EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Indonesia Resmi Gabung BRICS, Trump Ancam Balas dengan Tarif Impor

Indonesia Resmi Gabung BRICS, Trump Ancam Balas dengan Tarif Impor

Indonesia resmi bergabung dengan BRICS sebagai anggota penuh, menjadikan total anggota 11 negara. Trump ancam balas dengan tarif impor tinggi.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
13 Juli 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, EKOIN.CO – Indonesia resmi menjadi anggota penuh aliansi ekonomi negara berkembang, BRICS, setelah diumumkan oleh Pemerintah Brasil selaku Ketua BRICS 2025. Keputusan ini sekaligus menambah jumlah negara anggota tetap BRICS menjadi 11.

Langkah Indonesia ini langsung memicu reaksi keras dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang menyebut aliansi BRICS sebagai “ancaman serius” bagi kepentingan ekonomi AS. Trump bahkan mengancam akan mengenakan tarif impor tinggi terhadap semua negara anggota BRICS.

“Jika negara-negara ini berpikir mereka bisa bersatu melawan Amerika Serikat, maka mereka akan segera merasakan konsekuensinya dalam bentuk tarif impor yang sangat besar,” kata Trump dalam pernyataan resminya dari Gedung Putih.

Komposisi dan Peran Negara Anggota Tetap BRICS

Aliansi BRICS awalnya dibentuk oleh lima negara pendiri—Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan—dengan tujuan memperkuat kerja sama ekonomi negara berkembang dan menyeimbangkan dominasi Barat dalam sistem global.

Berita Menarik Pilihan

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Brasil, sebagai salah satu pendiri sejak 2006, kini memegang kursi ketua BRICS tahun ini. Negara tersebut menonjol dalam sektor pertanian dan energi, serta aktif mendorong agenda perdagangan berkelanjutan di forum global.

Rusia juga merupakan anggota pendiri BRICS. Negara ini dikenal vokal dalam menyerukan reformasi terhadap lembaga multilateral seperti PBB dan IMF. Rusia membawa pengaruh besar dari sektor energi, militer, dan eksplorasi luar angkasa.

India, anggota pendiri lainnya, memainkan peran penting dalam bidang teknologi informasi dan farmasi. Pemerintah India konsisten mendorong kerja sama teknologi dan pengembangan kapasitas di antara anggota BRICS.

China, sebagai ekonomi terbesar dalam aliansi, bertanggung jawab atas pendanaan proyek-proyek lintas negara melalui New Development Bank, juga dikenal sebagai BRICS Bank. Negara ini menjadi penggerak utama dalam integrasi ekonomi kawasan.

Afrika Selatan bergabung pada tahun 2010 atas undangan China. Sebagai satu-satunya wakil dari Afrika, negara ini mengangkat isu pembangunan berkelanjutan dan memperjuangkan suara negara-negara Selatan Global dalam tata kelola internasional.

BRICS Perluas Keanggotaan hingga 11 Negara

Kini, dengan masuknya Indonesia, BRICS secara resmi memiliki 11 negara anggota tetap. Penambahan anggota lain sebelumnya telah mencakup Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab, dan Iran, yang masing-masing disahkan pada pertemuan puncak sebelumnya.

Pemerintah Indonesia menyebut keputusan ini sebagai langkah strategis dalam menghadapi ketimpangan ekonomi global. “Keanggotaan Indonesia dalam BRICS adalah bentuk komitmen untuk memperkuat kerja sama ekonomi Selatan-Selatan,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Indonesia diharapkan memainkan peran penting dalam integrasi rantai pasok, stabilisasi pangan, dan energi kawasan Asia Tenggara, sekaligus membawa aspirasi negara berkembang dalam forum global.

Sementara itu, di Washington, Gedung Putih telah menginstruksikan Departemen Perdagangan AS untuk mengkaji ulang seluruh fasilitas dagang yang dinikmati oleh negara-negara anggota BRICS.

“Presiden Trump memerintahkan peninjauan total terhadap status perdagangan negara-negara yang kini menantang supremasi ekonomi AS,” kata juru bicara Gedung Putih, Sarah Matthews.

Keputusan Indonesia ini juga mendapatkan dukungan dari berbagai negara berkembang lain, termasuk Malaysia, Turki, dan Nigeria yang sebelumnya menyatakan minat untuk bergabung dengan BRICS.

Aliansi BRICS kini berupaya memperluas pengaruhnya dengan mendirikan alternatif terhadap sistem pembayaran internasional berbasis dolar, serta membentuk blok perdagangan dengan standar sendiri.

Sebagai respons terhadap ancaman Trump, pernyataan bersama dari BRICS menyatakan bahwa “kerja sama multilateral tidak boleh diancam oleh unilateralisme yang eksesif”.

Ekonom dari Universitas Indonesia, Dr. Dewa Gede, menyebut langkah ini sebagai simbol pergeseran kekuatan global dari Barat ke Timur. “Masuknya Indonesia menandai babak baru aliansi ekonomi global non-Barat,” katanya.

Pertemuan puncak BRICS 2025 dijadwalkan berlangsung di Rio de Janeiro, Brasil, pada bulan Oktober mendatang. Indonesia akan secara resmi menyampaikan inisiatif kerja samanya di forum tersebut.

Langkah BRICS ini juga berpotensi memperkuat posisi Global South dalam negosiasi iklim, perdagangan, dan reformasi tata kelola global ke depan.

Langkah Indonesia bergabung dengan BRICS menunjukkan arah baru dalam kebijakan luar negeri ekonomi. Dengan keanggotaan ini, Indonesia dapat memperluas jaringan perdagangan dan diplomasi dengan negara-negara strategis.

Respons keras Presiden Trump mencerminkan kekhawatiran AS terhadap munculnya blok ekonomi yang dapat menyaingi dominasi Barat dalam sistem global.

Aliansi BRICS, yang kini diperluas menjadi 11 negara, menegaskan visinya dalam menciptakan sistem multilateral baru yang lebih adil dan seimbang.

Indonesia diharapkan memanfaatkan momentum ini untuk mengangkat kepentingan negara berkembang dalam forum internasional, terutama dalam isu ketahanan energi, pangan, dan pembangunan berkelanjutan.

Namun tantangan ke depan tidak ringan, terutama menghadapi tekanan ekonomi dari negara-negara Barat dan menjaga kesatuan agenda di antara anggota BRICS yang beragam. (*)


Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v”

Tags: BRICS 2025BRICS New Development Bank.daftar anggota BRICSIndonesia gabung BRICStarif impor TrumpTrump ancam BRICS
Post Sebelumnya

Kompolnas Minta Evaluasi Internal Polda Jatim Tentang Kasus Dahlan Iskan

Post Selanjutnya

Warga Lumajang Ketakutan Usai Terima Paket Misterius

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

BI berkomitmen memperkuat sinergi dengan Program Asta Cita Pemerintah guna menjaga stabilitas makroekonomi dan menarik investasi asing di tahun 2026. (Foto: Humas BI/Ekoin.co)

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Moody's juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers. Namun demikian, menurut Moody's,...

Post Selanjutnya
Warga Lumajang Ketakutan Usai Terima Paket Misterius

Warga Lumajang Ketakutan Usai Terima Paket Misterius

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.