Bogor, EKOIN.CO – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan harapan besar terhadap peran Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dalam membentuk karakter wirausaha muda yang tangguh dan mandiri. Hal tersebut diungkapkan saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) HIPMI Kota Bogor ke-VI Tahun 2025 yang diselenggarakan di Luminor Hotel, Jalan Cidangiang, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, pada Minggu, 13 Juli 2025.
Dalam sambutannya, Dedie menyoroti pentingnya HIPMI sebagai wadah pembelajaran kewirausahaan bagi generasi muda. Ia menekankan bahwa HIPMI harus menjadi tempat untuk memahami cara mengelola bisnis dengan baik dan bertanggung jawab dalam rangka menghadapi tantangan ekonomi masa depan.
Dedie menilai bahwa keberhasilan organisasi seperti HIPMI akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pengusaha muda. “Jika langkah-langkah yang diambil oleh HIPMI dalam berorganisasi baik, maka tentu efeknya akan melahirkan pengusaha muda yang tangguh,” ujarnya.
Menurutnya, Kota Bogor memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Berbagai peluang berusaha dan berbisnis terbuka luas, namun perlu digali lebih dalam oleh generasi muda agar memberikan hasil optimal. Ia pun mendorong anggota HIPMI untuk fokus mengembangkan potensi daerah.
“Harapannya ke sana. Jadi, sebagaimana yang tadi saya sampaikan, fokus dan gali potensi yang ada di daerah, serta berani maju membawa bendera sendiri,” kata Dedie dalam pidatonya. Ia juga menambahkan pentingnya kesadaran diri untuk menilai kelebihan dan kekurangan pribadi sebagai proses pembelajaran berkelanjutan.
Penguatan Wirausaha Lokal Melalui Kemandirian
Dedie Rachim juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk organisasi terkait, untuk bersama-sama mendorong pengusaha muda agar mampu berdiri di atas kaki sendiri. Ia menegaskan pentingnya mengelola usaha sendiri tanpa bergantung pada pihak luar.
“Kita berjuang dan sama-sama saling belajar dan membina. Kita butuh orang-orang yang memang murni dan asli pengusaha Kota Bogor,” tegasnya di hadapan para peserta Muscab.
Muscab HIPMI Kota Bogor ke-VI ini dilaksanakan dalam satu hari dan turut mengagendakan pemilihan ketua baru HIPMI Kota Bogor. Diharapkan kepemimpinan yang baru dapat membawa semangat baru dalam menjalankan roda organisasi.
Dedie juga menyampaikan pentingnya kelancaran proses transisi kepemimpinan agar tidak mengganggu kinerja organisasi. Ia berharap Muscab kali ini menghasilkan keputusan yang solid dan strategis demi keberlanjutan HIPMI di masa depan.
Sinergi HIPMI dan Pemerintah Kota Bogor
Lebih lanjut, Dedie berharap Muscab ini mampu memperkuat hubungan antara HIPMI dan Pemerintah Kota Bogor. Ia menekankan perlunya kolaborasi yang kuat untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal secara lebih optimal.
Menurutnya, organisasi lain di Kota Bogor juga harus mengikuti langkah positif ini dengan segera melakukan rekonsiliasi internal demi menciptakan suasana yang kondusif. “Rekomendasi positif ini diharapkan dapat meningkatkan kolaborasi dan sinergi dengan Pemerintah Kota Bogor yang semakin kuat,” ujar Dedie.
Kegiatan Muscab HIPMI ini diikuti oleh para pengusaha muda dari berbagai sektor. Mereka datang untuk memberikan suara serta berpartisipasi dalam diskusi-diskusi strategis seputar dunia usaha di Kota Bogor.
HIPMI sendiri merupakan organisasi yang telah banyak melahirkan pengusaha sukses di berbagai daerah. Muscab ke-VI ini menjadi momentum untuk memperkuat peran HIPMI dalam mendukung pembangunan ekonomi di tingkat daerah.
Sebagai organisasi yang telah berkiprah cukup lama, HIPMI diharapkan semakin adaptif terhadap perkembangan zaman, termasuk dalam menghadapi tantangan digitalisasi dan persaingan global yang semakin ketat.
Para anggota HIPMI juga didorong untuk terus memperluas jejaring kerja sama, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Dedie berharap generasi pengusaha muda mampu memanfaatkan momen ini untuk terus berkembang.
Pemerintah Kota Bogor sendiri membuka ruang kolaborasi yang luas bagi para pengusaha muda yang memiliki semangat inovatif dan berkomitmen membangun ekonomi kerakyatan.
Muscab kali ini tidak hanya menjadi ajang pemilihan kepemimpinan, tetapi juga menjadi forum evaluasi dan refleksi atas perjalanan HIPMI selama ini di Kota Bogor. Diharapkan lahir gagasan-gagasan baru yang lebih progresif.
Para peserta Muscab menyambut positif arahan dari Dedie Rachim. Mereka menyatakan siap untuk menjalankan amanat dan bersinergi dengan pemerintah guna menciptakan iklim usaha yang sehat dan inklusif.
Ke depan, HIPMI Kota Bogor akan lebih menekankan pembinaan bagi anggota baru dan pengusaha pemula melalui pelatihan kewirausahaan, akses modal, serta pembinaan berkelanjutan.
Sebagai penutup, Muscab HIPMI ke-VI diharapkan menjadi momentum penting dalam mencetak pengusaha yang tidak hanya tangguh secara bisnis, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.
Kemandirian ekonomi perlu terus dipupuk melalui pembinaan pengusaha muda yang konsisten dan strategis. Dukungan dari pemerintah daerah serta sinergi lintas sektor akan memperkuat fondasi kewirausahaan lokal.
HIPMI harus berperan lebih aktif sebagai jembatan antara pelaku usaha muda dan pemerintah. Forum-forum seperti Muscab menjadi wahana penting untuk memperkuat visi, memperluas jejaring, dan merumuskan langkah konkret.
Kegiatan seperti ini juga menjadi ruang strategis dalam membangun solidaritas antar pengusaha muda agar tumbuh secara kolektif dan berkelanjutan. Tidak hanya menumbuhkan bisnis individu, tetapi juga mengangkat perekonomian kota secara umum.
Kolaborasi nyata antara sektor publik dan privat harus terus dijaga, terutama dalam menyikapi dinamika global yang sangat cepat berubah. HIPMI dapat menjadi agen perubahan dan pembawa semangat optimisme ekonomi lokal.
Dengan semangat belajar, bekerja sama, dan berinovasi, para pengusaha muda di Kota Bogor diharapkan menjadi penggerak utama perekonomian daerah sekaligus contoh inspiratif bagi generasi berikutnya. (*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v





