EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Inggris-Prancis Teken Pakta Nuklir Hadapi Ancaman

Inggris-Prancis Teken Pakta Nuklir Hadapi Ancaman

Inggris dan Prancis bentuk pakta nuklir baru. Rusia menganggap ini ancaman langsung dari NATO.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
12 Juli 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

London ,EKOIN.CO – Inggris dan Prancis menandatangani kesepakatan baru untuk mempererat kerja sama dalam koordinasi persenjataan nuklir mereka, di tengah meningkatnya kekhawatiran atas keamanan di kawasan Eropa. Deklarasi yang diumumkan pada Kamis, 11 Juli 2025, ini diklaim sebagai respons terhadap dinamika ancaman yang semakin kompleks, menurut pernyataan bersama kedua negara.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Langkah tersebut memicu respons tegas dari Rusia. Pemerintah Moskow menuding kesepakatan ini sebagai bagian dari strategi terang-terangan NATO yang bersifat anti-Rusia. Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa inisiatif tersebut akan menjadi faktor penting dalam perencanaan militer mereka ke depan.

Kedua negara menyampaikan bahwa kolaborasi nuklir ini bertujuan untuk menjaga kepentingan strategis dan vital Inggris dan Prancis. Dalam pernyataan resminya, mereka menegaskan bahwa meski masing-masing memiliki kekuatan nuklir independen, kemampuan tersebut dapat disinergikan guna mendukung keamanan kolektif NATO.

Deklarasi Utara Disambut Hangat London dan Paris

Berita Menarik Pilihan

AHY: Perbedaan Tak Boleh Jadi Sekat, Imlek Momentum Perkuat Persatuan Bangsa

Membahayakan Pengendara, Pemkot Jakbar Pangkas 541 Pohon Rawan Tumbang

Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, menyampaikan bahwa perjanjian tersebut merupakan sinyal kuat terhadap potensi ancaman terhadap benua Eropa. Ia menyebutnya sebagai bagian dari Deklarasi Utara, yang menyatukan kekuatan dua negara besar untuk menjawab tantangan global.

“Musuh-musuh NATO harus memahami bahwa setiap ancaman ekstrem terhadap benua ini akan memicu respons dari kedua negara kita,” ujar Starmer saat berbicara bersama Presiden Prancis, Emmanuel Macron.

Macron menyambut perjanjian ini sebagai “sebuah pesan yang harus didengar oleh mitra dan musuh kita.” Menurutnya, kerja sama ini mencerminkan kesiapan dan komitmen kolektif dalam menghadapi ketegangan geopolitik yang sedang meningkat.

Meskipun rincian teknis dari pakta ini belum dipublikasikan, kedua negara menegaskan bahwa inisiatif ini tidak melanggar kesepakatan internasional terkait senjata nuklir, dan justru bertujuan untuk memperkuat stabilitas kawasan.

Rusia Beri Peringatan Keras terhadap NATO

Di sisi lain, Moskow memandang pakta tersebut sebagai provokasi yang membahayakan keseimbangan strategis global. Juru bicara Kremlin menyebut langkah ini sebagai “eskalasi yang tidak dapat diabaikan” dan menambahkan bahwa Rusia akan mempertimbangkan respons militer yang sesuai.

“Perjanjian ini menunjukkan bahwa NATO tidak pernah meninggalkan pendekatan konfrontatif terhadap Rusia. Ini akan menjadi bagian dari pertimbangan strategis kami ke depan,” ujar pernyataan resmi dari Kementerian Pertahanan Rusia, seperti dikutip dari media pemerintah setempat.

Pakta baru ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara NATO dan Rusia, terutama setelah konflik berkepanjangan di Ukraina serta isu-isu yang menyangkut perluasan keanggotaan NATO ke wilayah timur Eropa.

Kedua negara juga menegaskan bahwa pakta tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam menghadapi “ancaman hybrid” yang mencakup ancaman siber, disinformasi, dan tekanan ekonomi, selain ancaman militer konvensional.

Mereka juga berjanji untuk melanjutkan konsultasi bilateral secara berkala guna memperkuat koordinasi strategis dan memastikan kesiapan bersama dalam menghadapi segala skenario keamanan di masa depan.

Langkah ini disebut sebagai kelanjutan dari kemitraan strategis jangka panjang antara Inggris dan Prancis dalam bidang pertahanan dan keamanan, yang telah berlangsung sejak puluhan tahun lalu, termasuk dalam kerja sama militer di luar negeri.

Pakar hubungan internasional dari King’s College London menyebut kerja sama ini sebagai penegasan kembali komitmen Eropa terhadap pertahanan kolektif, di tengah keraguan atas dukungan Amerika Serikat terhadap NATO di masa depan.

Namun, para pengamat juga memperingatkan bahwa peningkatan koordinasi militer, terutama yang menyangkut senjata nuklir, dapat memicu perlombaan senjata baru dan meningkatkan ketegangan global.

Langkah Inggris dan Prancis ini juga dianggap sebagai upaya mengisi kekosongan peran kepemimpinan di Eropa setelah berbagai krisis geopolitik yang melanda kawasan, termasuk konflik energi dan ketegangan ekonomi.

Sementara itu, NATO menyambut baik inisiatif kedua negara tersebut. Sekretaris Jenderal NATO menyatakan bahwa kerja sama semacam ini memperkuat daya tangkal aliansi dan menunjukkan kesatuan politik serta militer negara-negara anggota.

Hingga kini belum ada respons resmi dari negara-negara Eropa lainnya, namun beberapa diplomat menyatakan bahwa langkah ini kemungkinan akan diikuti oleh diskusi lebih lanjut di tingkat Uni Eropa terkait integrasi kebijakan keamanan dan pertahanan.

Sebagai tindak lanjut dari pakta ini, Inggris dan Prancis direncanakan mengadakan latihan militer bersama dalam beberapa bulan ke depan untuk menguji skenario tanggap darurat terhadap serangan nuklir dan siber.

Pakta ini menandai babak baru dalam hubungan bilateral antara kedua negara, yang sebelumnya juga telah bekerja sama dalam pengembangan kapal induk, pelatihan militer, dan operasi kontra-terorisme.

Di sisi lain, para pegiat perdamaian internasional menyerukan agar langkah ini tidak mengarah pada ketegangan baru, dan mendorong semua pihak untuk tetap mengedepankan diplomasi serta menghindari eskalasi konflik bersenjata.

Sebagai catatan, Inggris dan Prancis merupakan dua dari sembilan negara yang secara resmi memiliki senjata nuklir, dan keduanya merupakan anggota tetap Dewan Keamanan PBB dengan hak veto.

perjanjian nuklir antara Inggris dan Prancis menandai perubahan penting dalam strategi keamanan regional di Eropa. Langkah ini merupakan reaksi terhadap dinamika global yang semakin tidak menentu serta potensi ancaman dari pihak eksternal seperti Rusia. Meski menimbulkan kekhawatiran, kerja sama ini ditekankan tetap dalam kerangka internasional yang sah.

Perlu dicermati, bahwa kolaborasi seperti ini dapat meningkatkan solidaritas internal NATO, namun juga dapat menimbulkan kekhawatiran dari negara-negara di luar aliansi tersebut. Masyarakat internasional diharapkan terus memantau perkembangan ini agar tidak berujung pada konflik yang lebih luas. Transparansi serta dialog antar negara menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas global di masa depan.

Oleh karena itu, komunitas internasional perlu mengambil bagian dalam menciptakan ekuilibrium antara pertahanan dan perdamaian. Perjanjian ini sebaiknya dijadikan momentum untuk meningkatkan mekanisme dialog antara kekuatan besar dunia.

Pemerintah di kawasan Eropa pun perlu menyiapkan strategi baru yang lebih adaptif dan terbuka terhadap kerja sama keamanan bersama, tanpa melupakan pentingnya diplomasi. Jika tidak ditangani secara hati-hati, langkah ini dapat menimbulkan perlombaan kekuatan baru di panggung global.(*)


 

Tags: ancamanInggrisNATOpakta nuklirPrancisRusia
Post Sebelumnya

Keajaiban Alam Pantai Mbawana, Destinasi Tersembunyi di NTT

Post Selanjutnya

Putri Ariani Satu-satunya Musisi RI di F1

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadiri acara Imlek (Ist)

AHY: Perbedaan Tak Boleh Jadi Sekat, Imlek Momentum Perkuat Persatuan Bangsa

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebutkan bahwa keberagaman latar belakang, identitas,...

Pohon rawan tumbang di Jakarta Pusat (Ist)

Membahayakan Pengendara, Pemkot Jakbar Pangkas 541 Pohon Rawan Tumbang

oleh Noval Verdian
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Selama periode Januari 2026, jajaran Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat telah memangkas 541...

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat memberikan keterangan peran Bahar bin Smith sebagai tersangka saat terjadi pengeroyokan. (Foto: Aminuddin Sitompul)

Bahar bin Smith Kembali Ditetapkan Tersangka Kasus Pengeroyokan, Karena Ikut Pukul Anggota Banser

oleh Aminuddin Sitompul
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Polda Metro Jaya menyebutkan peran Bahar bin Smith setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan terhadap anggota...

Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri saat menghadiri ulang tahun Eyang Meri yang ke-100 pada 23 Juni 2025 lalu. Foto: Monang Sinaga/PDIP

Istri Hoegeng Meninggal, Inilah Kenangan Megawati Soekarnoputri Tentang Eyang Meri 

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Wafatnya istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani yang akrab disapa Eyang Meri, meninggal...

Post Selanjutnya
Putri Ariani Satu-satunya Musisi RI di F1

Putri Ariani Satu-satunya Musisi RI di F1

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.