EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS ENERGI
Teknologi Lokal Saingi Jepang dalam Daur Ulang Baterai

Sumber dok brin.go.id

Teknologi Lokal Saingi Jepang dalam Daur Ulang Baterai

Dengan metode daur ulang langsung berbasis air, BRIN menunjukkan bahwa Indonesia mampu mengembangkan teknologi sendiri yang efisien dan aman, sekaligus mengurangi potensi polusi dari limbah baterai kendaraan listrik.

Agus DJ oleh Agus DJ
15 Juli 2025
Kategori ENERGI, OTOMOTIF, TEKNOLOGI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Bisnis daur ulang baterai kendaraan listrik menjadi perhatian utama dalam pengembangan industri ramah lingkungan di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Evy Kartini, periset dari Organisasi Riset Nanoteknologi dan Material, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dalam Periklindo EV Conference 2025 di Jimbaran, Kamis (10/07).

Evy menekankan bahwa kendaraan listrik memang menjadi solusi mengurangi emisi karbon dioksida. Namun, potensi limbah baterai yang besar di masa mendatang menjadi tantangan baru yang harus segera diantisipasi melalui teknologi daur ulang.

“Ada tiga metode daur ulang baterai yaitu hidrometalurgi, pirolisis, dan daur ulang langsung. Kami tidak menggunakan metode pirolisis yang menghasilkan asap hitam. Kami menggunakan metode daur ulang langsung dengan menggunakan air,” jelas Evy dalam presentasinya.

Ia menambahkan bahwa pendekatan ini lebih ramah lingkungan dan sesuai untuk skala industri di Indonesia. Proses daur ulang langsung yang digunakan dinilai lebih aman dan minim dampak terhadap udara.

Dalam penjelasannya, Evy juga mengungkap bahwa komponen baterai kendaraan listrik mengandung berbagai logam seperti baja, krom, dan nikel yang digunakan sebagai katoda, serta nikel dan aluminium pada konektornya.

Berita Menarik Pilihan

Mau ke IIMS 2026? Simak Jadwal, Harga Tiket, dan Daftar Fasilitas Gratis untuk Lansia

Rombak Susunan Direksi, Mega Satria Gantikan Emma Sri Martini sebagai DIrektur Keuangan Pertamina

Perbedaan Jenis Baterai Listrik dan Dampaknya

Evy menjelaskan bahwa saat ini baterai Litium Besi Fosfat (LFP) dan Nickel Manganese Cobalt (NMC) menjadi dua tipe utama yang digunakan. Masing-masing memiliki karakteristik berbeda, baik dari segi tegangan maupun daya tahan.

“NMC dan LFP memiliki perbedaan keluaran tegangan dan arus. Untuk NMC memiliki tegangan 3,7 volt (V) dengan kapasitas 2500 milliampere per jam (mAH). Sementara itu, LFP memiliki tegangan 3,2 V dan 1800 mAH,” jelasnya.

Baterai LFP, menurut Evy, memiliki keunggulan dalam siklus hidup yang lebih panjang. Hal ini berarti baterai jenis tersebut lebih tahan lama dan dapat digunakan dalam jangka waktu lebih lama sebelum harus diganti.

Dirinya menekankan pentingnya konsumen memahami spesifikasi baterai sebelum membeli kendaraan listrik. Pengetahuan ini bisa menentukan efisiensi penggunaan dan keselamatan kendaraan.

“Keselamatan baterai merupakan hal yang krusial karena suhu baterai akan meningkat jika digunakan. Selain itu plastik pemisah blok baterai bisa menyebabkan kebocoran yang dapat menimbulkan ancaman,” ungkapnya.

Uji Coba Teknologi Daur Ulang dan Potensi Produksi Lokal

Untuk memastikan efektivitas teknologi, Evy mengatakan pihaknya telah melakukan uji coba perbandingan sistem daur ulang dengan produk Sumitomo dari Jepang. Hasil uji menunjukkan kesamaan hasil sulfat fisik yang dihasilkan dari proses tersebut.

“Teknologinya tidak terlalu kompleks, kami melakukan perbandingan dengan menggunakan baterai Sumitomo karena mereka menghasilkan sulfat fisik dan hasilnya identik,” jelasnya dalam sesi penutupan paparan.

Ia juga menyebutkan bahwa metode ini memungkinkan Indonesia untuk memiliki teknologi daur ulang baterai sendiri tanpa terlalu bergantung pada sistem luar negeri. Selain efisien, hal ini juga dapat mengurangi biaya produksi dan impor komponen baterai bekas.

Konferensi Periklindo EV 2025 sendiri menjadi ajang penting untuk memperkenalkan hasil riset terbaru di bidang kendaraan listrik, termasuk strategi pengelolaan limbah dan inovasi teknologi energi berkelanjutan.

Dengan perhatian yang semakin besar terhadap lingkungan, teknologi daur ulang baterai diharapkan bisa menjadi solusi strategis untuk mendukung transisi energi bersih di Indonesia secara menyeluruh.

Daur ulang baterai menjadi aspek penting dalam mendukung kebDaur ulang bateraierlanjutan industri kendaraan listrik. Melalui metode daur ulang langsung berbasis air, Indonesia dapat mengembangkan pendekatan yang ramah lingkungan dan efisien. Teknologi ini menawarkan solusi terhadap potensi lonjakan limbah baterai seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik.

Perbedaan jenis baterai seperti NMC dan LFP memiliki implikasi signifikan terhadap keselamatan, efisiensi, dan siklus hidup baterai. Oleh karena itu, konsumen perlu mendapatkan edukasi mendalam sebelum memilih kendaraan listrik yang sesuai. Hal ini penting untuk mendukung pemanfaatan energi yang optimal.

Uji coba yang dilakukan BRIN menunjukkan kesiapan teknologi lokal dalam menghadapi tantangan masa depan. Keberhasilan ini bisa menjadi dasar pengembangan industri daur ulang baterai dalam negeri yang berdaya saing tinggi dan mampu mendukung ekonomi hijau nasional.(*)

Tags: baterai LFPbaterai NMCBRINdaur ulang bateraidaur ulang langsungemisi karbonenergi bersihEvy KartiniJimbaran 2025kendaraan listrikkeselamatan baterailimbah bateraiPeriklindo EV Conferenceriset energisiklus bateraiteknologi ramah lingkungan
Post Sebelumnya

Energi Nuklir Diusulkan Dukung Mobil Listrik Nasional

Post Selanjutnya

Dua Kali Diperiksa, Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Belum Ditetapkan Tersangka 

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

IMS 2026 Resmi Dibuka, 180 Merek Otomotif Serbu JIExpo Kemayoran

Mau ke IIMS 2026? Simak Jadwal, Harga Tiket, dan Daftar Fasilitas Gratis untuk Lansia

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Pameran yang berlangsung sampai 15 Februari tersebut tidak sekadar menampilkan produk otomotif terbaru, tetapi juga memadukan unsur hiburan dan gaya...

Mega Satria Direktur Keuangan Pertamina yang Baru. (Foto Istimewa/Pertamina)

Rombak Susunan Direksi, Mega Satria Gantikan Emma Sri Martini sebagai DIrektur Keuangan Pertamina

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Dikutip dari laman resmi Pertamina, Kamis (5/2/2026), Mega Satria memperoleh gelar Sarjana Administrasi Bisnis (S1) dari Wichita State University, Amerika...

Dua Gerhana Matahari Terjadi pada Februari dan Agustus 2026, Total dan Cincin Api

Dua Gerhana Matahari Terjadi pada 17 Februari dan Agustus 2026, Total dan Cincin Api

oleh Akmal Solihannoer
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Tahun 2026 akan diwarnai oleh dua fenomena astronomi berupa gerhana matahari yang terjadi pada Februari dan Agustus....

Memaknai Filosofi Tahun Kuda dalam Guratan Desain Vespa 946 Horse (Ist)

Memaknai Filosofi Tahun Kuda dalam Guratan Desain Vespa 946 Horse

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Bagi sebagian orang, kendaraan adalah alat transportasi, namun bagi Vespa, setiap unit adalah kanvas budaya. Menyambut Tahun...

Post Selanjutnya
Masih Butuhkan Keterangan Tambahan, Penyidik Jampidsus Akan Kembali Periksa Nadiem Makarim 

Dua Kali Diperiksa, Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Belum Ditetapkan Tersangka 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.