EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda POLKUM CEK FAKTA
TNI AU Operasikan Jet Tempur dari Lima Negara Semakin Lengkap

Perbandingan Militer Indonesia dan Myanmar Terbaru 2025

Peringkat Global Firepower 2025 menempatkan Indonesia di posisi delapan Asia. Indonesia memiliki anggaran pertahanan USD 10,6 miliar, Myanmar hanya USD 2,9 miliar

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
6 Agustus 2025
Kategori CEK FAKTA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Indonesia EKOIN.CO – Indonesia menempati peringkat kedelapan dalam kekuatan militer Asia menurut indeks Global Firepower (GFP), dengan skor Power Index 0,2557, sedangkan Myanmar berada di posisi kedelapan belas dengan skor 0,6735 pada tahun 2025

Indonesia memiliki sekitar 400.000 personel aktif, didukung 400.000 cadangan dan 250.000 pasukan paramiliter. Sebaliknya, Myanmar memiliki 150.000 personel aktif, cadangan 20.000, dan paramiliter sebanyak 55.000

Dalam aspek keuangan pertahanan, Indonesia mengalokasikan anggaran sebesar USD 10,6 miliar, jauh melebihi Myanmar yang hanya USD 2,948 miliar (. Hal ini mencerminkan kemampuan Indonesia untuk memperkuat kekuatan udaranya melalui modernisasi alutsista.

Dari sisi udara, Indonesia memiliki total 459 pesawat, termasuk 41 pesawat tempur, 34 pesawat serang, serta 214 helikopter. Myanmar memiliki total 317 pesawat, dengan 58 pesawat tempur, 26 serang, dan 83 helikopter

Secara darat, Myanmar unggul jumlah tank dengan 445 unit dibandingkan Indonesia yang memiliki 331 unit. Namun, Indonesia memiliki 20.440 kendaraan lapis baja, jauh lebih banyak daripada Myanmar yang hanya memiliki 5.980 unit

Berita Menarik Pilihan

Heboh Video Viral ‘Sok Imut’ Berkerudung di TikTok: Antara Rasa Penasaran dan Jebakan Link ‘Nakal’

Mediasi Gugatan Gibran, Subhan Ajukan Syarat Damai ke Gibran

Indonesia juga memimpin dalam hal artileri dengan 153 artileri swagerak dan 396 towed artillery. Sebaliknya, Myanmar hanya memiliki 95 artileri swagerak dan 210 towed artillery Myanmar unggul untuk mobile rocket projectors, dengan 180 unit berbanding 63 unit milik Indonesia

Modernisasi dan Kolaborasi Militer Indonesia

Indonesia sedang menjalankan rencana Minimum Essential Force (MEF) untuk meningkatkan armada kapal laut. Pada 2 April 2024, memesan dua kapal selam Scorpène Evolved yang akan dibangun di PT PAL melalui kerja sama transfer teknologi. Kontrak resmi mulai berlaku 23 Juli 2025, dan konstruksi dimulai akhir Juli 2025

Dalam latihan multilateral, Indonesia menggelar Exercise Komodo 2025 pada 16 Februari 2025 di perairan Tanjung Benoa Bali. Sebanyak 19 kapal perang asing dan 17 kapal perang Indonesia berpartisipasi, dilengkapi helikopter serta pesawat patroli maritim. Latihan juga mencakup aspek kemanusiaan dan bantuan bencana

Selain itu, sejak 2024 Indonesia dan Australia menyelenggarakan Exercise Keris Woomera di Australia dan Situbondo, melibatkan sekitar 2.000 personel yang menjalankan operasi maritim, udara, dan darat serta simulasi evakuasi bantuan bencana

Perbandingan Struktur dan Kapasitas Myanmar

Tatmadaw Myanmar memiliki struktur komando regional terbagi enam, dengan ribuan personel di setiap wilayah. Regional Military Command di Yangon dan Taunggyi masing-masing memiliki hingga 10 brigade aktif ditambah brigade cadangan  Selain itu, ada Mobile Operations Commands (MOC) dan Naval Operations Commands (NOC) yang menangani tugas-tugas penting di wilayah strategis.

Myanmar juga memiliki unit elit Myanmar Navy Special Operations Task Force sebanyak 1.100–1.200 personel untuk operasi maritim khusus seperti kontra-terorisme dan keamanan laut Myanmar Navy memiliki lebih dari 227 kapal perang dengan 19.000 personel aktif, menjadikan angkatan lautnya cukup besar di regional

Dalam konflik internal, Tatmadaw berhasil melakukan operasi taktis melalui intelijen di Rakhine dan Mon State serta menumpas kelompok PDF di selatan Myanmar menjelang Mei 2025  Meski begitu, pasukan pemberontak seperti Arakan Army dan KNDF dianggap semakin terlatih dan kuat


 


Indonesia perlu terus memprioritaskan modernisasi armada udara dan laut untuk menjaga posisi strategis di Asia. Peningkatan alutsista dengan teknologi terbaru, seperti kapal selam dan frigat, sangat penting mendukung ketahanan pertahanan. Latihan multilateral seperti Exercise Komodo dan Keris Woomera perlu dilanjutkan untuk memperkuat interoperabilitas regional. Selain itu, penguatan personel cadangan dan paramiliter akan meningkatkan fleksibilitas operasional. Pendekatan kemanusiaan dan diplomasi regional tetap dibutuhkan untuk menghindari eskalasi konflik.

Meski Myanmar memiliki jumlah tank dan rudal balistik, Indonesia unggul dalam jumlah personel, kendaraan tempur, armada laut dan udara, serta anggaran pertahanan. Rencana MEF, kerjasama internasional, dan investasi alutsista menjadikan Indonesia lebih siap menghadapi ancaman. Myanmar lebih berfokus pada operasi internal dan pemberontakan, sementara Indonesia menempatkan posisi tawarnya di kancah Asia melalui modernisasi militer secara menyeluruh. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: alutsistaanggaran pertahananGlobal Firepowerindonesiakekuatan militerMyanmar
Post Sebelumnya

Mutasi Besar Polri Agustus 2025: 61 Perwira Dimutasi, Wakapolri dan Sejumlah Kapolda Berganti

Post Selanjutnya

Kecam Penangkapan Anggota Densus 88 IPW, Minta Presiden Prabowo Turun Gunung

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Ilustrasi seseorang yang sedang mengakses media sosial melalui ponsel. Tren pencarian link "Video Viral Sok Imut" di TikTok kini diwaspadai sebagai modus baru para pelaku kejahatan siber untuk menyebarkan tautan phishing dan mencuri data pribadi pengguna yang tergiur konten eksklusif. (Foto: Ekoin.co/Ilustrasi)

Heboh Video Viral ‘Sok Imut’ Berkerudung di TikTok: Antara Rasa Penasaran dan Jebakan Link ‘Nakal’

oleh Hasrul Ekoin
28 Januari 2026
0

Keamanan digital Anda jauh lebih berharga daripada sekadar memuaskan rasa penasaran terhadap sosok "Sok Imut" yang tengah ramai diperbincangkan. (*)

Mediasi Gugatan Gibran, Subhan Ajukan Syarat Damai ke Gibran

Mediasi Gugatan Gibran, Subhan Ajukan Syarat Damai ke Gibran

oleh Irvan
6 Oktober 2025
0

Jakarta, EKOIN.CO - Mediasi gugatan perdata mengenai Riwayat Pendidikan Gibran memasuki babak mediasi lanjutan setelah pertemuan kedua di Pengadilan Negeri...

Hoaks Korupsi 3000 Triliun Rafael Alun di Media Sosial

Hoaks Korupsi 3000 Triliun Rafael Alun di Media Sosial

oleh Akmal Solihannoer
18 September 2025
0

Jakarta EKOIN.CO - Isu skandal korupsi Rp3.000 triliun yang menyeret nama Rafael Alun Trisambodo ramai beredar di media sosial, namun...

Apa Istimewanya Mercedes Habibie, ini Faktanya

Apa Istimewanya Mercedes Habibie, ini Faktanya

oleh Akmal Solihannoer
5 September 2025
0

Jakarta, EKOIN.CO - Mobil mewah jenis Mercedes-Benz milik almarhum Presiden ketiga RI, BJ Habibie, menjadi perhatian publik setelah masuk daftar...

Post Selanjutnya
Kecam Penangkapan Anggota Densus 88 IPW, Minta Presiden Prabowo Turun Gunung

Kecam Penangkapan Anggota Densus 88 IPW, Minta Presiden Prabowo Turun Gunung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.