EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS INFRASTRUKTUR
Bendung Rentang Dukung Ketahanan Pangan Lewat Sistem Irigasi Bersih

Sumber dok pu.go.id

Bendung Rentang Dukung Ketahanan Pangan Lewat Sistem Irigasi Bersih

Penanganan sampah saluran irigasi di Bendung Rentang berhasil mengolah 500 kg sampah per hari, membantu distribusi air lebih lancar dan mendukung peningkatan produktivitas pertanian di tiga kabupaten.

Agus DJ oleh Agus DJ
4 Juli 2025
Kategori INFRASTRUKTUR, LINGKUNGAN, PERTANIAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperkuat ketahanan pangan nasional dengan menyoroti peran penting irigasi. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui pengelolaan sampah di saluran irigasi, terutama di wilayah kerja Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung.

Kepedulian terhadap distribusi air yang merata menjadi sorotan Menteri PUPR Dody Hanggodo. Ia menyatakan bahwa infrastruktur irigasi seperti bendung dan saluran air harus berfungsi secara berkelanjutan agar sistem distribusi air berjalan efisien.

“Distribusi air harus merata dan terjaga dari gangguan, termasuk dari sampah. Oleh karena itu, saluran irigasi harus dikelola dengan baik,” ujar Dody dalam kunjungannya ke Bendung Rentang, Kabupaten Majalengka.

Sampah yang menyumbat saluran irigasi kerap mengganggu aliran air ke lahan pertanian. Kondisi ini dapat menimbulkan banjir dan merugikan petani. Oleh sebab itu, PUPR melalui BBWS Cimanuk-Cisanggarung menjalankan program pengelolaan sampah irigasi secara terpadu.

Di Daerah Irigasi (DI) Rentang dan DI Kamun, sampah yang terkumpul diangkut oleh petugas Operasi dan Pemeliharaan (OP) ke Workshop Pengolahan Sampah di Bendung Rentang. Sampah tersebut dipilah dan diolah dengan pendekatan 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Berita Menarik Pilihan

Prabowo Nyatakan “Perang terhadap Sampah”: Pariwisata Terancam, Kepala Daerah Diminta Bergerak Nyata

Pakar Ingatkan Potensi Gempa 14 Zona Megathrust Indonesia

Modernisasi Irigasi dan Tantangan Lapangan

Sampah organik diproses menjadi kompos, sementara plastik diolah menjadi briket serta produk daur ulang lainnya. Kepala BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Dwi Agus Kuncoro, mengungkapkan bahwa pengolahan ini dapat mengurangi timbunan sampah harian.

“Setiap hari kami bisa mengolah hingga 500 kg sampah, menghasilkan cacahan kering sekitar 400 kg. Ini mengurangi beban saluran dan memperlancar distribusi air,” jelas Dwi Agus, Jumat (4/7).

Ia menambahkan bahwa tantangan utama dalam pengelolaan irigasi terletak pada tumpukan sampah di saluran. Jika tidak ditangani, distribusi air akan terganggu dan berdampak pada hasil pertanian masyarakat.

Selain pengelolaan sampah, BBWS Cimanuk-Cisanggarung juga sedang melaksanakan modernisasi Daerah Irigasi Rentang. Modernisasi ini mencakup peningkatan keandalan penyediaan air, penguatan lembaga pengelola, serta peningkatan sumber daya manusia.

DI Rentang mencakup wilayah Majalengka, Cirebon, dan Indramayu. Sistem ini memasok air untuk 87.840 hektare lahan pertanian, yang bersumber dari Sungai Cimanuk.

Target Produktivitas dan Efisiensi Layanan

Upaya modernisasi ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas padi dari 5,6 ton/hektare menjadi 6,5 ton/hektare. Selain itu, luas tanam dirancang meningkat dua kali lipat dari 43.229 hektare menjadi 86.423 hektare.

BBWS menargetkan lonjakan indeks pertanaman dari 120% menjadi 230%. Ini berarti jumlah musim tanam dalam setahun bisa ditingkatkan secara signifikan, seiring dengan efisiensi distribusi air yang terjaga.

“Modernisasi sistem irigasi tidak hanya soal teknologi, tapi juga manajemen dan partisipasi petani. Ini sinergi jangka panjang untuk swasembada pangan,” lanjut Dwi Agus.

Penanganan sampah juga berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan dan pengurangan pencemaran tanah serta air di sepanjang jalur irigasi.

Sementara itu, masyarakat sekitar ikut dilibatkan dalam pengolahan dan pemanfaatan hasil daur ulang. Hal ini membuka peluang ekonomi baru dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga saluran irigasi.

Upaya pengelolaan sampah di saluran irigasi menjadi langkah penting dalam mendukung swasembada pangan nasional. Dengan memanfaatkan sistem daur ulang, hambatan distribusi air dapat diatasi secara efisien dan berkelanjutan.

Modernisasi sistem irigasi, seperti yang dilakukan di DI Rentang, menunjukkan bagaimana integrasi teknologi, manajemen, dan partisipasi masyarakat bisa meningkatkan produktivitas pertanian. Peningkatan hasil panen dan indeks pertanaman merupakan bukti konkret keberhasilan program tersebut.

Ke depan, sinergi antara pemerintah, petugas lapangan, dan masyarakat menjadi kunci utama menjaga keberlanjutan layanan irigasi. Dengan sistem yang terintegrasi, ketahanan pangan dapat diperkuat di tengah tantangan perubahan iklim dan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat.(*)

Tags: BBWS Cimanuk-CisanggarungBendung Rentangdaur ulangDI RentangDody HanggodoDwi Agus KuncoroIndeks PertanamanirigasiKementerian PUPRmodernisasi irigasipengolahan sampahproduktivitas pertaniansampah irigasiSungai Cimanukswasembada pangan
Post Sebelumnya

Sinergi Kementerian PU dan PSSI Bangun Infrastruktur Sepak Bola

Post Selanjutnya

Mandiri Bintan Marathon 2025 Targetkan 5.000 Peserta

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Presiden Prabowo Subianto pidato di depan Anggota Rakornas sinergi pemerintah pusat dan daerah soal sampah

Prabowo Nyatakan “Perang terhadap Sampah”: Pariwisata Terancam, Kepala Daerah Diminta Bergerak Nyata

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Bogor,Ekoin.co – Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras soal buruknya penanganan sampah di Indonesia. Di hadapan seluruh kepala daerah...

Sumber Foto: Segmen zona megathrust di selatan Jawa dan Sumatra. (Dok. Jurnal On the potential for megathrust earthquakes and tsunamis off the southern coast of West Java and southeast Sumatra, Indonesia)

Pakar Ingatkan Potensi Gempa 14 Zona Megathrust Indonesia

oleh Agus DJ
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana terus melakukan pemantauan intensif terhadap ancaman aktivitas seismik di berbagai...

Presiden Prabowo dan AHY Bahas Sinergi Pemerintah Pusat Daerah. Sumber dok kemenkoinfra.go.id

Menko AHY Perkuat Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah 2026

oleh Agus DJ
3 Februari 2026
0

Bogor, Ekoin.co - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat sinergi...

Ketua DPRD DKI Khaerudin Desak Gubernur Pramono Segera Cari Solusi Soal RDF Plant Rorotan

Ketua DPRD DKI Khaerudin Desak Gubernur Pramono Segera Cari Solusi Soal RDF Plant Rorotan

oleh Ridwansyah
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin mendesak Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung agar mencari solusi untuk menangani persoalan...

Post Selanjutnya
Mandiri Bintan Marathon 2025 Targetkan 5.000 Peserta

Mandiri Bintan Marathon 2025 Targetkan 5.000 Peserta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.