EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM
La Sape: Gaya Mewah di Tengah Kemiskinan, Identitas Budaya Kongo yang Kontroversial

La Sape: Gaya Mewah di Tengah Kemiskinan, Identitas Budaya Kongo yang Kontroversial

La Sape bukan sekadar tren fashion, melainkan gerakan budaya yang lahir dari sejarah kolonial Kongo, di mana anggotanya mempertahankan martabat melalui penampilan mewah meski hidup dalam kesederhanaan, meski menuai pro-kontra di masyarakat.

Ray oleh Ray
15 Juli 2025
Kategori RAGAM, SENI & BUDAYA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Di tengah kesulitan ekonomi yang melanda Republik Kongo dan Republik Demokratik Kongo, sekelompok orang tetap mempertahankan gaya hidup unik: tampil stylish dengan pakaian mewah meski hidup serba pas-pasan. Mereka adalah anggota La Sape (Société des Ambianceurs et des Personnes Élégantes), komunitas yang menjadikan fashion sebagai bentuk ekspresi diri dan kebanggaan.

Berasal dari era kolonial Belgia-Prancis, La Sape bermula ketika pekerja Kongo menerima pakaian bekas dari majikan Eropa mereka. Seiring waktu, gaya berpakaian ala “pria Prancis” ini berkembang menjadi gerakan budaya. Para sapeur (anggota pria) dan sapeuses (anggota wanita) kerap terlihat mengenakan jas desainer ternama, sepatu kulit mahal, serta aksesoris seperti topi bowler dan tongkat, meski profesi mereka sehari-hari hanyalah supir taksi, petani, atau tukang kayu.

“Saya merasa nyaman dengan setelan Ozwald Boateng saya. Bagi saya, La Sape adalah soal kebersihan dan martabat,” kata Aime Champaigne, seorang sapeur, seperti dilansir dari Al Jazeera.

Meski dihormati sebagai bagian dari identitas budaya Kongo, La Sape tak lepas dari kritik. Banyak yang menganggap gaya hidup ini tidak rasional, terutama ketika anggotanya rela menabung bertahun-tahun demi membeli satu setelan jas senilai ribuan dolar. “Mereka lebih memilih membeli kemeja seharga US$100-200 ketimbang menabung untuk rumah, motor, atau mobil,” ungkap Tariq Zaidi, fotografer dan penulis buku Sapeurs: Ladies and Gentlemen of the Congo, dalam wawancara dengan Vogue Scandinavia.

Bagi para sapeur, keaslian dan gaya adalah segalanya. Mereka menolak memakai barang tiruan dan percaya bahwa penampilan elegan mampu membawa kebahagiaan serta kepercayaan diri. Gerakan ini juga dianggap sebagai bentuk perlawanan terhadap kemiskinan dan penindasan, sekaligus cara menegaskan identitas di tengah keterbatasan.

Berita Menarik Pilihan

Timnas Futsal Indonesia Lolos Final Piala Asia 2026 Hector Souto Tolak Sebutan Pencetak Sejarah

Ambisi Papan Atas Persik Kediri: Marcos Reina Torres Bidik ‘Sapu Bersih’ Laga Kandang Februari

Tags: Aime ChampaigneAl Jazeerabudayafashiongaya hidupkemiskinankolonialismeLa SapemartabatOzwald BoatengperlawananRepublik Demokratik KongoRepublik KongosapeursapeusesTariq ZaidiVogue Scandinavia
Post Sebelumnya

Pemulihan Pajak Rp 13,9 Miliar Sumedang, Kejari Tegas Tagih Penunggak

Post Selanjutnya

Gubernur Pramono Hadiri HLPF 2025 di New York

Ray

Ray

Berita Terkait

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, memberikan instruksi di pinggir lapangan saat laga semifinal melawan Jepang di Indonesia Arena. Meski sukses membawa Indonesia ke final Piala Asia untuk pertama kalinya, Souto menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah buah keringat para pemainnya secara keseluruhan. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Timnas Futsal Indonesia Lolos Final Piala Asia 2026 Hector Souto Tolak Sebutan Pencetak Sejarah

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Hasil tersebut menjadi pencapaian tertinggi Indonesia sepanjang keikutsertaan di Piala Asia Futsal. Pada edisi sebelumnya di Kuwait 2022, langkah Merah...

Penyerang Persik, Adrian Luna menjadi tumpuan saat menjalani tiga laga kandang. (iG Persik)

Ambisi Papan Atas Persik Kediri: Marcos Reina Torres Bidik ‘Sapu Bersih’ Laga Kandang Februari

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Persik dijadwalkan menjalani tiga laga kandang beruntun di Stadion Brawijaya, masing-masing menghadapi Dewa United (7 Februari), PSIM Yogyakarta (13 Februari),...

Anthony Ginting menjadi penentu kemenangan tim beregu Indonesia saat mengalahkan Malaysia dalam kejuaraan beregu di Tiongkok (IG PBSI)

Pupus Sudah Harapan Malaysia, Ginting Pastikan Tetangga Tak Berkutik di Partai Penentu

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Pada gim kedua, Kong tampil lebih agresif dan memimpin sejak awal. Ginting tertinggal di interval dan harus mengakui keunggulan lawannya...

Seorang petugas sedang menyiapkan teleskop untuk pemantauan hilal.

BRIN Prediksi Awal Ramadan 1447 H Berpotensi Beda, Thomas Djamaluddin: Jatuh 19 Februari 2026

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Thomas menilai perbedaan ini merupakan hal yang wajar dalam praktik penentuan kalender hijriah, mengingat setiap lembaga memiliki pendekatan ilmiah dan...

Post Selanjutnya
Gubernur

Gubernur Pramono Hadiri HLPF 2025 di New York

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.