EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Kisah Sambal Pecel Sri Kustamaji yang Mendunia

Sumber dok bri.co.id

Kisah Sambal Pecel Sri Kustamaji yang Mendunia

Transformasi Pelita Lumpang Mas dari usaha keluarga menjadi merek nasional membuktikan bahwa inovasi dan kemitraan strategis seperti dengan BRI mampu mengangkat produk lokal hingga bersaing di pasar modern nasional.

Agus DJ oleh Agus DJ
26 Juli 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, KEUANGAN, UMKM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Transformasi usaha sambal pecel asal Pacitan, Jawa Timur, menarik perhatian publik setelah sukses menembus pasar nasional. Di bawah kepemimpinan Sri Kustamaji, Pelita Lumpang Mas kini dikenal sebagai produk unggulan berbasis kearifan lokal.

Usaha ini bermula dari tangan Sri Suharto, ayah Sri Kustamaji, pada awal 1990-an. Saat itu, sambal pecel diproduksi manual, dikemas dengan plastik polos, dan diberi label hasil fotokopi. Semua dilakukan di rumah.

Tahun 2000-an, estafet usaha berpindah tangan ke Sri Kustamaji. Ia segera melakukan berbagai inovasi. Kemasan, desain logo, dan varian produk diperbarui. Inovasi ini memperluas pasar dan meningkatkan citra produk.

“Kami ingin membawa kekhasan sambal pecel Pacitan ke seluruh Indonesia,” kata Sri Kustamaji dalam wawancara langsung. Ia mengganti kencur dengan jeruk purut untuk aroma segar dan tampilan menarik.

Tak hanya resep, metode produksi turut ditingkatkan. Kacang tanah dioven, bukan digoreng, sehingga sambal rendah minyak dan tanpa bahan pengawet. Umur simpan produk pun bisa mencapai satu tahun.

Berita Menarik Pilihan

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Didorong Inovasi dan Kemitraan Strategis

Beberapa proses masih dilakukan secara manual untuk menjaga cita rasa otentik. “Misalnya pencampuran bumbu masih menggunakan lumpang, sesuai nama merek kami,” jelas Sri.

Transformasi besar ini mendapat dorongan dari BRI melalui program pemberdayaan UMKM. Sejak 2020, Sri aktif dalam pelatihan, forum bisnis, dan expo yang diinisiasi bank milik negara tersebut.

Pada ajang BRI UMKM EXPO(RT) tahun 2025, Pelita Lumpang Mas meraih juara kedua. Capaian ini memicu lonjakan permintaan pasar. Produksi bulanan kini mencapai 20.000 kemasan dengan harga Rp45.000 per unit.

“Program pemberdayaan BRI benar-benar membuka banyak peluang bagi pelaku UMKM seperti kami,” tutur Sri Kustamaji. Ia berharap program serupa diperluas ke lebih banyak pelaku usaha.

Tak hanya dari sisi produksi, Sri juga memperluas jaringan usaha ke Jakarta. Langkah ini dilakukan untuk efisiensi distribusi dan mendekatkan produk ke konsumen ibu kota dan sekitarnya.

Dampak Sosial dan Dukungan Berkelanjutan

Ekspansi bisnis berdampak positif pada perekonomian lokal. “Kami menyerap tenaga kerja dan memberdayakan petani bahan baku lokal,” ungkap Sri. Ia kini menjajaki pembukaan unit produksi di luar Jawa Timur.

Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengapresiasi pencapaian tersebut. “Ini bukti nyata kontribusi program pemberdayaan BRI bagi pelaku UMKM,” ujarnya dalam pernyataan tertulis.

BRI menegaskan komitmennya untuk mendorong UMKM naik kelas. “Kami hadir melalui pembiayaan, pelatihan, dan akses pasar agar pelaku UMKM tidak hanya bertahan, tetapi tumbuh dan bersaing,” lanjut Agustya.

Pelita Lumpang Mas kini menjadi inspirasi bagi banyak pelaku usaha kecil. Perjalanan dari dapur rumah hingga panggung nasional membuktikan bahwa potensi lokal bisa bersinar jika diberi ruang.

BRI menyebut UMKM sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia. Melalui program berkelanjutan, BRI ingin menciptakan dampak nyata bagi jutaan pelaku usaha mikro dan kecil di seluruh nusantara.

Kisah Pelita Lumpang Mas menunjukkan bahwa kombinasi antara inovasi, keberanian, dan kemitraan strategis dapat membawa produk lokal menuju panggung nasional. Transformasi dari usaha rumahan menjadi merek nasional bukanlah sekadar keberuntungan, tapi hasil kerja keras dan kejelian melihat peluang.

Dukungan lembaga seperti BRI terbukti memainkan peran penting. Program pemberdayaan, pelatihan, dan akses pasar memberi ruang tumbuh bagi usaha kecil. Keberhasilan Pelita Lumpang Mas adalah contoh nyata dari sinergi yang tepat antara pelaku usaha dan institusi keuangan.

Dengan terus memperkuat jaringan dan kualitas produk, Pelita Lumpang Mas memiliki potensi untuk melangkah ke pasar global. Dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan menjadi cermin bahwa UMKM bukan hanya penggerak ekonomi, tapi juga penjaga warisan kuliner bangsa.(*)

Tags: BRIBRI UMKMekonomi daerahekspansi nasionalinovasi produk lokaljeruk purutPacitanpelaku usaha kecilPelita Lumpang Maspemberdayaan UMKMproduk tradisionalsambal pecel PacitanSri KustamajiUMKM EXPO(RT)
Post Sebelumnya

Kampung Atas Air Dapat Dukungan Pendidikan dari Pertamina

Post Selanjutnya

BRI Tanamkan Nilai Anak Bangsa Lewat Agroedukasi

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

oleh Akmal Solihannoer
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak positif dengan fokus investor tertuju pada saham sektor...

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, Apa Penyebabnya

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Post Selanjutnya
BRI Tanamkan Nilai Anak Bangsa Lewat Agroedukasi

BRI Tanamkan Nilai Anak Bangsa Lewat Agroedukasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.