Jakarta, Ekoin.co – Bagi sebagian orang, kendaraan adalah alat transportasi, namun bagi Vespa, setiap unit adalah kanvas budaya. Menyambut Tahun Kuda, merek ikonik asal Italia ini kembali melahirkan mahakarya edisi terbatas yang diberi tajuk Vespa 946 Horse.
Kehadirannya menjadi sekuel yang dinantikan setelah edisi Dragon dan Snake, membawa narasi tentang kewibawaan dan ketangguhan yang menjadi ruh dari simbol zodiak tersebut.
Visual Vespa 946 Horse kali ini bermain dengan palet warna bay, sebuah gradasi cokelat tua yang menangkap refleksi cahaya pada bulu kuda yang mengilap. Bodi baja yang menjadi ciri khasnya tampil dinamis melalui permainan tekstur matte dan glossy.
Detail emas yang disematkan di beberapa titik memberikan aksentuasi mewah tanpa kesan berlebihan, termasuk kehadiran monogram “V” yang tersembunyi dengan anggun pada bagian tapal kuda di bawah jok.
Satu hal yang konsisten dijaga oleh Vespa adalah penghormatan terhadap craftsmanship. Jok kulit pada edisi ini bukan sekadar tempat duduk; ia adalah hasil karya tangan (handmade) para perajin Italia yang mengambil inspirasi dari struktur pelana kuda.
Sentuhan material kulit premium ini juga menjalar hingga ke area kemudi, membungkus setang dan spion dengan presisi yang tinggi, menciptakan harmoni antara kenyamanan dan estetika.
Ekosistem kemewahan ini semakin lengkap dengan diperkenalkannya “In Sella”, bagian dari rilisan ketiga koleksi fashion “Al Vento”. Koleksi busana ini seolah menjadi jembatan antara dunia otomotif dan gaya hidup kelas atas.
Salah satu elemen yang menonjol adalah penggunaan Royal crest baru, sebuah simbol visual yang mempertemukan ilustrasi kuda dan anjing dachshund dalam komposisi simetris. Emblem ini diaplikasikan dengan bordir emas pada jaket varsity berbahan wol, memberikan kesan klasik sekaligus kontemporer.
Warna biru navy dipilih sebagai identitas utama koleksi “In Sella”, menghadirkan kesan bersih dan tidak lekang oleh waktu. Lini busana ini mencakup sweater, rompi, hingga kardigan dengan motif rajut kepang yang detailnya merujuk pada jahitan tangan pelana kuda.
Selain itu, sisi jenaka Vespa muncul melalui grafis pada kemeja poplin yang menggambarkan interaksi imajinatif antara pengendara berhelm Vespa dengan seekor kuda saat menikmati espresso—sebuah metafora visual tentang kebebasan dan gaya hidup yang santai.
Guna mendukung fungsionalitas bagi penggunanya, Vespa juga menyertakan aksesori opsional yang dirancang sangat detail di Italia.
Tas penyimpanan belakang berbahan kulit serupa dengan jok motor serta windshield dengan penyangga aluminium menjadi tambahan yang memperkuat karakter petualang yang elegan. Melengkapi itu semua, sebuah helm jet dengan logo “V” emas tiga dimensi hadir sebagai pelindung kepala yang eksklusif bagi para kolektor.
Antusiasme pasar global sudah mulai terlihat sejak pembukaan masa pre-order pada 26 Januari 2026. Koleksi motor dan lini fashion ini tersedia melalui situs resmi serta gerai fisik eksklusif Vespa The Empty Space di Milan.
Bagi publik di Indonesia yang ingin memiliki kepingan sejarah ini, informasi detail mengenai ketersediaan unit dan harga dapat dipantau secara berkala melalui situs www.vespa.co.id atau kanal media sosial resmi @vespa_indonesiaofficial.
Vespa 946 Horse bukan sekadar soal merayakan pergantian tahun dalam kalender Lunar, melainkan sebuah pernyataan tentang bagaimana desain, tradisi, dan inovasi dapat bersatu dalam satu tarikan garis yang abadi. (*)





