EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA DAERAH
Mensos Gus Ipul : Orang Tua Bebas Menjenguk Anak

Mensos Gus Ipul : Orang Tua Bebas Menjenguk Anak

Abah Mamat oleh Abah Mamat
10 Juli 2025
Kategori DAERAH, NASIONAL, PERISTIWA, SOSIAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

BEKASI, EKOIN.CO- Sekolah Rakyat akan resmi dimulai pada 14 Juli 2025, mengusung sistem berasrama yang memungkinkan siswa tinggal dan belajar dalam satu lingkungan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan, orang tua siswa tetap diperbolehkan menjenguk kapan saja tanpa batas waktu.

Pernyataan itu disampaikannya saat berdialog dengan para orang tua dalam kegiatan simulasi Sekolah Rakyat di Sentra Terpadu Pangudi Luhur, Bekasi, Rabu (9/7/2025).

Menurut Gus Ipul, kepala sekolah wajib menyediakan tempat dan fasilitas bagi orang tua yang ingin menjenguk anaknya di asrama.

“Tentu ini harapan kita, berkunjungnya tidak saat jam sekolah,” tambahnya saat berdiri di hadapan puluhan orang tua siswa.

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Dialog Langsung dengan Warga

Pada kesempatan tersebut, Gus Ipul secara langsung berbincang dengan para orang tua siswa yang hadir di lokasi.

Ia menanyakan kondisi keluarga sebagai bentuk verifikasi dan pendalaman data peserta didik Sekolah Rakyat.

“Pertama kami tentu bertanya tentang kondisi keluarganya,” jelas Gus Ipul kepada para jurnalis yang hadir.

Syarat utama untuk mengikuti Sekolah Rakyat adalah berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi rentan atau miskin ekstrem.

“Yang kedua, tentu kesediaan orang tua untuk menyekolahkan anaknya di Sekolah Rakyat,” sambungnya.

Kisah Sariman dari Bantargebang

Dalam kesempatan itu, Gus Ipul berdialog dengan Sariman Taufik, warga Bantargebang, yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung.

Sariman tinggal bersama istri dan ketiga anaknya di sebuah gubuk kecil yang ia sewa dengan biaya Rp600 ribu per tahun.

“Penghasilannya bapak berapa?” tanya Gus Ipul dengan nada prihatin.

“Gak nentu, kadang Rp50 ribu, kadang Rp70 ribu,” jawab Sariman polos.

Anaknya, Ahmad Hariyadi, menjadi salah satu siswa di Sekolah Rakyat Sentra Terpadu Pangudi Luhur.

Harapan Orang Tua bagi Masa Depan Anak

Dengan suara terbata, Sariman mengungkapkan harapannya agar anaknya bisa membantu keluarga suatu saat nanti.

“Harapannya (anak) bisa membantu orang tua,” ujar Sariman, matanya berkaca-kaca.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada pemerintah atas kesempatan yang diberikan untuk anaknya.

“Terima kasih atas program SR, kepada Mensos dan Bapak Presiden Prabowo,” ucapnya lirih.

Gus Ipul pun menegaskan kembali bahwa keluarga seperti Sariman lah yang menjadi sasaran utama program ini.

“Inilah profil mereka yang sekolah di Sekolah Rakyat,” terang Gus Ipul kepada media.

Tujuan dan Cakupan Program

Gus Ipul menambahkan bahwa anak-anak dari keluarga seperti Sariman berisiko besar tidak dapat melanjutkan pendidikan.

“Bahkan mereka tidak bisa bersekolah jika tidak dibantu,” ujarnya.

Program Sekolah Rakyat ditujukan untuk anak-anak dari Desil 1 dan 2, yaitu kelompok ekonomi terbawah.

Data itu diambil berdasarkan pemetaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Ekstrem Nasional (DTSEN).

Program ini juga menjadi bagian dari strategi nasional untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Awal Pelaksanaan di 100 Lokasi

Pada tahun ajaran 2025/2026, Sekolah Rakyat akan dilaksanakan di 100 titik rintisan di berbagai daerah Indonesia.

Sebanyak 63 titik dijadwalkan memulai masa matrikulasi pada 14 Juli 2025 mendatang.

Sementara itu, 37 titik lainnya akan menyusul memulai kegiatan pada akhir Juli 2025.

Program ini mencakup jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA secara berasrama dan sepenuhnya gratis.

Anak-anak tidak hanya mendapatkan pendidikan, tetapi juga asupan gizi, bimbingan karakter, dan pembinaan.

Konsep Berasrama dan Keluarga

Sekolah Rakyat mengusung konsep tinggal bersama dalam asrama agar siswa lebih fokus pada pendidikan.

Namun demikian, pendekatan kekeluargaan tetap dikedepankan dalam sistem pengelolaannya.

Namun demikian, pendekatan kekeluargaan tetap dikedepankan dalam sistem pengelolaannya.

Hal ini terlihat dari kebijakan bebas kunjungan orang tua tanpa batasan waktu.

“Sesuai arahan Presiden, orang tua kapanpun boleh melihat, boleh menjenguk putra-putrinya,” ujar Gus Ipul.

Kepala sekolah pun diminta menyiapkan ruang kunjungan dan tempat yang nyaman untuk menyambut keluarga siswa.

Fokus pada Anak dari Keluarga Rentan

Sasaran utama Sekolah Rakyat adalah anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang rentan putus sekolah.

Kondisi seperti yang dialami Sariman dan keluarga menjadi contoh nyata dari profil penerima manfaat.

Kementerian Sosial melakukan verifikasi data melalui pendekatan langsung dan wawancara dengan keluarga.

Kebijakan ini menjadikan pendidikan sebagai hak dasar, bukan sekadar peluang yang eksklusif.

“Putra-putrinya ini berpotensi tidak bisa meneruskan sekolah,” ucap Gus Ipul menegaskan.

Dukungan dari Pemerintah Pusat

Program ini merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang memprioritaskan pengentasan kemiskinan lewat pendidikan.

Langkah ini dianggap sebagai bentuk intervensi sosial melalui jalur formal dan terstruktur.

Kementerian Sosial berperan sebagai penyelenggara dan pelaksana teknis dalam rekrutmen dan pengelolaan.

Seperti dikutip dari siaran resmi Kemensos, Sekolah Rakyat disiapkan secara bertahap dengan skema jangka panjang.

Dengan konsep inklusif, setiap anak dari keluarga tidak mampu diberi kesempatan setara.(*)

Berlangganan gratis WANEWS EKOIN lewat saluran WhatsUp EKOIN di :
https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: Ahmad HariyadiBekasiDTSENGus Ipulkeluarga miskinKemensospemulungpendidikan gratisPrabowo SubiantoSariman TaufikSekolah RakyatSentra Terpadu Pangudi Luhursistem asrama
Post Sebelumnya

Sekolah Rakyat Bekasi Gelar Cek Kesehatan Gratis

Post Selanjutnya

Zarof Ricar Kembali Ditetapkan Tersangka Kasus Suap di Pengadilan Tinggi DKI dan Kasasi MA

Abah Mamat

Abah Mamat

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
Zarof Ricar Kembali Ditetapkan Tersangka Kasus Suap di Pengadilan Tinggi DKI dan Kasasi MA

Zarof Ricar Kembali Ditetapkan Tersangka Kasus Suap di Pengadilan Tinggi DKI dan Kasasi MA

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.