Jakarta, EKOIN.CO – Memiliki rumah atau properti impian kini bukan lagi sebatas wacana. Dengan sistem lelang aset yang transparan dan mudah diakses, siapa pun kini bisa mendapatkan rumah, tanah, hingga ruko dengan harga di bawah pasar. Kesempatan ini sangat terbuka lebar bagi masyarakat yang cerdas melihat peluang investasi.
Melalui program lelang, Anda bisa menemukan properti terbaik dengan lokasi strategis, legalitas jelas, dan potensi nilai jual kembali yang tinggi. Tak hanya untuk ditinggali, aset-aset ini juga dapat menjadi sumber penghasilan pasif dalam jangka panjang, seperti disewakan atau dikembangkan menjadi usaha.
Bagi Anda yang selama ini menunda membeli rumah karena kendala harga atau proses yang rumit, program ini hadir sebagai solusi. BNI menghadirkan sistem lelang yang tidak hanya mudah, tetapi juga didukung fasilitas pembiayaan, sehingga kepemilikan rumah impian kini lebih dekat dari yang Anda bayangkan.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali membuka kesempatan luas bagi masyarakat untuk berinvestasi properti melalui program lelang aset agunan sepanjang tahun 2025. Ribuan properti siap ditawarkan dengan harga kompetitif.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menegaskan bahwa lelang ini merupakan peluang strategis untuk mendapatkan properti bernilai tinggi dengan harga ekonomis. Lelang mencakup beragam jenis aset, dari tanah, rumah, hingga hotel dan kapal laut.
“Masyarakat dapat memanfaatkan lelang agunan ini karena harga yang ditawarkan cukup bersaing, bahkan bisa sampai pada harga yang sangat ekonomis,” ujar Okki dalam siaran resmi, Rabu (16/7).
BNI mencatat, sepanjang semester I-2025, sebanyak 1.728 aset telah dilelang dengan nilai mulai Rp50 juta hingga ratusan miliar. Masyarakat juga dapat menggunakan fasilitas pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) BNI untuk proses kepemilikan aset.
Program lelang ini dilaksanakan secara nasional dan terbuka bagi siapa pun yang tertarik berinvestasi properti. Informasi daftar aset dapat diakses melalui situs resmi BNI di https://lelangagunan.bni.co.id atau melalui kantor cabang terdekat.

Sistem Lelang Daring
BNI telah mengadopsi sistem e-auction untuk memudahkan proses lelang. Dengan sistem ini, peserta cukup mengikuti proses dari rumah tanpa harus datang ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).
“Masyarakat hanya perlu mempersiapkan beberapa hal penting, seperti memeriksa legalitas aset, mengunjungi lokasi jika memungkinkan, memahami syarat dan ketentuan lelang, serta menyiapkan dana yang cukup,” tambah Okki.
Sistem daring dinilai lebih inklusif, terutama bagi calon investor dari luar kota atau luar pulau. Dengan demikian, keterbatasan lokasi bukan lagi menjadi hambatan dalam memperoleh aset properti.
BNI menjamin transparansi proses lelang dan membuka ruang seluas-luasnya untuk publik berpartisipasi. Semua mekanisme disesuaikan dengan regulasi dan ketentuan lelang negara.
Seluruh proses, mulai dari pendaftaran, seleksi aset, hingga bidding, dapat dilakukan secara digital. Hal ini menjadi bagian dari komitmen BNI dalam mendukung literasi investasi dan transformasi digital perbankan.
Komitmen BNI untuk Akses Properti Terjangkau
Program ini menjadi langkah konkret BNI dalam memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan aset yang sah dan produktif. Skema pembiayaan turut dirancang agar lebih fleksibel dan terjangkau bagi kalangan menengah.
Lelang juga membuka peluang bagi sektor swasta atau pelaku usaha kecil yang membutuhkan ruang usaha atau lahan produksi dengan modal terbatas. Fleksibilitas skema pembiayaan dinilai penting dalam mendukung ekosistem UMKM nasional.
“Lelang tidak hanya terbatas di Jakarta, tetapi dilaksanakan di berbagai wilayah Indonesia,” kata Okki. Menurutnya, potensi nilai jual kembali aset cukup tinggi, sehingga cocok bagi investor jangka panjang.
Aset-aset tersebut sebagian besar merupakan hasil sitaan dari kredit bermasalah yang telah melalui proses hukum, sehingga status legalitasnya terjamin. Proses verifikasi dilakukan oleh tim khusus BNI sebelum dilelang.
BNI berharap, program ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap peluang investasi properti yang aman, terjangkau, dan menguntungkan dalam jangka panjang.
BNI membuka peluang luas bagi masyarakat dan investor untuk mengakses aset properti secara aman dan terjangkau melalui lelang agunan tahun 2025. Langkah ini sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi digital lewat sistem e-auction. Transparansi dan inklusivitas proses menjadi prioritas utama.
Dengan mengedepankan harga bersaing, kemudahan pembiayaan, serta sistem daring yang praktis, BNI memperkuat posisinya sebagai pelopor dalam inovasi investasi properti. Program ini juga berperan dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi melalui optimalisasi aset yang selama ini tidak produktif.
Partisipasi masyarakat dalam program lelang ini akan mendorong perputaran aset, meningkatkan kepemilikan properti legal, dan memberi alternatif investasi yang relevan di tengah dinamika pasar properti Indonesia.(*)





