EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA
Warga Lumajang Ketakutan Usai Terima Paket Misterius

Warga Lumajang Ketakutan Usai Terima Paket Misterius

Agus menerima kiriman barang misterius sejak 7 Juni. Polisi mendalami dugaan doxing yang jadi penyebab.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
13 Juli 2025
Kategori PERISTIWA, SOSIAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Lumajang, EKOIN.CO – Kiriman paket berisi barang elektronik mewah secara misterius menimpa seorang warga di Sumbersuko, Lumajang, Jawa Timur. Peristiwa tersebut bermula sejak 7 Juni 2025 dan membuat penerimanya, Agus Harianto, melaporkan kejadian itu ke Polres Lumajang karena merasa diteror oleh pengirim yang tidak dikenal.

Pengakuan Agus kepada media menyebutkan bahwa dirinya mulai curiga ketika kurir ojek online mengantarkan makanan yang tidak ia pesan. Karena takut, makanan tersebut tidak disentuh sama sekali.

Tiga hari berselang, tepatnya pada 10 Juni 2025, Agus kembali menerima dua paket berisi komputer dan televisi. Barang-barang tersebut datang tanpa konfirmasi ataupun pemesanan dari pihaknya.

Puncaknya terjadi pada 12 Juni 2025 ketika jumlah kiriman semakin banyak dan tidak masuk akal. Ia menerima handphone, tiga unit laptop, sebuah akuarium, dan tiga kasur springbed dalam waktu bersamaan.

“Kalau dihitung ini puluhan juta Rupiah. Ada lebih dari 20 juta ini. Pesanan ini datang dari toko berbeda, akun pemesannya sama. Tapi atas nama saya,” ujar Agus ketika dihubungi pada Minggu, 13 Juli 2025.

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

Diduga Terkait Doxing

Agus mengungkapkan bahwa ia bukan hanya kebingungan tetapi juga sempat terlibat adu argumen dengan para kurir karena persoalan pembayaran. Para kurir mengira semua pesanan tersebut memang dilakukan oleh Agus.

Dirinya mengaku tidak pernah memesan barang-barang tersebut dan sangat yakin menjadi korban kejahatan digital, terutama doxing atau penyebaran data pribadi tanpa izin.

“Setiap saat saya tidak pernah menyebarkan data pribadi. Tapi paket itu dikirim ke alamat sesuai KTP saya. Ini jelas doxing,” jelasnya dengan tegas.

Sebagai langkah hukum, Agus telah resmi melaporkan kasus ini ke Polres Lumajang agar segera ditindaklanjuti dan tidak memakan korban lainnya.

Menanggapi laporan tersebut, Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengonfirmasi adanya laporan dari warga atas nama Agus mengenai kasus penyalahgunaan data pribadi.

“Iya, masih kami lakukan penyelidikan,” kata Alex saat dimintai keterangan oleh media.

Polisi Imbau Masyarakat Waspada Digital

AKBP Alex Sandy Siregar turut mengimbau masyarakat agar tidak gegabah dalam menggunakan perangkat digital. Ia menekankan pentingnya kehati-hatian terhadap berbagai tautan dan pesan yang diterima di gawai masing-masing.

Menurut Alex, penyebaran data pribadi bisa terjadi hanya dengan mengklik tautan yang tampak tidak mencurigakan, meskipun berasal dari orang yang dikenal.

“Kami mengimbau hati-hati saat menggunakan gadget. Jangan sembarangan klik pesan, meskipun itu dari orang yang kita kenal,” jelas Alex dalam keterangannya.

Ia juga meminta masyarakat Lumajang agar lebih kritis dan bijak dalam bermedia sosial, serta tidak mudah tergoda dengan penawaran atau pesan yang tidak jelas sumbernya.

Apabila masyarakat merasa ragu terhadap kiriman atau pesan digital yang mencurigakan, pihak kepolisian menyarankan agar langsung mengabaikannya atau segera melapor kepada pihak berwenang.

Polisi memastikan bahwa kasus seperti yang menimpa Agus akan menjadi perhatian serius karena menyangkut keamanan digital warga di wilayah Lumajang.

Mereka juga menegaskan pentingnya perlindungan data pribadi dan meminta warga untuk mengaktifkan verifikasi dua langkah serta tidak membagikan informasi sensitif ke platform publik.

Dari penelusuran awal, paket-paket yang dikirim kepada Agus berasal dari toko online berbeda, namun menggunakan akun pemesan yang identik dan mencantumkan data pribadi Agus secara lengkap.

Penyidik tengah bekerja sama dengan sejumlah penyedia jasa logistik dan platform e-commerce guna mengusut asal-usul akun pemesan dan pola pengiriman.

Langkah ini diambil untuk memastikan apakah motif pengiriman ini berkaitan dengan perundungan digital, pemerasan, atau bentuk lain dari kejahatan siber.

Polres Lumajang berharap penyelidikan ini dapat segera mengungkap identitas pelaku yang memanfaatkan celah digital untuk melakukan intimidasi.

Seluruh proses pengumpulan bukti dilakukan secara tertutup untuk menghindari adanya pengaburan informasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Agus saat ini memilih untuk membatasi aktivitas digitalnya dan meningkatkan pengamanan terhadap akun media sosial dan data pribadinya.

Sementara itu, keluarga Agus mengaku turut merasa tertekan dan tidak tenang atas kiriman barang yang terus berdatangan tanpa kepastian.

Mereka berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap kasus ini agar tidak meresahkan masyarakat dan mencegah hal serupa terulang kembali.

Dari pihak ojek online, beberapa kurir sempat mempertanyakan kesalahan alamat, namun nyatanya seluruh data pengiriman memang benar sesuai milik Agus.

Meskipun sebagian besar barang telah dikembalikan atau ditahan sementara oleh pihak kepolisian, kasus ini menjadi perhatian publik di Lumajang dan sekitarnya.

Penting bagi masyarakat untuk selalu waspada dan tidak sembarangan memberikan informasi pribadi kepada pihak yang tidak dikenal, terutama di dunia maya.

kasus yang dialami Agus di Lumajang menjadi contoh nyata bahwa kejahatan digital tidak memandang latar belakang atau profesi seseorang. Keamanan data pribadi merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga dalam penggunaan teknologi sehari-hari.

Diharapkan masyarakat lebih waspada terhadap segala bentuk interaksi digital, terutama yang melibatkan informasi sensitif. Jangan tergoda dengan pesan atau tautan mencurigakan, walau tampaknya dikirim oleh orang terpercaya.

Upaya preventif seperti menggunakan autentikasi ganda dan memperbarui kata sandi secara berkala menjadi langkah awal yang dapat meminimalisir risiko penyalahgunaan data.

Pihak berwenang, dalam hal ini kepolisian, juga diharapkan meningkatkan edukasi publik mengenai ancaman dunia maya dan prosedur pelaporan jika menjadi korban.

Ke depan, regulasi perlindungan data pribadi perlu ditegakkan dengan serius agar masyarakat memiliki payung hukum yang kuat dalam menghadapi era digital yang semakin kompleks.(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


Tags: doxingelektronikLumajangpaket misteriuspolisiPS4
Post Sebelumnya

Indonesia Resmi Gabung BRICS, Trump Ancam Balas dengan Tarif Impor

Post Selanjutnya

Jerman Kirim Rudal Jarak Jauh ke Ukraina

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Post Selanjutnya
Jerman Kirim Rudal Jarak Jauh ke Ukraina

Jerman Kirim Rudal Jarak Jauh ke Ukraina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.