EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Gedung Putih Akhirnya Sadari Netanyahu ‘Orang Gila yang Suka Main Bom’

Gedung Putih Akhirnya Sadari Netanyahu ‘Orang Gila yang Suka Main Bom’

Bibi seperti orang gila. Dia mengebom semuanya sepanjang waktu," kata pejabat Gedung Putih kepada Axios.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
21 Juli 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Washington, EKOIN.CO – Lingkaran dalam Gedung Putih semasa pemerintahan Presiden Donald Trump akhirnya mengakui kekhawatiran terhadap sikap Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Kekhawatiran itu bermula dari tindakan agresif Netanyahu yang dianggap terlalu mudah menggunakan kekuatan militer, terutama dalam konteks konflik di Gaza dan Suriah yang berisiko mengganggu agenda kebijakan luar negeri Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Dalam laporan Axios yang dikutip pada Senin (15/7/2025), seorang pejabat Gedung Putih menyebut Netanyahu sebagai “orang gila yang mengebom semuanya sepanjang waktu”. Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap dampak aksi militer Israel terhadap upaya diplomatik AS di wilayah tersebut.

Pejabat tersebut menambahkan bahwa tindakan Netanyahu bisa merusak inisiatif yang sedang dijalankan oleh Presiden Trump. Bahkan, suasana internal Gedung Putih dilaporkan mulai jenuh menghadapi keputusan sepihak Israel yang tidak terkoordinasi, terutama terkait operasi militer.

Kemarahan Presiden Trump memuncak setelah terjadi penyerangan terhadap satu-satunya gereja Katolik di Gaza pada pekan lalu. Meskipun tidak menyampaikan sikap publik, Trump secara pribadi menelepon Netanyahu dan meminta klarifikasi atas serangan tersebut.

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Sebagai tanggapan, Netanyahu diminta secara langsung oleh Trump untuk menyatakan penyesalan atas insiden tersebut. Netanyahu akhirnya menyampaikan pernyataan sebagaimana diminta oleh Gedung Putih tidak lama setelah panggilan telepon berlangsung.

Kemarahan Gedung Putih atas serangan di Suriah

Situasi makin rumit saat Israel melancarkan serangan udara terhadap konvoi militer Suriah pada Selasa sebelumnya. Konvoi tersebut disebut sedang menuju ke kota Sweida untuk menangani kekerasan antara kelompok Druze dan suku Badui bersenjata.

Menurut Syrian Observatory for Human Rights, lebih dari 700 orang telah tewas dalam bentrokan tersebut. Israel mengklaim bahwa konvoi Suriah memasuki zona demiliterisasi di selatan negara itu dan turut menyerang kelompok minoritas Druze. Namun, pemerintah Suriah membantah klaim tersebut.

Utusan Amerika Serikat Tom Barrack disebut telah meminta Israel menahan diri dan membuka jalur resolusi diplomatik. Permintaan itu direspons dengan komitmen Israel untuk mundur dari operasi militer. Namun beberapa jam kemudian, Israel justru memperluas serangan.

Serangan tambahan terjadi pada Rabu, di mana Israel menjatuhkan bom ke markas militer Suriah dan dekat kompleks istana kepresidenan. Insiden ini mengejutkan pihak Gedung Putih, terutama karena dilakukan di tengah proses damai dan upaya rekonstruksi pasca-konflik.

“Presiden tidak ingin menyalakan televisi dan melihat bom dijatuhkan begitu saja di negara yang sedang mencoba membangun perdamaian,” ujar salah satu pejabat Gedung Putih yang tidak disebutkan namanya.

Respons keras dari AS dan negara sekutu

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio akhirnya turun tangan dan meminta langsung kepada Netanyahu untuk menghentikan serangan. Netanyahu menyatakan kesediaannya dengan syarat militer Suriah ditarik mundur dari Sweida.

Namun pada titik itu, kerusakan diplomatik telah terjadi. Beberapa negara, termasuk Turki dan Arab Saudi, menyampaikan protes keras kepada pemerintahan Trump atas tindakan Israel yang dinilai sepihak dan tidak terukur.

Selain itu, sejumlah pejabat senior di lingkungan Gedung Putih dikabarkan juga mengeluh secara langsung kepada Trump. Di antara mereka adalah Tom Barrack dan Steve Witkoff, dua tokoh yang dikenal sebagai teman dekat Trump.

Axios mencatat bahwa kekecewaan Gedung Putih terhadap Netanyahu semakin menguat. Salah satu pejabat bahkan menyebut Netanyahu sebagai sosok yang “seperti anak kecil yang tidak bisa diatur,” menyoroti kecenderungan bertindak di luar koordinasi dengan sekutu utama.

Pernyataan-pernyataan ini mencerminkan meningkatnya ketegangan internal antara Israel dan AS, yang meskipun secara resmi tetap menjalin hubungan erat, namun mulai mengalami retakan dalam hal strategi dan komunikasi kebijakan luar negeri.

Netanyahu tetap mempertahankan bahwa langkah-langkah militer Israel bertujuan untuk menjaga keamanan nasional. Namun, dalam konteks geopolitik yang kompleks, tekanan dari sekutu seperti AS menuntut Israel untuk lebih berhati-hati.

Di sisi lain, pemerintahan Trump sedang mengupayakan konsolidasi strategi Timur Tengah yang lebih stabil. Maka setiap tindakan Israel yang dianggap bertentangan dengan agenda ini akan menimbulkan reaksi keras dari Washington.

Ketegangan ini juga memperlihatkan dinamika hubungan internasional yang sensitif, di mana tindakan militer satu negara dapat memengaruhi kredibilitas dan keseimbangan strategi regional negara lain, termasuk Amerika Serikat.

Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi lanjutan dari pemerintah Israel menanggapi laporan tentang reaksi internal Gedung Putih tersebut. Namun, pengamat memperkirakan tekanan dari Washington akan terus meningkat.

Dalam konteks diplomatik global, kejadian ini menjadi contoh nyata bagaimana kebijakan luar negeri tidak hanya bergantung pada kekuatan militer, tetapi juga pada kepercayaan dan koordinasi antarsekutu.

Pihak Gedung Putih juga belum merilis pernyataan publik terkait perubahan pendekatan terhadap Israel, namun sumber internal menyebutkan bahwa “pengawasan ketat” atas setiap aksi Netanyahu kini menjadi prioritas baru.

Pemerintah AS di bawah Trump, meskipun dikenal sangat pro-Israel, tampaknya kini mulai mempertimbangkan pendekatan yang lebih seimbang, terutama dalam menghadapi krisis kemanusiaan di wilayah konflik.

Langkah ke depan yang diambil Gedung Putih dapat menjadi tolok ukur bagi negara-negara lain dalam menilai batas dukungan terhadap sekutu yang bertindak unilateral dalam kawasan penuh konflik.

Peristiwa ini menunjukkan adanya celah besar dalam hubungan antara AS dan Israel, yang sebelumnya tampak solid. Ketidaksabaran Gedung Putih terhadap sikap Netanyahu mengindikasikan adanya pergeseran paradigma dalam strategi regional AS. Jika tidak dikelola dengan baik, ketegangan ini dapat melebar ke arah krisis diplomatik yang lebih luas. Di sisi lain, Israel juga menghadapi tantangan dalam menjaga legitimasi tindakannya di mata internasional.

Pengakuan pejabat AS atas kekacauan yang disebabkan Netanyahu menandakan bahwa toleransi terhadap aksi sepihak sudah menipis. Amerika kini lebih menuntut transparansi dan kontrol terhadap operasi militer sekutunya tersebut. Hal ini menegaskan pentingnya peran komunikasi strategis dalam menjaga kemitraan jangka panjang.

Melihat dinamika ini, negara-negara di Timur Tengah bisa menilai ulang posisi masing-masing dalam menghadapi kedua kekuatan tersebut. Keretakan antara Israel dan AS membuka peluang baru bagi diplomasi regional yang sebelumnya tertahan oleh poros keras.

Konsistensi kebijakan luar negeri AS akan diuji dalam waktu dekat, apakah tetap mempertahankan loyalitas buta terhadap Israel, atau memilih pendekatan yang lebih rasional dan diplomatis. Semua akan bergantung pada tekanan internal Gedung Putih dan respons Netanyahu terhadap situasi terbaru.

bagi komunitas internasional adalah mendorong dialog terbuka dan independen untuk menyelesaikan konflik berkepanjangan di kawasan. Intervensi militer yang terus-menerus justru memperburuk kondisi sosial dan kemanusiaan. Diperlukan kesepahaman baru yang didasarkan pada nilai bersama, bukan hanya kepentingan sepihak. (*)


 

Tags: GazaGedung PutihIsraelNetanyahuSuriah
Post Sebelumnya

Prabowo: Beras Oplosan Rugikan Rp100 Triliun Presiden Ancam Sita Penggilingan Padi Nakal

Post Selanjutnya

Harta anak Haji Isam bertambah Rp 484 miliar

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
Harta anak Haji Isam bertambah Rp 484 miliar

Harta anak Haji Isam bertambah Rp 484 miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.