EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Kinerja Positif, Pegadaian Cetak Aset Rp121 Triliun

Sumber dok pegadaian.co.id

Kinerja Positif, Pegadaian Cetak Aset Rp121 Triliun

Pertumbuhan aset, laba bersih, dan OSL Pegadaian pada semester I 2025 mencerminkan keberhasilan transformasi digital dan sinergi bersama BRI dan PNM dalam mendorong layanan pembiayaan inklusif.

Agus DJ oleh Agus DJ
2 Agustus 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, KEUANGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – PT Pegadaian mencatatkan kinerja keuangan yang impresif sepanjang semester I tahun 2025. Perusahaan berhasil membukukan pertumbuhan aset sebesar 29,3% year-on-year, dari Rp93,6 triliun menjadi Rp121,1 triliun.

Outstanding Loan (OSL) Gross juga mengalami peningkatan signifikan sebesar 31,8% YoY, dari Rp77,02 triliun menjadi Rp101,5 triliun. Peningkatan ini menandakan kepercayaan masyarakat terhadap layanan pembiayaan Pegadaian terus meningkat.

Tak hanya itu, laba bersih Pegadaian juga tumbuh sebesar 23,1%, dari Rp2,9 triliun pada semester I tahun sebelumnya menjadi Rp3,58 triliun. Pertumbuhan ini didukung oleh peningkatan jumlah nasabah yang terus bertambah.

Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menyebutkan bahwa hasil gemilang tersebut turut didorong oleh sinergi dalam Holding Ultra Mikro, yakni kolaborasi antara Pegadaian, BRI, dan PNM. Sinergi tersebut memperkuat kapasitas pembiayaan dan layanan.

“Alhamdulillah di usia 124 tahun ini, Pegadaian masih tetap membukukan kinerja yang gemilang… Kehadiran Layanan Bank Emas juga semakin menyempurnakan bisnis Pegadaian saat ini,” ujar Damar saat diwawancarai oleh tim redaksi.

Berita Menarik Pilihan

Awal 2026, BI Catat Uang Primer Tumbuh 14,7 Persen Jadi Rp 2.193 Triliun

Survei BI: Penjualan Rumah Kecil Menengah Tumbuh Positit, Tipe Besar Alami Kontraksi

Kinerja Bank Emas Terus Meningkat
Layanan Bank Emas Pegadaian yang diluncurkan pada Februari 2025, turut mencatat hasil positif. Salah satu produk unggulan, yakni Deposito Emas, telah membukukan saldo sebesar 1,28 ton hingga 1 Juli 2025.

Bank Emas menyediakan berbagai layanan seperti Perdagangan Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, dan Pembiayaan Modal Kerja (PMK) Emas. Layanan ini kian diminati masyarakat karena kemudahan akses dan transparansi proses.

Inovasi fitur Setor Fisik Emas memungkinkan masyarakat mengubah emas fisik menjadi saldo Tabungan Emas Pegadaian. Hal ini dinilai memudahkan masyarakat dalam mengelola investasi emas secara digital.

Dengan transformasi digital, seluruh proses dapat dilakukan melalui aplikasi Pegadaian Digital. Masyarakat kini bisa melakukan transaksi dan pemantauan emas tanpa harus datang langsung ke outlet.

Rasio keuangan Pegadaian juga menunjukkan tren positif. Kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) berhasil ditekan menjadi 0,77% pada Semester I 2025, menjadikan Pegadaian semakin sehat secara finansial.

Perluasan Akses dan Edukasi Keuangan
Pegadaian kini hadir melalui lebih dari 4000 outlet dan 240 ribu agen yang tersebar di seluruh Indonesia. Cakupan yang luas ini memperkuat komitmen perusahaan untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Melalui berbagai kanal, termasuk bank, e-commerce, dan aplikasi investasi, Pegadaian memudahkan akses terhadap layanan keuangan berbasis emas. Hal ini sesuai dengan visinya sebagai The Leader in Gold Ecosystem.

Pegadaian juga aktif menyelenggarakan literasi keuangan di berbagai daerah. Edukasi tersebut ditujukan agar masyarakat makin paham tentang manfaat dan pengelolaan investasi emas.

Dalam setiap kampanye, Pegadaian menekankan pentingnya transparansi dan tata kelola keuangan yang baik. Hal ini menjadi pilar penting dalam menjaga kepercayaan nasabah di tengah persaingan industri keuangan.

Transformasi Pegadaian dinilai berhasil memperluas segmen pasar, khususnya di sektor ultra mikro dan masyarakat yang belum terlayani oleh perbankan konvensional.

Ekspansi untuk Dukung Ekonomi Kerakyatan
Pegadaian menargetkan perluasan layanan digital sebagai prioritas untuk semester kedua tahun 2025. Ekspansi ini dilakukan guna mempercepat inklusi keuangan nasional.

Selain menambah jumlah outlet fisik, perusahaan juga berencana meningkatkan fitur digitalisasi melalui aplikasi agar lebih adaptif dengan kebutuhan generasi muda.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan edukasi dan literasi mengenai investasi emas bagi masyarakat, dengan harapan dapat meningkatkan ekonomi kerakyatan,” jelas Damar dalam pernyataan resmi.

Seluruh strategi Pegadaian diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, sekaligus memperkuat posisi sebagai lembaga keuangan non-bank yang berbasis emas.

Dengan sinergi ekosistem emas dan teknologi digital, Pegadaian menjadi pionir dalam menciptakan solusi finansial yang inklusif dan berkelanjutan.

Kinerja positif PT Pegadaian selama semester I tahun 2025 menjadi bukti nyata dari keberhasilan strategi transformasi bisnis yang berfokus pada digitalisasi, kolaborasi, dan inklusi keuangan. Pertumbuhan aset, laba bersih, dan OSL mencerminkan kepercayaan masyarakat yang semakin meningkat.

Layanan Bank Emas turut memperluas ekosistem investasi berbasis emas yang praktis dan aman. Dukungan sinergi Holding Ultra Mikro bersama BRI dan PNM, serta kemudahan akses layanan melalui aplikasi, menjadikan Pegadaian adaptif terhadap kebutuhan zaman.

Dengan fokus pada literasi dan ekonomi kerakyatan, Pegadaian terus memperluas peran sosialnya di tengah masyarakat. Visi sebagai pemimpin ekosistem emas nasional mendorong perusahaan terus berinovasi demi inklusi keuangan berkelanjutan.(*)

Tags: aplikasi Pegadaian Digitalaset Pegadaian 2025Bank EmasDeposito Emasdigitalisasi layanan keuanganekonomi kerakyatanHolding Ultra Mikroinvestasi emaslaba bersihliterasi keuanganNPLOSL GrossPegadaiansinergi BRI PNM
Post Sebelumnya

Kontroversi Pemblokiran Rekening, PPATK Buka Kembali 28 Juta Akun

Post Selanjutnya

Instrumen Efek Pegadaian 2025 Jadi Terbesar Nasional

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Survei BI: Penjualan Rumah Kecil Menengah Tumbuh Positit, Tipe Besar Alami Kontraksi

Awal 2026, BI Catat Uang Primer Tumbuh 14,7 Persen Jadi Rp 2.193 Triliun

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) melaporkan uang primer (M0) adjusted mencatatkan tren positif pada awal tahun 2026. Uang primer...

Survei BI: Penjualan Rumah Kecil Menengah Tumbuh Positit, Tipe Besar Alami Kontraksi

Survei BI: Penjualan Rumah Kecil Menengah Tumbuh Positit, Tipe Besar Alami Kontraksi

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Triwulan IV 2025 memberikan angin segar bagi bismis properti. Berdasar Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank...

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

oleh Akmal Solihannoer
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak positif dengan fokus investor tertuju pada saham sektor...

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Post Selanjutnya
Instrumen Efek Pegadaian 2025 Jadi Terbesar Nasional

Instrumen Efek Pegadaian 2025 Jadi Terbesar Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.