EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda BERANDA
Warga Bandung Diimbau Waspadai Harga Minyak Kita Tembus Rp19.000

Warga Bandung Diimbau Waspadai Harga Minyak Kita Tembus Rp19.000

Harga Minyak Kita melonjak hingga Rp19.000 per liter. Dinas Perdagangan akan selidiki gangguan pasokan minyak.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
27 Juli 2025
Kategori BERANDA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung EKOIN.CO – Harga minyak goreng bersubsidi merek Minyak Kita mengalami lonjakan signifikan di berbagai pasar tradisional di Bandung sejak 26 Juli 2025. Harga jual produk tersebut tercatat mencapai Rp17.000 hingga Rp19.000 per liter, melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah yang ditetapkan sebesar Rp14.000 per liter.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa kondisi kenaikan harga terjadi hampir merata di seluruh pasar utama Kota Bandung, seperti Pasar Kosambi, Pasar Sederhana, Pasar Ciroyom, dan Pasar Andir. Para pedagang mengungkapkan bahwa sejak awal pekan mereka kesulitan mendapatkan pasokan Minyak Kita dari distributor resmi.

Seorang pedagang di Pasar Kosambi, Tuti (45), menyatakan bahwa pengiriman dari distributor berkurang drastis dalam beberapa hari terakhir. “Biasanya saya mendapat 30 liter per minggu, tapi sekarang hanya 10 liter, itu pun datang terlambat,” ujar Tuti pada Jumat, 26 Juli 2025.

Pedagang kesulitan pasokan, stok terbatas

Para pedagang yang masih memiliki stok minyak mengaku memilih menjual dalam jumlah terbatas. Hal ini untuk menjaga agar stok tetap tersedia dalam beberapa hari ke depan, meskipun permintaan dari konsumen terus meningkat.

Berita Menarik Pilihan

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Stadion Indomilk Tak Lagi Angker bagi Macan Kemayoran, Persija Pulang Bawa Kemenangan Mutlak

Di Pasar Ciroyom, salah satu pedagang bernama Dadan (38) menuturkan bahwa stok yang ia miliki kemungkinan hanya cukup hingga dua hari ke depan. “Kalau pasokan tidak datang lagi, saya tidak bisa jual sama sekali. Sekarang saya jual Rp18.000 per liter karena harga dari distributor juga naik,” katanya.

Kondisi serupa terjadi di toko-toko kelontong sekitar Bandung. Banyak pemilik toko menyatakan belum mengetahui kapan pasokan baru akan datang. Beberapa bahkan mulai membatasi pembelian hanya satu liter per orang agar persediaan tidak langsung habis.

Menurut Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, pihaknya telah menerima laporan terkait kenaikan harga Minyak Kita tersebut. Kepala Dinas, Ahmad Syahrial, menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan inspeksi ke sejumlah distributor untuk memastikan tidak terjadi penimbunan.

“Kami akan tindak lanjuti laporan ini. Kenaikan harga di atas HET tidak boleh dibiarkan. Akan kami telusuri apakah ini disebabkan oleh gangguan distribusi atau ada pelanggaran dari oknum tertentu,” ujar Ahmad.

Dinas lakukan pengawasan distribusi minyak

Ahmad menambahkan bahwa dalam waktu dekat dinasnya akan menggandeng Satgas Pangan untuk melakukan pengecekan stok di tingkat distributor dan agen. Langkah ini diambil sebagai bentuk pengawasan untuk melindungi konsumen dari praktik dagang yang tidak adil.

Kementerian Perdagangan RI juga telah memberikan instruksi kepada pemerintah daerah untuk memperkuat pengawasan terhadap distribusi Minyak Kita. Dalam keterangan resminya, Kemendag menegaskan bahwa Minyak Kita merupakan barang bersubsidi yang harus dijual sesuai HET.

Dikutip dari laman resmi Kemendag, pemerintah juga berencana melakukan operasi pasar jika harga Minyak Kita di lapangan tetap tinggi. Operasi pasar ini bertujuan menstabilkan harga dan memastikan ketersediaan produk di masyarakat.

Sementara itu, masyarakat diminta untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying. Pemerintah menjamin bahwa distribusi Minyak Kita akan tetap berlangsung dan pihak berwenang tengah bekerja untuk memperbaiki distribusi yang terganggu.

Di sisi lain, Lembaga Perlindungan Konsumen Bandung mendesak pemerintah daerah bertindak cepat. Ketua lembaga tersebut, Lilis Mulyani, mengatakan bahwa warga rentan terdampak jika harga terus naik. “Minyak goreng adalah kebutuhan pokok. Kenaikan harga ini bisa memberatkan masyarakat kecil,” ujar Lilis.

Kondisi ini membuat warga Bandung harus lebih berhati-hati dalam merencanakan kebutuhan sehari-hari. Beberapa warga mengaku mulai beralih ke minyak goreng kemasan lain, meskipun harganya relatif lebih mahal, namun pasokannya lebih stabil.

Dari pantauan di lapangan, sebagian warga masih mencoba mencari Minyak Kita di pasar-pasar kecil atau toko kelontong yang belum menaikkan harga secara drastis. Namun, jumlah tempat yang menjual dengan harga di bawah Rp15.000 per liter semakin sedikit.

Dinas Perdagangan juga meminta warga untuk melaporkan jika menemukan penjualan Minyak Kita di atas HET yang tidak wajar. Laporan dapat disampaikan melalui call center dinas ataupun melalui layanan online yang telah disediakan.

Langkah lain yang akan ditempuh adalah mempercepat koordinasi dengan produsen dan distributor. Pemerintah berharap dalam waktu dekat stok Minyak Kita bisa kembali normal dan harga dapat ditekan sesuai HET.

Sementara itu, para pedagang berharap agar distribusi segera kembali lancar. “Kami hanya ingin dagangan bisa kembali normal. Kalau stok aman, harga pun pasti turun,” kata Dadan di Pasar Ciroyom.

Pemerintah pusat dan daerah akan terus melakukan evaluasi berkala terkait distribusi minyak goreng subsidi. Upaya ini diharapkan mampu menghindari gejolak harga serupa di masa mendatang, khususnya menjelang perayaan besar atau akhir tahun.

Kenaikan harga Minyak Kita di Bandung telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Pemerintah daerah dan pusat saat ini tengah berupaya mencari solusi cepat atas permasalahan distribusi dan pengawasan harga.

Masyarakat Bandung diimbau untuk tetap tenang dan membeli sesuai kebutuhan. Pemerintah menjamin bahwa stok Minyak Kita akan kembali tersedia secara merata dalam waktu dekat. Penindakan terhadap pihak-pihak yang menaikkan harga secara tidak wajar juga akan dilakukan secara tegas.

Langkah pengawasan distribusi yang diperketat menjadi harapan masyarakat agar tidak terjadi lagi lonjakan harga mendadak. Selain itu, pemerintah diharapkan memperkuat sistem distribusi agar tidak mudah terganggu oleh kondisi tertentu.

Dinas Perdagangan diharapkan dapat segera melakukan koordinasi efektif dengan pihak terkait. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di Bandung, termasuk minyak goreng bersubsidi.

Operasi pasar menjadi langkah konkret yang dinantikan warga Bandung agar harga Minyak Kita kembali terjangkau. Kolaborasi semua pihak diharapkan mampu mempercepat pemulihan harga sesuai ketentuan pemerintah.

(*)

 

Tags: Bandungdistribusiharga minyakMinyak Kitapasar tradisionalsubsidi
Post Sebelumnya

RQO Forum 2025 Jadi Momentum Tata Kelola Risiko OJK

Post Selanjutnya

Sinergi Data OJK dan Kemenkum Dukung Pengawasan Fidusia

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

Kemenangan 2-0 ini membawa Macan Kemayoran naik ke posisi dua klasemen sementara BRI Super League. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Stadion Indomilk Tak Lagi Angker bagi Macan Kemayoran, Persija Pulang Bawa Kemenangan Mutlak

oleh Danang F Pradhipta
30 Januari 2026
0

​"Kami datang dengan kepercayaan diri tinggi. Kami tahu main di sini (Tangerang) selalu sulit, tapi hari ini efektivitas penyelesaian akhir...

BSI Maslahat dan IPB Perkuat Akses Pendidikan dan Sarana Keagamaan bagi Mahasiswa. Sumber dok bsimaslahat.or.id

BSI Maslahat Dukung Pendidikan Lewat Bantuan Rp6 Miliar di IPB

oleh Agus DJ
28 Januari 2026
0

Bogor, Ekoin.co - BSI Maslahat Dukung Pendidikan di Indonesia dengan melakukan kolaborasi strategis bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Institut...

Kehadiran konsep hiburan tradisional di tengah kawasan elite ini memicu perdebatan luas terkait etika ruang publik dan legalitas perizinan usaha di awal tahun 2026. (Ekoin.co/Ilustrasi/Istimewa)

PIK 2 Rasa Pantura: Ketika Kawasan Elit Jakarta Utara Tergoda ‘Servis’ Kopi Pangku

oleh Admin EKOIN.CO
23 Januari 2026
0

Di satu sisi, fenomena ini dianggap sebagai keunikan urban, namun di sisi lain, desakan untuk penertiban mulai bermunculan seiring dengan...

Post Selanjutnya
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membongkar praktik kecurangan (fraud) sistematis yang dilakukan oleh penyelenggara fintech lending syariah, Dana Syariah Indonesia (DSI).

Sinergi Data OJK dan Kemenkum Dukung Pengawasan Fidusia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.