTERNASIONAL, NASIONAL, POLKUM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co – Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim sepakat mempercepat kerja sama pembangunan wilayah perbatasan di Ambalat. Kesepakatan ini terjalin saat pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat sore, 27 Juni 2025.

 

Percepatan Kerja Sama Ekonomi Ambalat

 

Presiden Prabowo menegaskan kedua negara sepakat bekerja sama tanpa menunggu selesainya perundingan hukum perbatasan. Hal ini bertujuan mendorong pembangunan ekonomi di kawasan Ambalat secara bersama.

Berita Menarik Pilihan

Wakil Ketua Pengadilan Depok Diciduk KPK, Begini Respons MA 

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

 

“Terkait isu perbatasan, yang secara teknis mungkin memerlukan waktu, kita sepakat untuk mencari solusi yang saling menguntungkan,” kata Presiden Prabowo saat pernyataan bersama.

 

Menurut Presiden Prabowo, potensi-potensi ekonomi yang ditemukan di wilayah tersebut akan dikelola secara bersama. Kerja sama ini dinilai penting demi kepentingan rakyat Indonesia dan Malaysia.

 

“Kita sepakat bahwa kita harus bekerja demi kepentingan bangsa dan rakyat masing-masing,” ujar Presiden Prabowo dalam pernyataan tersebut.

 

Optimalkan Waktu Perundingan

 

PM Anwar menyambut baik kesepakatan ini. Menurutnya, kerja sama dapat berjalan sambil menunggu proses perundingan hukum perbatasan.

 

“Masalahnya, jika kita menunggu penyelesaian hukum, bisa jadi memakan waktu hingga 2 dekade lagi,” kata PM Anwar dalam sesi pers yang sama, seperti dikutip dari ekoin.co.

 

Ia menilai waktu yang panjang dalam perundingan dapat dimanfaatkan untuk kerja sama ekonomi. Hal ini akan memberi manfaat langsung bagi masyarakat kedua negara.

 

PM Anwar juga menegaskan bahwa kerja sama ekonomi dapat berjalan meskipun perundingan hukum menemui kebuntuan. “Termasuk joint-development authority misalnya di kawasan Ambalat,” ujarnya.

 

Selain Ambalat, Presiden Prabowo dan PM Anwar membahas titik perbatasan lain. Termasuk wilayah antara Indonesia di Pulau Kalimantan dengan Sabah, Malaysia.

 

PM Anwar menyampaikan terima kasih atas keterbukaan Indonesia dalam meningkatkan hubungan. Ia berharap solusi cepat dan adil dapat tercapai dalam perundingan perbatasan.

 

Presiden Prabowo dan PM Anwar bertemu selama satu jam di ruang kerja Presiden RI, Istana Merdeka. Setelah itu, pertemuan dilanjutkan dengan jamuan makan siang bersama.

 

Delegasi Indonesia dipimpin Presiden Prabowo dengan dihadiri Menlu Sugiono, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani.

 

Turut hadir Menteri Pendidikan Tinggi Brian Yuliarto, Menteri Komunikasi Meutya Hafid, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

 

Sementara itu, delegasi Malaysia dipimpin oleh PM Anwar bersama Menlu Dato’ Seri Utama Haji Mohamad, Menteri Pelaburan Tengku Zafrul, dan Menteri Pendidikan Tinggi Zambry bin Abdul Kadir.

 

Menteri Komunikasi Datuk Ahmad Fahmi dan Menteri Perladangan Johari bin Abdul Ghani juga hadir dalam pertemuan tersebut. Pertemuan ini merupakan kunjungan balasan setelah Presiden Prabowo ke Kuala Lumpur pada 26–27 Mei 2025.

Tags: Prabowo dan Anwar sepakat percepat kerja sama ekonomi Ambalat. Kerja sama tetap berjalan meski perundingan hukum perbatasan belum selesai.
Post Sebelumnya

Warga Prancis Miliki Golongan Darah Langka, Satu-satunya di Dunia

Post Selanjutnya

Kenapa Wajah Remaja Zaman Dulu Terlihat Lebih Tua? Ini Penjelasannya

Irvan

Irvan

Berita Terkait

Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Tangerang, Banten.

Wakil Ketua Pengadilan Depok Diciduk KPK, Begini Respons MA 

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok Bambang Setyawan diciduk KPK. Wakil tuhan ini diduga menerima sejumlah dari...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

Post Selanjutnya
Kenapa Wajah Remaja Zaman Dulu Terlihat Lebih Tua? Ini Penjelasannya

Kenapa Wajah Remaja Zaman Dulu Terlihat Lebih Tua? Ini Penjelasannya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.