EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM EDUKASI
Peneliti Tiongkok Teliti Subduksi di Selatan Jawa

Sumber dok www.brin.go.id

Peneliti Tiongkok Teliti Subduksi di Selatan Jawa

Pertemuan antara BRIN dan GIG CAS menjadi tonggak awal kolaborasi strategis di bidang geologi, menyasar wilayah subduksi aktif di selatan Indonesia dan memperkuat landasan ilmiah dalam pembangunan berkelanjutan.

Agus DJ oleh Agus DJ
24 Juli 2025
Kategori EDUKASI, RAGAM, TEKNOLOGI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Kerja sama antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan Guangzhou Institute of Geochemistry (GIG) Chinese Academy of Sciences (CAS) dalam bidang geologi diharapkan mampu menjadi fondasi penting dalam mendorong pembangunan berkelanjutan. Pertemuan kedua lembaga berlangsung di Kawasan Sains dan Teknologi B.J. Habibie, Tangerang Selatan, Kamis (17/7).

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Organisasi Riset Kebumian dan Maritim (ORKM) BRIN, Ocky Karna Radjasa, menyampaikan pentingnya memperluas serta memperkuat upaya kolaborasi antarnegara, khususnya di bidang ilmu kebumian. Ia menjelaskan bahwa struktur BRIN merupakan hasil integrasi dari berbagai lembaga riset nasional.

“BRIN memiliki tiga peran utama, yaitu mengintegrasikan sumber daya inovasi, sumber daya manusia, infrastruktur, dan pendanaan. Di samping itu juga menciptakan ekosistem penelitian yang terbuka, inklusif, dan kolaboratif,” jelas Ocky dalam sambutannya.

Ia menambahkan, ORKM membawahi sembilan pusat riset dengan cakupan fokus pada geologi, geofisika, dan kelautan. Salah satunya adalah Stasiun Penelitian Merlin yang berada di Pulau Pari, Kepulauan Seribu. Wilayah tersebut dinilai penting dalam pengembangan riset geologi kelautan.

“Sudah saatnya upaya kolaboratif di bidang ilmu kebumian, khususnya geologi, diperluas dan diperkuat,” ujar Ocky. Ia juga berharap pertemuan ini menjadi langkah awal untuk membentuk kerja sama strategis yang berkesinambungan.

Berita Menarik Pilihan

Drama Transfer Persis Solo: Lepas Striker Tanpa Debut, Jefferson Carioca Jadi Tumpuan Baru Laskar Sambernyawa

Ivar Jenner Pulang Kampung, Siap Jadi Motor Baru Dewa United

Fokus Penelitian Wilayah Asia Tenggara

Dalam kesempatan yang sama, Yang Yu dari GIG CAS memaparkan fokus penelitiannya mengenai Mantle Plume in the Curved Subduction System in Southeast Asia. Program ini menyasar dinamika lempeng bumi yang kompleks di wilayah Asia Tenggara.

“Dua program utamanya berfokus pada sistem subduksi yang melengkung di sekitar Laut Cina Selatan serta interaksi antara pluma mantel dan slab subduksi,” kata Yang Yu saat menyampaikan materi presentasi. Program tersebut mulai dijalankan tahun ini dan direncanakan berlanjut di tahun berikutnya.

Program riset ketiga GIG CAS menargetkan zona transisi antara Shandak dan Bandak. Wilayah ini memiliki dua jenis subduksi yang berbeda sehingga penting untuk diteliti lebih lanjut. Lokasi riset diperluas ke wilayah selatan Jawa hingga Pulau Timor.

“Target utama kami berada di wilayah timur, khususnya dari selatan Jawa hingga Pulau Timor. Di wilayah inilah kami berupaya mengamati dinamika geokimia,” papar Yang Yu.

Ia juga menyampaikan rencana penelitian tambahan di wilayah Jawa Tengah dengan mengambil sampel artefak yang memiliki keterkaitan dengan mineralisasi tembaga. Hal ini diharapkan dapat mendukung temuan geokimia di wilayah timur.

Harapan Kolaborasi Berkelanjutan

Program ini disebut-sebut memiliki potensi besar dalam mengungkap dinamika bumi Indonesia yang berada di wilayah tektonik aktif. Yang Yu mengaku bertanggung jawab langsung terhadap proses daur ulang geokimia yang menjadi bagian utama riset.

Dalam kesempatan akhir presentasi, ia menyampaikan harapan untuk membangun hubungan kerja sama yang lebih erat antara institusinya dengan BRIN. Ia menilai Indonesia memiliki potensi sumber daya geologi yang sangat besar.

“Kami sangat menantikan terjalinnya kerja sama yang lebih erat antara Guangzhou Institute of Geochemistry dan BRIN pada masa mendatang,” ucap Yang Yu menutup presentasi.

Pertemuan yang berlangsung selama satu hari itu diakhiri dengan sesi diskusi terbuka antara tim riset BRIN dan delegasi GIG CAS. Diskusi tersebut membahas potensi wilayah riset dan strategi pengambilan sampel yang akan dilakukan pada tahap lanjutan.

Ocky Karna menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung langkah-langkah lanjutan dalam bentuk kerja sama riset bersama. Ia menegaskan bahwa BRIN membuka diri terhadap kerja sama internasional, khususnya di bidang geosains.

Kerja sama antara BRIN dan GIG CAS merupakan salah satu langkah penting dalam membangun kolaborasi riset lintas negara. Fokus penelitian yang diarahkan ke wilayah subduksi Indonesia selaras dengan kepentingan nasional dalam mengelola potensi kebumian.

Dengan latar belakang BRIN sebagai lembaga riset integratif dan GIG CAS sebagai lembaga riset internasional yang mapan, sinergi ini dapat mempercepat temuan-temuan baru di bidang geokimia dan geotektonik. Wilayah seperti selatan Jawa hingga Pulau Timor dinilai sangat strategis.

Langkah konkret seperti pengambilan sampel, pengembangan pusat riset bersama, dan pembentukan tim studi gabungan menjadi indikator awal keberhasilan. Jika dilakukan secara berkelanjutan, kerja sama ini mampu membawa manfaat ilmiah sekaligus ekonomi bagi kedua negara.(*)

Tags: artefak mineral.BRINCASgeokimiageologiGuangzhou Institute of Geochemistrykerja sama risetORKMpembangunan berkelanjutanpenelitian kebumianPulau Pariselatan JawasubduksiTimorTiongkok
Post Sebelumnya

Kolaborasi Islam Humanis, BRIN dan ICC Bahas Nahjul Balaghah

Post Selanjutnya

Industri Hijau Jadi Strategi Mitigasi Krisis Iklim Indonesia

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Drama Transfer Persis Solo: Lepas Striker Tanpa Debut, Jefferson Carioca Jadi Tumpuan Baru Laskar Sambernyawa

Drama Transfer Persis Solo: Lepas Striker Tanpa Debut, Jefferson Carioca Jadi Tumpuan Baru Laskar Sambernyawa

oleh Danang F Pradhipta
7 Februari 2026
0

​Solo, Ekoin.co – Persis Solo tengah menjadi sorotan utama dalam bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026. Di tengah...

Ivar Jenner Pulang Kampung, Siap Jadi Motor Baru Dewa United

Ivar Jenner Pulang Kampung, Siap Jadi Motor Baru Dewa United

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Gelandang tim nasional Indonesia, Ivar Jenner, resmi memulai petualangan barunya di sepak bola Tanah Air setelah bergabung...

Potongan narasi video "Cukur Kumis" yang viral di platform TikTok dalam beberapa hari terakhir. Hingga kini, kabar mengenai penangkapan pemeran dalam video tersebut belum memiliki dasar hukum resmi dan diimbau agar masyarakat tidak mudah percaya pada konten hasil rekayasa. (Foto: Ilustrasi)

Identitas Masih Jadi Tanda Tanya, Mengapa Kabar Penangkapan Wanita Berhijab Ini Begitu Cepat Dipercaya?

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Video cukur kumis sendiri masih beredar dalam berbagai versi potongan ulang. Otoritas mengingatkan masyarakat agar menunggu klarifikasi resmi sebelum menarik...

Ester Nurumi Tri Wardoyo saat berhasil memastikan poin penentu bagi kemenangan tim putri Indonesia atas Thailand di babak perempat final BATC 2026. Indonesia akan menghadapi tantangan berat melawan Korea Selatan di babak semifinal besok. (Foto: Humas PBSI/Ekoin.co)

Indonesia Tembus Semifinal BATC 2026, Ester Nurumi Tutup Drama Sengit Lawan Thailand

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Tanpa memberikan banyak celah, Ester menyudahi perlawanan lawan dua gim langsung dengan skor 21-13 dan 21-16. Hasil ini sekaligus memastikan...

Post Selanjutnya
Industri Hijau Jadi Strategi Mitigasi Krisis Iklim Indonesia

Industri Hijau Jadi Strategi Mitigasi Krisis Iklim Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.