EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM TEKNOLOGI
AI Kurangi Tugas Rutin Manusia Bill Gates Soroti Risiko Adopsi AI

AI Kurangi Tugas Rutin Manusia Bill Gates Soroti Risiko Adopsi AI

Bill Gates: AI tingkatkan produktivitas dan efisiensi kerja. Tetapi perubahan cepat bisa menimbulkan tantangan sosial.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
30 Juli 2025
Kategori TEKNOLOGI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Seattle, EKOIN.CO – Pendiri Microsoft Bill Gates menyatakan keyakinannya bahwa kecerdasan buatan (AI) akan mempermudah pekerjaan manusia, namun ia juga memperingatkan bahwa perubahan yang cepat akibat perkembangan teknologi ini dapat memicu tantangan serius jika tidak diantisipasi dengan baik.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Dalam wawancara bersama Fareed Zakaria dari CNN, sebagaimana dikutip dari India Today pada Rabu (30/7/2025), Gates menjelaskan bahwa AI berpotensi memberikan dampak positif terhadap dunia kerja, khususnya dalam meningkatkan efisiensi dan mengurangi beban tugas rutin. Hal ini menurutnya bisa membuat pekerjaan lebih bermakna dan memberi waktu lebih bagi individu untuk beristirahat atau belajar.

“Ketika Anda meningkatkan produktivitas, Anda dapat membebaskan orang-orang ini untuk mengikuti kelas yang lebih kecil atau memiliki liburan yang lebih lama atau membantu melakukan lebih banyak hal,” kata Gates.

Namun demikian, ia juga menyoroti bahwa kecepatan adopsi AI berpotensi mengganggu jika manusia dan sistem sosial belum siap. “Pertanyaannya adalah, apakah hal itu datang begitu cepat sehingga Anda tidak punya waktu untuk menyesuaikan diri,” tambahnya.

Berita Menarik Pilihan

Dua Gerhana Matahari Terjadi pada 17 Februari dan Agustus 2026, Total dan Cincin Api

Realme 16 5G Siap Debut Global: Baterai 7000mAh dan Chipset Dimensity 6400 Turbo Jadi Andalan

Dampak AI terhadap tenaga kerja

Gates mengungkapkan kekhawatirannya terkait laju perkembangan AI yang semakin cepat. Menurutnya, adopsi AI dalam berbagai sektor industri telah memunculkan ketakutan bahwa pekerjaan manusia akan tergantikan. Ia menyoroti bahwa pekerjaan tingkat pemula, terutama pekerjaan kerah putih, merupakan bidang yang rentan terdampak.

Beberapa ahli memperkirakan, dalam beberapa tahun ke depan, teknologi AI dapat menggantikan banyak tugas administratif dan analitis yang biasa dilakukan oleh tenaga kerja manusia. Gates menilai bahwa hal ini harus menjadi perhatian utama pembuat kebijakan dan pelaku industri.

Gates juga menyinggung kemungkinan dampak AI pada pekerjaan fisik. Menurutnya, saat ini teknologi robotik seperti lengan robot belum terlalu canggih, namun ia memperkirakan bahwa dalam waktu dekat lengan robotik akan cukup maju untuk memengaruhi sektor tenaga kerja manual.

“Begitu lengan robotik menjadi lebih canggih, maka akan ada dampak besar terhadap pekerjaan fisik yang kini masih mengandalkan manusia,” ujarnya.

Peringatan soal AGI dan masa depan AI

Dalam kesempatan itu, Gates menyoroti kemajuan menuju pengembangan Artificial General Intelligence (AGI), yaitu bentuk kecerdasan buatan yang setara atau melampaui kecerdasan manusia. Menurutnya, AGI memiliki potensi luar biasa, tetapi juga menimbulkan risiko baru yang harus diantisipasi dengan bijaksana.

AGI dipandang sebagai bentuk AI yang paling canggih, yang mampu menjalankan berbagai tugas kompleks tanpa intervensi manusia. Gates menyatakan bahwa langkah menuju AGI harus dibarengi dengan regulasi dan kesiapan sosial agar dampaknya tidak destruktif.

Ia menyerukan agar komunitas internasional memperkuat koordinasi dalam mengembangkan teknologi AI secara bertanggung jawab. Gates menilai bahwa AI bukan hanya soal teknologi, tetapi juga soal kebijakan, etika, dan kesiapan sumber daya manusia.

Komentar Gates muncul di tengah perdebatan global mengenai masa depan pekerjaan dan peran AI dalam masyarakat. Banyak pihak khawatir bahwa tanpa kebijakan adaptif, perkembangan AI bisa memperlebar kesenjangan sosial dan memperburuk ketimpangan ekonomi.

Pakar teknologi dan ekonom dunia terus mendorong agar ada kerangka hukum yang memastikan AI digunakan untuk mendukung kesejahteraan umum, bukan hanya untuk kepentingan segelintir pihak.

Bill Gates dikenal sebagai tokoh teknologi yang aktif memberikan pandangan mengenai dampak sosial dari inovasi. Ia telah lama menyerukan pentingnya pelatihan ulang tenaga kerja dan peningkatan keterampilan agar manusia dapat bersaing di era otomasi.

Dalam beberapa tahun terakhir, Gates juga mendorong pendanaan riset AI yang berfokus pada manfaat kemanusiaan, termasuk di bidang kesehatan, pendidikan, dan mitigasi perubahan iklim.

Gates menekankan bahwa dengan pendekatan yang tepat, AI bisa menjadi alat yang memperkuat kapasitas manusia, bukan menggantikannya sepenuhnya. Namun, ia tetap menekankan bahwa waktu untuk beradaptasi dengan perubahan ini sangat terbatas.

Menurut Gates, masyarakat harus mulai merancang sistem pendidikan dan pelatihan yang mendukung peralihan menuju ekonomi digital, sekaligus memperkuat jaring pengaman sosial.

Pernyataannya ini menjadi bagian dari diskusi global mengenai masa depan pekerjaan di tengah gelombang transformasi teknologi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Sejumlah negara telah mulai menyesuaikan kebijakan ketenagakerjaan dan pendidikan untuk menghadapi tantangan yang dibawa oleh AI dan otomasi. Gates berharap langkah-langkah ini bisa diadopsi lebih luas dan cepat.

dari pernyataan Gates menyoroti pentingnya kesiapan kolektif menghadapi perubahan teknologi agar tidak terjadi disrupsi sosial yang besar. Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci untuk memanfaatkan potensi AI secara maksimal.

AI berpotensi besar untuk mendukung produktivitas dan kualitas hidup manusia, namun perubahannya tidak boleh dibiarkan berlangsung tanpa kendali. Regulasi, pendidikan, dan inovasi sosial menjadi fondasi penting dalam menyongsong era AI.

Komunitas global perlu mengadopsi pandangan jangka panjang dalam menyusun kebijakan teknologi. Gates menilai bahwa AI harus ditempatkan sebagai alat, bukan tujuan akhir dari pembangunan.

Adopsi AI yang etis dan bertanggung jawab membutuhkan kepemimpinan yang kuat dari berbagai pemangku kepentingan. Peran pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil sangat krusial dalam memastikan manfaat AI bersifat inklusif.

Gates juga menggarisbawahi bahwa masyarakat global harus terus belajar dan beradaptasi. Tidak ada solusi tunggal, tetapi kolaborasi dan inovasi akan menjadi jalan terbaik menuju masa depan yang lebih baik di era kecerdasan buatan. (*)

 

Tags: AGIBill Gateskecerdasan buatanotomatisasipekerjaanproduktivitas
Post Sebelumnya

Tanah Kosong Dua Tahun Diambil Negara Ditjen Pajak Pantau Pamer Kekayaan di Medsos

Post Selanjutnya

HP Sony Xperia Terbaik Tahun 2025 Unggul Kamera dan Audio Premium

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Dua Gerhana Matahari Terjadi pada Februari dan Agustus 2026, Total dan Cincin Api

Dua Gerhana Matahari Terjadi pada 17 Februari dan Agustus 2026, Total dan Cincin Api

oleh Akmal Solihannoer
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Tahun 2026 akan diwarnai oleh dua fenomena astronomi berupa gerhana matahari yang terjadi pada Februari dan Agustus....

Realme 16 5G menampilkan layar AMOLED 6,57 inci dengan grafis dinamis, menonjolkan kamera 50MP dan baterai besar 7000mAh.

Realme 16 5G Siap Debut Global: Baterai 7000mAh dan Chipset Dimensity 6400 Turbo Jadi Andalan

oleh Hasrul Ekoin
1 Februari 2026
0

Realme menonjolkan kapasitas baterai 7000mAh, lengkap dengan fast charging 60W. Smartphone ini juga dilengkapi sistem pendingin vapor chamber 6050mm² dan...

Ilustrasi Aturan Baru Registrasi Kartu Seluler, Wajib Biometrik (Ist)

Aturan Baru Registrasi Kartu Seluler, Wajib Biometrik dan Beberapa Ketentuannya

oleh Akmal Solihannoer
26 Januari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pemerintah resmi memperketat pengelolaan kartu prabayar melalui kebijakan registrasi berbasis identitas yang lebih akurat dan aman. Aturan...

Xiaomi 15T Series membawa keajaiban lensa Leica Summilux ke genggaman Anda. Dengan sensor Light Fusion 800, abadikan setiap detail dunia dengan karakter warna autentik yang belum pernah ada sebelumnya. (Foto: Dok. Xiaomi Indonesia).

Xiaomi 15T Series: Era Baru Fotografi Mobile dengan Sentuhan Leica dan Kecerdasan AI

oleh Iwan Purnama
21 Januari 2026
0

Data Market Growth Reports memproyeksikan industri kamera smartphone akan tumbuh 6,5% hingga satu dekade mendatang, didorong oleh laporan Nielsen IQ...

Post Selanjutnya
HP Sony Xperia Terbaik Tahun 2025 Unggul Kamera dan Audio Premium

HP Sony Xperia Terbaik Tahun 2025 Unggul Kamera dan Audio Premium

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.