EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Kematian Tentara Israel Picu Penyelidikan

Kematian Tentara Israel Picu Penyelidikan

Tentara Israel ditemukan tewas di pangkalan militer. Diduga kuat, prajurit tersebut mengakhiri hidupnya sendiri.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
10 Juli 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tel Aviv, EKOIN.CO – Seorang prajurit tempur dari Angkatan Pertahanan Israel (IDF) ditemukan tewas di sebuah pangkalan militer pada Rabu, 9 Juli 2025. Berdasarkan laporan dari Times of Israel, kematiannya diduga kuat akibat bunuh diri.

Pihak militer telah memulai penyelidikan resmi untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut. “Penyelidikan telah dibuka terkait keadaan tersebut, yang hasilnya akan dikirimkan kepada Advokat Jenderal Militer untuk ditinjau,” tulis pernyataan IDF. Namun, tidak ada rincian tambahan yang diungkapkan kepada publik.

IDF menambahkan bahwa hasil investigasi akan disampaikan kepada keluarga prajurit setelah penyelidikan dinyatakan selesai. Identitas prajurit yang meninggal belum diungkapkan secara resmi oleh pihak berwenang.

Berbagai laporan menyebutkan bahwa prajurit tersebut sempat menjalani interogasi oleh Polisi Militer sesaat sebelum ditemukan tewas. Meski demikian, pihak IDF menegaskan bahwa kematian tersebut tidak berkaitan dengan insiden operasional.

Dugaan Tekanan Psikologis dan Masalah Kesehatan Mental

Berita Menarik Pilihan

Menhan Sjafrie Sebut Kekayaan Alam Indonesia Dinikmati 10 Orang Saja, Kebocorannya Tembus Rp 5.770 Triliun

Pengamat: Peringatan Keras Prabowo ‘Lonceng Kematian’ Bagi Praktik Lancung Direksi BUMN

Kematian prajurit ini menambah daftar panjang tentara Israel yang menghadapi tekanan mental berat. Sebelumnya, laporan pada Februari 2025 mengungkapkan bahwa lebih dari 100.000 prajurit cadangan Israel mencari bantuan psikologis usai menjalankan tugas militer selama berbulan-bulan.

Menurut laporan harian Yedioth Ahronoth, sebanyak 170.000 personel militer Israel telah mendaftarkan diri dalam program kesehatan mental yang diluncurkan oleh Kementerian Keamanan. Program ini merupakan respons atas meningkatnya gangguan psikologis di kalangan militer pasca-pertempuran.

Kondisi ini mencerminkan beban mental yang dialami tentara Israel, terutama yang terlibat langsung dalam pertempuran di Jalur Gaza maupun Tepi Barat. Banyak dari mereka harus menjalani masa tugas panjang di wilayah konflik dengan risiko tinggi.

Tentara Israel Tewas di Gaza Selatan

Di hari yang sama, tentara Israel lainnya dilaporkan tewas dalam pertempuran di Khan Younis, wilayah selatan Gaza. Tentara itu adalah Sersan Mayor (Purn.) Abraham Azulay, 25 tahun, yang berasal dari permukiman Yitzhar di Tepi Barat.

Azulay dikenal sebagai operator mesin teknik berat di unit teknik tempur Komando Selatan. Ia sempat bertugas di Batalyon ke-202 Brigade Paratroopers selama masa wajib militernya.

Setelah menjadi prajurit cadangan, Azulay ditugaskan di batalyon infanteri ringan dalam Brigade Regional “Hiram” ke-769. Ia tercatat telah menjalani 66 hari tugas militer hingga 3 Maret 2024, sebelum kemudian dipromosikan menjadi sersan kelas satu.

Namun setelah itu, Azulay pernah dihukum karena mangkir dari tugas cadangan. Ia sempat dijatuhi hukuman penjara dan diturunkan pangkatnya menjadi prajurit biasa. Meski demikian, ia kembali melanjutkan tugasnya dan tercatat bertugas lagi selama 201 hari tambahan.

Pihak militer Israel menyampaikan belasungkawa atas kematian Azulay dan menyebutnya sebagai “tentara pemberani” yang tetap kembali bertugas meski menghadapi sanksi disipliner. Tidak disebutkan secara detail kronologi kematiannya dalam insiden di Khan Younis.

Hingga saat ini, IDF belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai rincian kejadian yang menyebabkan kematian Azulay. Identitas pelaku atau pihak yang terlibat juga belum diungkap.

Pertempuran antara pasukan Israel dan Hamas masih terus berlangsung di Gaza, dengan laporan korban dari kedua belah pihak terus meningkat. Situasi ini memperburuk tekanan terhadap pasukan cadangan yang harus berulang kali ditugaskan kembali.

Laporan-laporan kematian prajurit dalam beberapa hari terakhir menjadi sorotan masyarakat Israel, terutama terkait dukungan psikologis dan kesejahteraan tentara yang dinilai belum optimal. Tekanan ini turut menciptakan debat internal di tubuh militer dan parlemen.

Sebagian kalangan menyerukan evaluasi total terhadap kebijakan rotasi dan pengelolaan mental tentara, khususnya mereka yang terlibat dalam operasi jangka panjang. Kematian mendadak dan dugaan bunuh diri tentara menjadi indikator penting bagi perlunya reformasi kebijakan kesehatan mental di IDF.

Sebagai tambahan, media dan pengamat militer menyoroti hubungan antara tugas operasional intensif dan meningkatnya angka gangguan mental. Hal ini mencerminkan perlunya sistem pendampingan psikologis yang lebih menyeluruh dan cepat tanggap.

Berbagai organisasi hak asasi manusia juga mendesak agar pihak militer Israel lebih transparan dalam mengungkap penyebab kematian prajurit di pangkalan militer. Mereka menekankan pentingnya akuntabilitas dan dukungan bagi keluarga korban.

Kejadian ini memperkuat argumen bahwa tekanan internal dan sistem pelatihan militer Israel perlu mendapat perhatian serius. Selain fokus pada kesiapan tempur, kesejahteraan mental prajurit juga dinilai sangat krusial.

Kondisi yang terus memanas di Gaza turut memicu tekanan berlapis bagi tentara cadangan Israel. Banyak di antara mereka harus menyesuaikan diri antara kehidupan sipil dan militer dalam waktu singkat dan berulang kali.

Situasi ini diperburuk dengan banyaknya tentara yang dikabarkan mengalami kelelahan mental serta kehilangan motivasi. Dampaknya, lonjakan pengunduran diri, sanksi disipliner, bahkan bunuh diri menjadi semakin sering terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Pihak militer Israel perlu meninjau kembali kebijakan rotasi penugasan dan memastikan bahwa sistem dukungan psikologis tersedia sejak tahap awal pelatihan. Ini penting untuk mencegah kelelahan mental jangka panjang.

Langkah cepat dalam investigasi internal dan transparansi kepada publik sangat dibutuhkan untuk menghindari spekulasi yang beredar. Termasuk keterbukaan informasi terhadap keluarga korban yang terkena dampak langsung.

Pemerintah juga diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara Kementerian Pertahanan dan lembaga kesehatan untuk memberikan penanganan holistik kepada prajurit aktif maupun cadangan.

lain adalah memperluas jangkauan program pemulihan mental bagi tentara yang baru menyelesaikan tugas tempur, serta memastikan bahwa reintegrasi ke masyarakat sipil berjalan lancar dan tanpa stigma.

Akhirnya, kematian prajurit ini harus dijadikan pengingat penting akan risiko mental dalam dunia militer. Pemahaman, dukungan, dan tindakan nyata adalah kunci untuk menjaga integritas dan kemanusiaan dalam institusi pertahanan. (*)

 

Tags: .tentara israelabraham azulaybunuh diriGazakesehatan mentalpangkalan militer
Post Sebelumnya

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Brasil

Post Selanjutnya

Inggris Ancam Sanksi Tambahan Jika Israel Tidak Ada Gencatan Senjata

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Menhan Sjafrie Sebut Kekayaan Alam Indonesia Dinikmati 10 Orang Saja, Kebocorannya Tembus Rp 5.770 Triliun

Menhan Sjafrie Sebut Kekayaan Alam Indonesia Dinikmati 10 Orang Saja, Kebocorannya Tembus Rp 5.770 Triliun

oleh Yudi Permana
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan, kekayaan alam Indonesia dinikmati 10 orang pengusaha besar. Dia mengklaim, memiliki...

Presiden Prabowo di Rakornas Pusat dan Daerah di Sentul

Pengamat: Peringatan Keras Prabowo ‘Lonceng Kematian’ Bagi Praktik Lancung Direksi BUMN

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Presiden RI Prabowo Subianto sudah beberapa kali memberikan sinyal peringatan untuk “bersih-bersih” Badan Usaha Milik Negara (BUMN)....

Kolase foto dokumen resmi "Epstein Files" dan tangkapan layar video viral Gabriela Rico Jimenez pada 2009. Rilis terbaru 3 juta halaman berkas dari Departemen Kehakiman AS kembali memicu perdebatan publik mengenai kebenaran tudingan sang model terkait praktik menyimpang di lingkaran elite global. (Foto: Istimewa)

Dibalik ‘Epstein Files’ 2026: Teka-teki Hilangnya Gabriela Jimenez yang Pernah Bongkar Rahasia Elite

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Departemen Kehakiman AS menegaskan bahwa pembukaan Epstein Files merupakan mandat undang-undang melalui Epstein Transparency Act, dengan tujuan membuka akses publik...

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Gubernur Banten Andra Soni usai menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman Pengembangan MRT Lintas Kembangan - Balaraja di Balaikota, Rabu (4/2/2026)

Sinergi Jakarta-Banten: Pramono Anung dan Andra Soni Saksikan MoU MRT Lintas Barat-Timur

oleh Ridwansyah
4 Februari 2026
0

Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni, menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan komitmen Pemprov DKI Jakarta yang melibatkan Banten secara aktif...

Post Selanjutnya
Inggris Ancam Sanksi Tambahan Jika Israel Tidak Ada Gencatan Senjata

Inggris Ancam Sanksi Tambahan Jika Israel Tidak Ada Gencatan Senjata

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.