EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Iran Desak BRICS Mudahkan Akses Bank Pembangunan

Iran Desak BRICS Mudahkan Akses Bank Pembangunan

Iran desak BRICS permudah akses ke NDB. Forum ini soroti kerja sama pembiayaan global

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
11 Juli 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Rio de Janeiro EKOIN.CO – Pemerintah Iran menyerukan agar mekanisme penerimaan anggota baru dalam Bank Pembangunan Baru (New Development Bank/NDB) milik BRICS dipermudah. Seruan ini disampaikan saat Forum Keuangan BRICS yang berlangsung di Rio de Janeiro, Brasil, pada 3–4 Juli 2025. Langkah tersebut dimaksudkan untuk memperkuat kerja sama pembiayaan pembangunan berkelanjutan antarnegara anggota BRICS dan calon anggota baru.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Forum tersebut dihadiri oleh menteri keuangan dan pejabat tinggi dari negara anggota BRICS, yaitu Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan, serta negara-negara yang baru bergabung seperti Mesir, Ethiopia, Iran, dan Uni Emirat Arab. Delegasi Iran menyampaikan pentingnya fleksibilitas prosedural agar partisipasi dalam NDB semakin inklusif.

Menurut pernyataan yang disampaikan delegasi Iran, penyederhanaan proses penerimaan anggota akan membuka peluang lebih luas bagi negara berkembang untuk mengakses sumber pembiayaan strategis. Hal ini dinilai penting dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks, terutama dalam bidang pembangunan berkelanjutan dan pengurangan kemiskinan.

Delegasi Iran juga menekankan bahwa NDB memiliki potensi besar untuk menjadi alternatif pembiayaan global yang tidak bergantung pada sistem keuangan Barat. Oleh karena itu, struktur internal dan aturan keanggotaannya perlu mendukung inklusi yang lebih luas.

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Seruan Iran untuk Reformasi BRICS

Dalam forum tersebut, perwakilan Iran menegaskan bahwa kerangka keuangan internasional saat ini masih cenderung eksklusif. Mereka menilai BRICS dan NDB perlu merefleksikan prinsip-prinsip kesetaraan dan keadilan dalam keanggotaan serta distribusi manfaat ekonomi.

Sebagaimana dilaporkan oleh IRNA, perwakilan Iran menyampaikan bahwa untuk menjadikan NDB sebagai pilar utama pembiayaan pembangunan global, proses perluasan keanggotaan tidak boleh dibatasi oleh hambatan birokratis yang terlalu ketat. Hal ini akan mempercepat integrasi negara-negara berkembang ke dalam sistem ekonomi global yang lebih adil.

Sementara itu, negara anggota BRICS lainnya juga memberikan pandangan mengenai pentingnya memperluas jangkauan NDB. Beberapa delegasi menyoroti perlunya peran aktif NDB dalam membiayai proyek-proyek pembangunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Iran yang baru saja menjadi anggota BRICS pada awal tahun ini menganggap partisipasinya sebagai momentum strategis untuk memperkuat hubungan ekonomi dengan negara-negara Global Selatan. Forum ini pun dimanfaatkan Iran untuk memperkuat posisinya sebagai penggerak reformasi dalam struktur BRICS.

Fokus pada Pembangunan dan Inklusi Global

Forum keuangan tersebut juga membahas langkah konkret untuk mendorong pendanaan proyek-proyek pembangunan di negara berkembang. NDB, yang didirikan pada 2014, bertujuan menyediakan pembiayaan jangka panjang bagi proyek-proyek infrastruktur dan pembangunan berkelanjutan di negara anggota.

Sejumlah delegasi mengusulkan agar NDB mempercepat reformasi internalnya, termasuk menyusun kriteria keanggotaan yang lebih transparan dan inklusif. Langkah ini dianggap penting agar lebih banyak negara dapat bergabung tanpa kendala politik atau ekonomi yang terlalu berat.

Ketua NDB saat ini, Dilma Rousseff, dalam pidatonya menyatakan bahwa bank akan terus memperkuat peran dalam mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif. Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi erat antaranggota BRICS untuk menciptakan sistem keuangan yang tangguh.

Forum ini juga menggarisbawahi perlunya mobilisasi sumber daya untuk pembiayaan perubahan iklim. Iran, bersama beberapa negara anggota lainnya, menyuarakan perlunya NDB memainkan peran utama dalam mendanai transisi energi bersih.

Beberapa pengamat mencatat bahwa semakin banyak negara yang ingin bergabung dengan BRICS dan NDB sebagai bagian dari upaya diversifikasi hubungan ekonomi. Keanggotaan dalam BRICS dan akses ke pembiayaan NDB dianggap sebagai cara untuk mengurangi ketergantungan pada lembaga-lembaga Barat seperti Bank Dunia dan IMF.

Forum ini juga menjadi ajang diskusi terkait strategi peningkatan penggunaan mata uang lokal dalam transaksi antarnegara anggota. Iran dan Rusia diketahui telah menjajaki langkah konkret untuk memperluas penggunaan mata uang nasional dalam perdagangan bilateral.

Isu lain yang dibahas dalam forum termasuk tata kelola keuangan global dan peran teknologi dalam memperkuat sistem pembayaran lintas negara. Diskusi ini mencerminkan perhatian BRICS terhadap dinamika baru dalam ekonomi digital global.

Iran memanfaatkan momen ini untuk menunjukkan komitmennya terhadap penguatan ekonomi Global Selatan, sambil menyerukan struktur NDB yang lebih demokratis. Dukungan dari negara-negara BRICS lain terhadap gagasan ini masih dalam tahap pembahasan lanjutan.

Para peserta sepakat bahwa perluasan keanggotaan NDB harus mempertimbangkan aspek keberlanjutan jangka panjang dan kemampuan negara baru untuk berkontribusi secara aktif. Konsensus ini akan dibahas lebih lanjut dalam pertemuan tingkat menteri mendatang.

Sebagai tindak lanjut, Iran mengusulkan pembentukan tim kerja lintas negara untuk meninjau ulang prosedur keanggotaan NDB. Proposal ini akan dikaji lebih rinci oleh sekretariat BRICS dalam waktu dekat.

Forum keuangan BRICS yang berlangsung dua hari ini ditutup dengan pernyataan bersama mengenai komitmen memperluas keanggotaan NDB dan memperkuat arsitektur keuangan alternatif global. Iran menyebut hal ini sebagai langkah maju menuju sistem global yang lebih seimbang.

Meskipun belum ada keputusan final mengenai reformasi prosedur, diskusi ini menunjukkan bahwa BRICS semakin terbuka terhadap perubahan struktural yang mendukung keterlibatan lebih luas. Iran akan terus mendorong agenda reformasi tersebut dalam forum-forum berikutnya.

Iran menggunakan Forum Keuangan BRICS untuk menyampaikan pandangan strategis mengenai peran NDB dalam menciptakan keuangan global yang lebih adil dan inklusif. Respons dari negara-negara lain masih bervariasi, namun terdapat sinyal positif terhadap pentingnya evaluasi mekanisme keanggotaan.

Iran juga memperlihatkan komitmen kuat untuk berkontribusi dalam agenda pembangunan berkelanjutan melalui platform BRICS. Upaya ini mencerminkan pendekatan baru Iran dalam memperkuat kerja sama ekonomi multilateral di tengah tekanan geopolitik yang meningkat.

Dengan keterlibatan aktif dalam forum ini, Iran berupaya memainkan peran yang lebih besar dalam membentuk kebijakan ekonomi regional dan global. Hal ini juga sejalan dengan upaya negara tersebut untuk memperluas pengaruhnya di kawasan Global Selatan.

Penting untuk dicermati bahwa pembahasan mengenai reformasi NDB akan terus berlangsung secara bertahap. Hasil akhir akan sangat bergantung pada kesepakatan kolektif dari seluruh negara anggota BRICS dalam merespons aspirasi anggota baru.

Ke depan, keberhasilan Iran dalam mendorong perubahan di NDB bisa menjadi tolak ukur bagaimana BRICS mampu mereformasi diri secara inklusif dan efisien, serta menegaskan perannya sebagai alternatif dari dominasi sistem keuangan global yang ada saat ini.(*)


 

Tags: bricsirankeanggotaanNDBpembangunanreformasi
Post Sebelumnya

Artis Pakistan Humaira Asghar Ditemukan Tewas Membusuk

Post Selanjutnya

BSI Genjot Investasi Emas Syariah Lewat BYOND

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
BSI Genjot Investasi Emas Syariah Lewat BYOND

BSI Genjot Investasi Emas Syariah Lewat BYOND

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.